Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Waspada Reli Palsu Bitcoin, Area US$72.000–US$76.000 Dinilai Rawan Tekanan Jual

Waspada Reli Palsu Bitcoin, Area US$72.000–US$76.000 Dinilai Rawan Tekanan Jual

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • visibility 243
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,Duasatunews.com Harga Bitcoin belum menunjukkan kekuatan yang konsisten setelah berulang kali gagal menutup perdagangan harian di atas US$70.000. Hingga Jumat (20/2/2026), aset kripto terbesar ini bergerak terbatas di bawah level tersebut, sehingga pelaku pasar masih memperdebatkan arah selanjutnya.

Data dari TradingView menunjukkan tekanan jual masih mendominasi pergerakan jangka pendek. Meski sebagian analis melihat peluang penguatan lanjutan, risiko koreksi tetap terbuka.

Analis Peringatkan Potensi Bull Trap

Analis kripto Sherlock menilai reli menuju US$72.000 hingga US$76.000 justru berpotensi berbahaya. Ia menyebut area tersebut sebagai zona rawan yang dapat memicu bull trap atau reli palsu.

Menurut Sherlock, tanpa dorongan permintaan yang kuat, kenaikan harga hanya akan memancing aksi jual baru dari pelaku pasar besar.

Faktor Strategy Jadi Sorotan Pasar

Sherlock menyoroti kepemilikan Bitcoin oleh perusahaan Strategy yang mencapai 714.644 BTC. Perusahaan tersebut membeli Bitcoin dengan harga rata-rata US$76.052 atau sekitar 3,4% dari total pasokan Bitcoin.

Saat harga Bitcoin berada di kisaran US$68.000, kepemilikan tersebut masih mencatat rugi belum terealisasi sekitar US$5,7 miliar. Jika harga naik ke US$74.000–US$76.000, posisi Strategy akan mendekati titik impas.

Level impas sering memicu aksi jual investor besar. Karena itu, area US$76.000 dinilai rawan tekanan meski Strategy berulang kali menegaskan tidak berniat menjual Bitcoin miliknya.

Selain itu, Sherlock juga menyoroti tekanan dari produk Spot Bitcoin ETF. Saat ini sekitar 1,28 juta BTC tersimpan dalam ETF dengan estimasi harga masuk rata-rata di kisaran US$84.000 hingga US$90.000.

Sejak akhir 2025, ETF tersebut mencatat arus keluar bersih lebih dari US$6 miliar. Kondisi ini berpotensi menahan kenaikan harga, bahkan ketika Bitcoin mendekati harga beli rata-rata investor institusional.

Mayoritas Investor Masih Rugi

Sherlock mencatat sekitar 63% nilai investasi Bitcoin memiliki basis biaya di atas US$88.000. Artinya, sebagian besar pembeli pada 2025 masih berada dalam posisi rugi. Jika harga mendekati level tersebut, pasar berpeluang kembali menghadapi tekanan jual.

Ia menilai area US$72.000–US$76.000 dapat menjadi bull trap pertama. Jika tekanan jual berlanjut, jebakan berikutnya bisa muncul di sekitar US$88.000.

Meski begitu, Sherlock mengingatkan bahwa jika setiap level impas selalu memicu aksi jual, Bitcoin akan sulit membentuk dasar harga jangka panjang. Oleh sebab itu, arah pergerakan berikutnya sangat bergantung pada kekuatan permintaan baru dan sentimen pasar global.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Api di Negeri Salju: Swiss Selidiki Kebakaran Maut di Bar Resor Ski, Dua Manajer Resmi Didakwa Lalai

    Api di Negeri Salju: Swiss Selidiki Kebakaran Maut di Bar Resor Ski, Dua Manajer Resmi Didakwa Lalai

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 429
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Kebakaran bar Swiss mengguncang kawasan wisata musim dingin Eropa setelah api melalap sebuah bar di resor ski populer. Insiden maut ini menewaskan sejumlah pengunjung dan menyeret dua manajer operasional ke proses pidana. Jaksa menilai manajemen bar gagal menerapkan standar keselamatan kebakaran yang wajib melindungi pengunjung. Otoritas penegak hukum Swiss menaikkan status kasus […]

  • Dugaan dokumen palsu Unsultra memicu konflik internal yayasan

    Pengawas Yayasan Rektor Unsultra Saling Lapor soal Dugaan Dokumen Palsu

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Dugaan penggunaan dokumen palsu di lingkungan Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) terus bergulir. Pengawas yayasan, Muh Nasir Andi Baso, dan Rektor Unsultra, Andi Bahrun, kini saling melapor ke kepolisian. Kedua pihak berselisih soal keabsahan dokumen internal yayasan. Konflik ini juga memicu polemik kepemimpinan di lingkungan kampus. Muh Nasir Laporkan Ketua Yayasan dan Rektor […]

  • Motor Masuk Tol Sunter Akibat Banjir Jalan Yos Sudarso

    Motor Masuk Tol Sunter Akibat Banjir Jalan Yos Sudarso

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Sejumlah pengendara sepeda motor memasuki gerbang Tol Sunter pada Senin (12/1/2026). Para pengendara mengambil jalur tersebut setelah banjir menutup sebagian ruas Jalan Yos Sudarso dan menghambat pergerakan kendaraan roda dua. Banjir Menghambat Arus Lalu Lintas Pantauan di lokasi menunjukkan genangan air mengganggu arus lalu lintas dan menyulitkan sepeda motor melintas. Karena kondisi […]

  • Atalanta lolos setelah eksekusi penalti dalam laga Liga Champions melawan Borussia Dortmund

    Atalanta Bangkit Dramatis, Libas Dortmund 4-1 dan Luncur ke 16 Besar Liga Champions

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 218
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Atalanta memastikan tempat di babak 16 besar Liga Champions UEFA setelah menundukkan Borussia Dortmund 4-1 pada leg kedua playoff di Gewiss Stadium, Kamis dini hari WIB. Hasil ini membawa wakil Italia itu unggul agregat 4-3 setelah sebelumnya tertinggal dua gol pada leg pertama. Kemenangan tersebut menegaskan kebangkitan Atalanta yang tampil agresif sejak […]

  • Ilustrasi bendera Iran dan Amerika Serikat terkait ancaman Trump Iran

    Ancaman Trump Iran Dibalas Keras oleh Teheran

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 231
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – ancaman Trump Iran memicu respons keras dari Teheran. Iran menegaskan peradaban mereka telah berusia lebih dari 7.000 tahun, jauh melampaui usia Amerika Serikat yang sekitar 250 tahun. Selain itu, pernyataan ini muncul setelah Presiden Donald Trump mengancam akan “mengebom Iran hingga kembali ke zaman batu”. Pernyataan tersebut segera memicu reaksi diplomatik dari […]

  • Kemhan rawat kapal induk Giuseppe Garibaldi hasil hibah Italia

    Kemhan Rawat Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Dalam Negeri

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 254
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Kemhan rawat kapal induk Giuseppe Garibaldi sepenuhnya di dalam negeri setelah Indonesia memperoleh kapal tersebut melalui skema hibah dari pemerintah Italia. Pemerintah memastikan langkah ini untuk menjaga kesiapan teknis dan operasional sebelum kapal digunakan oleh TNI Angkatan Laut. Kementerian Pertahanan menyampaikan kepastian tersebut melalui Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Kemhan, Brigadir Jenderal […]

expand_less