Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Waspada Reli Palsu Bitcoin, Area US$72.000–US$76.000 Dinilai Rawan Tekanan Jual

Waspada Reli Palsu Bitcoin, Area US$72.000–US$76.000 Dinilai Rawan Tekanan Jual

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • visibility 229
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,Duasatunews.com Harga Bitcoin belum menunjukkan kekuatan yang konsisten setelah berulang kali gagal menutup perdagangan harian di atas US$70.000. Hingga Jumat (20/2/2026), aset kripto terbesar ini bergerak terbatas di bawah level tersebut, sehingga pelaku pasar masih memperdebatkan arah selanjutnya.

Data dari TradingView menunjukkan tekanan jual masih mendominasi pergerakan jangka pendek. Meski sebagian analis melihat peluang penguatan lanjutan, risiko koreksi tetap terbuka.

Analis Peringatkan Potensi Bull Trap

Analis kripto Sherlock menilai reli menuju US$72.000 hingga US$76.000 justru berpotensi berbahaya. Ia menyebut area tersebut sebagai zona rawan yang dapat memicu bull trap atau reli palsu.

Menurut Sherlock, tanpa dorongan permintaan yang kuat, kenaikan harga hanya akan memancing aksi jual baru dari pelaku pasar besar.

Faktor Strategy Jadi Sorotan Pasar

Sherlock menyoroti kepemilikan Bitcoin oleh perusahaan Strategy yang mencapai 714.644 BTC. Perusahaan tersebut membeli Bitcoin dengan harga rata-rata US$76.052 atau sekitar 3,4% dari total pasokan Bitcoin.

Saat harga Bitcoin berada di kisaran US$68.000, kepemilikan tersebut masih mencatat rugi belum terealisasi sekitar US$5,7 miliar. Jika harga naik ke US$74.000–US$76.000, posisi Strategy akan mendekati titik impas.

Level impas sering memicu aksi jual investor besar. Karena itu, area US$76.000 dinilai rawan tekanan meski Strategy berulang kali menegaskan tidak berniat menjual Bitcoin miliknya.

Selain itu, Sherlock juga menyoroti tekanan dari produk Spot Bitcoin ETF. Saat ini sekitar 1,28 juta BTC tersimpan dalam ETF dengan estimasi harga masuk rata-rata di kisaran US$84.000 hingga US$90.000.

Sejak akhir 2025, ETF tersebut mencatat arus keluar bersih lebih dari US$6 miliar. Kondisi ini berpotensi menahan kenaikan harga, bahkan ketika Bitcoin mendekati harga beli rata-rata investor institusional.

Mayoritas Investor Masih Rugi

Sherlock mencatat sekitar 63% nilai investasi Bitcoin memiliki basis biaya di atas US$88.000. Artinya, sebagian besar pembeli pada 2025 masih berada dalam posisi rugi. Jika harga mendekati level tersebut, pasar berpeluang kembali menghadapi tekanan jual.

Ia menilai area US$72.000–US$76.000 dapat menjadi bull trap pertama. Jika tekanan jual berlanjut, jebakan berikutnya bisa muncul di sekitar US$88.000.

Meski begitu, Sherlock mengingatkan bahwa jika setiap level impas selalu memicu aksi jual, Bitcoin akan sulit membentuk dasar harga jangka panjang. Oleh sebab itu, arah pergerakan berikutnya sangat bergantung pada kekuatan permintaan baru dan sentimen pasar global.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertumbuhan Properti 2026 Dorong Green Building

    Pertumbuhan Properti 2026 Dorong Green Building

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com —Knight Frank Indonesia melihat sektor properti Indonesia memasuki 2026 dengan optimisme yang lebih terukur setelah melalui dinamika pasar sepanjang 2025. Pelaku industri merespons perubahan pola kerja, konsumsi, dan mobilitas masyarakat dengan strategi yang lebih adaptif. Pertumbuhan properti 2026 menunjukkan tren positif seiring perubahan gaya hidup masyarakat urban dan meningkatnya kebutuhan ruang yang berkelanjutan. […]

  • Bahlil Lahadalia Kilau Timur di Panggung Nasional saat menjabat Menteri ESDM

    BAHLIL LAHADALIA: KILAU TIMUR DI PANGGUNG NASIONAL

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 1.052
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com | Di tengah dinamika politik dan pembangunan nasional, nama Bahlil Lahadalia semakin menonjol sebagai putra terbaik dari Timur Indonesia. Ia lahir di Banda Neira, Maluku Tengah. Sementara itu, masa kecilnya ia habiskan di Fakfak, Papua Barat. Selain itu, darah Sulawesi Tenggara mengalir dari sang ibu yang berasal dari Tomia, Wakatobi. Dari wilayah yang […]

