Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Purbaya Yudhi Sadewa Tegaskan Pengembalian Beasiswa LPDP

Purbaya Yudhi Sadewa Tegaskan Pengembalian Beasiswa LPDP

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • visibility 161
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Duasatunews.com – Purbaya kembalikan beasiswa LPDP sebagai bentuk ketegasan pemerintah dalam menjaga akuntabilitas dana pendidikan negara. Pemerintah menilai langkah ini penting untuk memastikan seluruh penerima beasiswa menjalankan kewajiban secara bertanggung jawab.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan sikap tersebut dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Februari 2026 di Jakarta, Senin (23/2/2026). Ia menegaskan pemerintah akan menindak setiap pelanggaran aturan yang berkaitan dengan program beasiswa LPDP.

Purbaya menilai pernyataan penerima beasiswa Dwi Sasetningtyas telah memicu polemik di ruang publik. Ia menegaskan penerima dana pendidikan negara harus menjaga etika dan sikap karena negara menyalurkan beasiswa untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Purbaya juga menyoroti suami Dwi Sasetningtyas, Arya Iwantoro, yang belum menyelesaikan kewajiban pengabdian sesuai ketentuan LPDP. Ia menjelaskan bahwa kewajiban pengabdian menjadi bagian penting dari kontrak beasiswa dan mengikat seluruh penerima manfaat.

Manajemen LPDP telah berkomunikasi langsung dengan Arya Iwantoro. Dalam komunikasi tersebut, Arya menyatakan kesediaannya untuk mengembalikan dana beasiswa LPDP yang telah diterima, termasuk bunga sesuai aturan. Pemerintah mencatat kesepakatan tersebut sebagai langkah penyelesaian administratif.

Purbaya kembalikan beasiswa LPDP juga menjadi peringatan bagi seluruh penerima beasiswa agar tidak bertindak sewenang-wenang. Ia menekankan bahwa dana LPDP berasal dari pajak masyarakat dan pembiayaan negara sehingga penerima wajib mempertanggungjawabkan penggunaannya.

Purbaya menyatakan pemerintah akan mengevaluasi seluruh penyaluran beasiswa LPDP. Pemerintah ingin memastikan penerima menjalankan kewajiban akademik dan pengabdian setelah menyelesaikan studi. Evaluasi ini juga bertujuan mencegah terulangnya kasus serupa.

Dalam kesempatan tersebut, Purbaya membagikan pengalamannya menempuh pendidikan di luar negeri dengan biaya pribadi. Setelah menyelesaikan studi, ia memilih kembali ke Indonesia untuk berkontribusi langsung bagi pembangunan nasional.

Ia menegaskan bahwa perbedaan pandangan merupakan hal wajar dalam masyarakat demokratis. Namun, ia meminta penerima beasiswa negara tidak merendahkan negara yang telah membiayai pendidikan mereka dan memberi kesempatan untuk berkembang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dump truk hancur di perlintasan rel setelah tertabrak KA Dhoho di Blitar pada malam hari

    Truk Mogok di Perlintasan Blitar, KA Dhoho Tabrak hingga Ringsek—Perjalanan Sempat Tertunda

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – KA Dhoho relasi Blitar–Surabaya menabrak dump truk bermuatan pasir di perlintasan Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Sananwetan, Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 21.45 WIB. Kronologi Kejadian Kereta berangkat dari Stasiun Blitar menuju Malang–Surabaya dan melaju normal saat mendekati perlintasan JPL 190. Pada saat yang sama, dump truk Hino melintas dari arah utara Jalan Imam Bonjol. […]

  • Indonesia Mining Watch (IMW): Aktivitas Tambang PT. Priven Lestari Diduga Ancam Ruang Hidup dan Keselamatan Ekologis Masyarakat

    Indonesia Mining Watch (IMW): Aktivitas Tambang PT. Priven Lestari Diduga Ancam Ruang Hidup dan Keselamatan Ekologis Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com -Indonesia Mining Watch (IMW) menilai bahwa polemik pertambangan PT. Priven Lestari di Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, bukan sekadar konflik antara perusahaan dan masyarakat, melainkan persoalan serius mengenai ketaatan hukum, keadilan ekologis, dan arah tata kelola sumber daya alam di Indonesia. (29/05/2026). Koordinator Nasional Indonesia Mining Watch, Ubay Daga mengatakan, berdasarkan kajian, aspirasi […]

  • Majelis hakim memimpin sidang kasus motif penculikan bank di Pengadilan Militer II-08 Jakarta

    Motif Uang Rp200 Juta di Balik Kasus Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank Terungkap di Persidangan

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com)-Kasus dengan motif penculikan bank terungkap dalam sidang di Pengadilan Militer II-08 Jakarta. Para terdakwa mengakui uang menjadi pemicu utama aksi yang berujung pada dugaan pembunuhan kepala cabang bank berinisial MIP (37). Fakta persidangan terungkap Terdakwa 1 Serka MN menyatakan menerima Rp150 juta dari Yohannes Joko Pamuntas. Ia menyebut dana itu sebagai bagian awal […]

  • keamanan regional iran presiden pezeshkian

    Keamanan Regional Iran dan Usulan Struktur Baru

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Teheran, (duasatunews.com) –  Keamanan regional Iran menjadi fokus utama setelah Presiden Iran mengusulkan pembentukan struktur keamanan kawasan tanpa campur tangan asing. Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan gagasan itu dalam pembicaraan via telepon dengan Perdana Menteri India Narendra Modi. Keduanya membahas hubungan bilateral serta situasi terbaru di Asia Barat. Islamic Republic News Agency (IRNA) melaporkan bahwa […]

  • Kasus OTT PT ST Nickel di Konawe Sulawesi Tenggara

    OTT PT ST Nickel Harus Diusut Menyeluruh: Ketum Pemuda 21 Soroti Dugaan Relasi Tidak Sehat antara Perusahaan dan Oknum

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 204
    • 0Komentar

    (Duasatunews.com), Jakarta || 26 Maret 2026 – Ketua Umum Pemuda 21, Muhammad Julfan Saputra, meminta aparat mengusut kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan pemerasan terhadap PT ST Nickel di Konawe secara menyeluruh. Selain itu, ia menegaskan aparat harus bekerja objektif, transparan, dan tidak tebang pilih dalam menangani perkara ini. Fokus pada Semua Kemungkinan Pertama, Julfan […]

  • ott lsm st nikel saat penangkapan di kendari

    OTT LSM atau Skenario? HMI Desak Bongkar Peran Perusahaan dan Aparat

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com) — Kepolisian melalui Polresta Kendari menangkap sejumlah oknum LSM dalam operasi tangkap tangan (OTT). Kasus ini terkait dugaan pemerasan yang menyeret PT ST Nikel Resource di Konawe. Kasus tersebut langsung memicu perhatian publik. Selain itu, banyak pihak meminta aparat mengusut perkara ini secara terbuka dan menyeluruh. Desakan Transparansi Penanganan Kasus Sekretaris Jenderal PTKP […]

expand_less