Breaking News
light_mode
Beranda » Olahraga » Pemerintah Pertegas Komitmen Bonus Prestasi untuk Kesejahteraan Atlet

Pemerintah Pertegas Komitmen Bonus Prestasi untuk Kesejahteraan Atlet

  • account_circle Reski
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • visibility 211
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com) – Pemerintah memperkuat komitmen meningkatkan kesejahteraan atlet dengan memberi bonus prestasi atlet di berbagai ajang internasional. Pemerintah menargetkan kebijakan ini untuk menjaga stabilitas ekonomi atlet dalam jangka panjang.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menegaskan negara memberi bonus kepada peraih medali SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade.

“Para atlet tidak hanya mengejar gelar juara, tetapi juga membawa nama bangsa di panggung internasional,” kata Erick.

Selain itu, Erick menyatakan kebijakan ini mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto. Presiden menempatkan atlet sebagai aset bangsa yang harus dijaga dan didukung secara konsisten.


Pemanfaatan Bonus Prestasi Atlet untuk Masa Depan

Pemerintah tidak hanya memberi bonus, tetapi juga mendorong pemanfaatan bonus prestasi atlet untuk kebutuhan jangka panjang. Atlet dapat menggunakan dana tersebut untuk pendidikan, investasi, dan pengembangan diri.

Sebagai contoh, Eko Yuli Irawan memanfaatkan bonus untuk membantu keluarga dan membangun fasilitas latihan. Leica Al Humaira Lubis membeli rumah bagi keluarga.

Sementara itu, Revo Prilianto mengalokasikan bonus untuk investasi dan pendidikan anak. Ni Nengah Widiasih membuka usaha kuliner yang menciptakan lapangan kerja.


Bonus Prestasi Atlet Dorong Ekosistem Olahraga

Bonus prestasi atlet juga berperan dalam membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan. Pemerintah terus membina atlet sejak dini dan memastikan kesejahteraan mereka tetap terjaga.

Selain itu, kebijakan ini mendorong regenerasi atlet nasional. Atlet senior dapat berkontribusi melalui pelatihan dan pembinaan generasi berikutnya.


Tautan Internal

  • Baca juga: Program pembinaan atlet nasional
  • Baca juga: Prestasi Indonesia di SEA Games terbaru

Tautan Eksternal

  • Penulis: Reski
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi kasus siswa MTs tewas dianiaya oknum Brimob di Kota Tual

    Siswa MTs Tewas di Kota Tual, Oknum Brimob Jadi Tersangka

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 469
    • 0Komentar

    AMBON, (duasatunews.com) –  Siswa MTs tewas di Kota Tual, Maluku, dalam kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum anggota Brimob Polda Maluku. Peristiwa ini menyita perhatian publik karena berujung pada meninggalnya seorang pelajar serta memicu kemarahan keluarga dan warga setempat. Rekaman dan kesaksian yang beredar di media sosial turut membuat kasus tersebut mendapat perhatian Mabes Polri. […]

  • TNI AL gagalkan penyelundupan sianida 1,4 ton di Bitung

    Penyelundupan Sianida Bitung, TNI AL Amankan 1,4 Ton

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com)  – TNI AL menggagalkan penyelundupan sianida seberat 1,4 ton melalui Pelabuhan Ferry ASDP Bitung, Sulawesi Utara. Petugas menemukan bahan kimia berbahaya itu saat memeriksa kendaraan yang turun dari kapal feri rute Talaud–Bitung. Operasi ini menunjukkan keberhasilan pengawasan laut oleh personel TNI Angkatan Laut bersama Bea Cukai di kawasan pelabuhan. Dalam siaran pers yang diterima […]

  • IUP dan Perusakan Hutan di Tengah Pembangunan Nasional

    IUP dan Perusakan Hutan di Tengah Pembangunan Nasional

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 597
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — IUP dan perusakan hutan menjadi persoalan serius di tengah gencarnya narasi pembangunan dan investasi di Indonesia. Saat ini, aktivitas pertambangan terus menggerus hutan yang menopang kehidupan sekaligus menjadi ruang hidup masyarakat. Ironisnya, banyak perusahaan tetap menjalankan aktivitas tersebut dengan dalih Izin Usaha Pertambangan (IUP). Sebagai mahasiswa, saya memandang persoalan ini bukan sekadar […]

  • serangan udara memperparah listrik Teheran padam di Iran

    Listrik Teheran Padam Usai Serangan AS-Israel

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 314
    • 0Komentar

    TEHERAN (duasatunews.com) –  listrik Teheran padam setelah serangan militer Amerika Serikat dan Israel menghantam infrastruktur energi di ibu kota Teheran dan wilayah Iran utara, Ahad. Kementerian Energi Iran menyebut serangan tersebut menargetkan pembangkit listrik di Provinsi Teheran serta sejumlah distrik di wilayah metropolitan dan Provinsi Alborz. Akibatnya, pasokan listrik terputus di berbagai kawasan. Pihak kementerian […]

  • keadilan restoratif kesehatan disampaikan Otto Hasibuan

    Keadilan Restoratif Kesehatan Ditekankan Otto Hasibuan

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Bandung, (duasatunews.com) — keadilan restoratif kesehatan menjadi perhatian utama Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan dalam penegakan hukum di sektor medis. Menurutnya, pendekatan ini mendorong sistem hukum yang lebih adil, humanis, dan berorientasi pada pemulihan. Otto menyampaikan hal tersebut dalam Simposium dan Workshop Meet The Professors and Friends (Me-Prof) di […]

  • PHK 2026 akibat AI di perusahaan global, karyawan meninggalkan kantor setelah pemutusan kerja

    Gelombang PHK 2026 Makin Ganas, AI Jadi Pemicu Utama

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 223
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) global terus meningkat sepanjang awal 2026. Dalam empat bulan pertama, banyak perusahaan besar memangkas tenaga kerja dan menunda perekrutan baru. Perusahaan mengambil langkah ini karena mereka meningkatkan investasi pada teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mendorong efisiensi operasional. Sejumlah perusahaan teknologi memimpin tren ini. Meta memangkas sekitar 10% tenaga […]

expand_less