  • Di Depan Presiden Prabowo, Mentan Amran Akui Kerap Jual Nama Jaksa Agung: 192 Pejabat Dicopot

    Di Depan Presiden Prabowo, Mentan Amran Akui Kerap Jual Nama Jaksa Agung: 192 Pejabat Dicopot

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 422
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Penertiban di sektor pertanian kembali mengemuka ke ruang publik. Kali ini, perhatian tertuju pada pernyataan Menteri Pertanian yang mengaku kerap menyebut nama pejabat penegak hukum saat pengawasan lapangan. Karena menyangkut distribusi pangan dan pupuk, isu ini langsung berdampak pada kepentingan petani dan konsumen. Di sisi lain, pemerintah tengah mendorong percepatan swasembada pangan. Karena […]

  • Infografik yang menggambarkan pertumbuhan ekonomi Indonesia, dengan elemen infrastruktur modern, energi terbarukan, pelabuhan, serta profesional yang bekerja dengan teknologi digital, menyoroti kemajuan negara dalam menghadapi masa depan yang berkelanjutan.

    Ekonomi Indonesia Kuartal II 2026: Proyeksi Menkeu Purbaya Tumbuh 5,7%

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 200
    • 1Komentar

    Jakarta.(duasatunews.com)//Menteri Keuangan Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, memproyeksikan ekonomi Indonesia kuartal II 2026 tumbuh 5,7 persen. Purbaya yakin pemerintah dapat mendorong ekonomi meskipun periode berjalan baru memasuki bulan April. Potensi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada Kuartal II 2026 “Ekonomi Indonesia pada kuartal II 2026 memiliki potensi besar. Kami yakin dapat mencapainya dengan kebijakan yang tepat dan berbagai […]

  • Gubernur Fakhiri Tinjau Kesiapan Lokasi Kunjungan Wapres Gibran di Biak

    Gubernur Fakhiri Tinjau Kesiapan Lokasi Kunjungan Wapres Gibran di Biak

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 279
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – kunjungan Wapres Gibran ke Papua mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor. Gubernur Papua Matius D. Fakhiri datang langsung ke Biak untuk memastikan kesiapan daerah menjelang agenda kenegaraan tersebut. Gubernur Fakhiri tiba di Biak pada Senin (12/1/2026) bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Papua. Panglima Kodam XVIII/Cenderawasih Mayjen […]

  • : ketahanan logistik nasional melalui aktivitas bongkar muat di terminal petikemas Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, menyatakan perusahaan terus memperkuat ketangguhan logistik nasional melalui kolaborasi aktif. TPS melibatkan pelanggan dan pemangku kepentingan untuk menjaga stabilitas layanan. Strategi Ketangguhan Logistik Nasional TPS menggelar forum diskusi rutin dengan pelanggan. Tim mengumpulkan masukan secara langsung. Perusahaan lalu mengolah masukan itu menjadi langkah perbaikan layanan. Pendekatan ini mempercepat respons terhadap kebutuhan pasar. TPS juga meningkatkan transparansi proses operasional. Perusahaan memperkuat sistem layanan agar lebih efisien. Langkah ini membantu menjaga arus logistik nasional tetap lancar. Pendekatan Berbasis Pelanggan TPS menerapkan strategi customer-centric. Perusahaan menyesuaikan layanan dengan kebutuhan pelanggan. Tim operasional terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas layanan. Ketangguhan logistik nasional tidak hanya bergantung pada sistem. TPS menggabungkan sumber daya manusia, teknologi, dan proses kerja. Integrasi ini menciptakan layanan yang andal dan konsisten. Dampak bagi Ekonomi Nasional TPS berperan penting dalam mendukung distribusi barang. Perusahaan menjaga kelancaran arus logistik nasional di tengah perubahan perdagangan global. Kinerja operasional tetap stabil meski terjadi fluktuasi permintaan. Ketangguhan logistik nasional yang dijalankan TPS juga mendorong efisiensi rantai pasok. Hal ini berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan. Tautan Internal Baca juga: Strategi peningkatan layanan pelabuhan nasional Baca juga: Peran terminal petikemas dalam rantai logistik Tautan Eksternal Kementerian Perhubungan Republik Indonesia Pelindo

    TPS Perkuat Ketangguhan Logistik Nasional, Usung “Resilience” di Usia ke-27

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — PT Terminal Petikemas Surabaya menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem logistik dan kepelabuhanan Indonesia. Perusahaan mengusung tema “Resilience” pada peringatan usia ke-27 sebagai arah strategi jangka panjang. Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, menyatakan manajemen terus memperkuat kolaborasi dengan pelanggan dan pemangku kepentingan. Langkah ini menjaga stabilitas layanan sekaligus meningkatkan daya saing industri pelabuhan. Strategi […]

expand_less