Breaking News
light_mode
Beranda » Sepakbola » Iran Piala Dunia 2026: Trump Tak Peduli Jika Timnas Iran Tampil

Iran Piala Dunia 2026: Trump Tak Peduli Jika Timnas Iran Tampil

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 303
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) – Iran Piala Dunia 2026 menjadi sorotan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tidak mempermasalahkan keikutsertaan tim nasional Iran dalam turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Ketegangan antara United States dan Iran terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Selain itu, konflik tersebut juga melibatkan Israel di kawasan Timur Tengah.

Trump kemudian menyampaikan pandangannya mengenai kemungkinan Iran tampil di turnamen tersebut. Menurutnya, partisipasi Iran tidak menjadi persoalan bagi pemerintah Amerika Serikat.

“Saya benar-benar tidak peduli jika Iran berpartisipasi di Piala Dunia 2026. Saya pikir Iran sudah kalah dalam konflik. Mereka sudah kehabisan tenaga,” kata Trump seperti dikutip The New York Times, Rabu.

Turnamen sepak bola terbesar dunia itu akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Namun demikian, situasi politik global yang memanas memicu perhatian publik terhadap kemungkinan dampaknya bagi tim nasional Iran.

Di sisi lain, sejumlah pengamat menilai konflik geopolitik dapat memengaruhi dinamika olahraga internasional. Meski begitu, hingga kini belum ada keputusan resmi yang memengaruhi partisipasi Iran dalam turnamen tersebut.

Jadwal Pertandingan Timnas Iran

Iran tergabung di Grup G. Selanjutnya, tim tersebut akan memainkan beberapa pertandingan di Amerika Serikat.

Iran akan menghadapi Selandia Baru dan Belgia di Stadion SoFi, Los Angeles, pada 16 Juni dan 22 Juni. Kemudian, pertandingan terakhir mempertemukan Iran dengan Mesir di Stadion Lumen Field, Seattle, pada 27 Juni.

Hingga kini, federasi sepak bola Iran belum memberikan keterangan resmi mengenai situasi tersebut.

Sikap FIFA terhadap Turnamen 2026

Sementara itu, FIFA belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai dampak konflik geopolitik terhadap partisipasi Iran.

Sebagai badan sepak bola dunia, FIFA memegang kewenangan penuh untuk menentukan kebijakan mengenai keikutsertaan setiap negara dalam turnamen tersebut.

Oleh karena itu, banyak pihak berharap dunia olahraga tetap menjadi ruang netral yang dapat mempertemukan berbagai negara di tengah dinamika politik global.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejagung Tetapkan Petinggi BGN dalam kasus korupsi Program Makan Bergizi Gratis

    Kejagung Tetapkan Petinggi BGN, Brigjen Pol Jadi Tersangka MBG

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Kejagung Tetapkan Petinggi BGN sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penyidik menetapkan Brigjen Pol Lalu Muhammad Iwan Mahardan (LMI) sebagai tersangka. LMI merupakan polisi aktif yang kini menjabat Sekretaris Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama pada Badan Gizi Nasional (BGN). Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan […]

  • PDRB Kalimantan Tengah 2024 ditopang sektor perkebunan kelapa sawit

    PDRB Kalteng 2024 Capai Rp222,86 Triliun, Tiga Sektor Jadi Penopang Utama

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 479
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — PDRB Kalimantan Tengah 2024 mencerminkan kinerja ekonomi daerah yang stabil sepanjang tahun. Badan Pusat Statistik Kalimantan Tengah melaporkan nilai Produk Domestik Regional Bruto provinsi ini mencapai Rp222,86 triliun, di tengah dinamika ekonomi nasional dan global. BPS menjelaskan bahwa struktur ekonomi Kalimantan Tengah bertumpu pada tiga sektor utama, yaitu sektor pertanian, kehutanan, dan […]

  • Pelanggaran pengabdian LPDP dibahas Direktur LPDP Sudarto dalam konferensi pers APBN Kita di Kementerian Keuangan

    LPDP Periksa 600 Awardee Diduga Abaikan Kewajiban Pengabdian

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 278
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tengah memeriksa sekitar 600 penerima beasiswa yang diduga tidak menjalankan kewajiban pengabdian. Dari pemeriksaan tersebut, LPDP menjatuhkan sanksi kepada delapan awardee, termasuk kewajiban pengembalian dana. Selain itu, 36 awardee lain mengikuti proses klarifikasi. Direktur LPDP Sudarto menyampaikan perkembangan ini dalam Konferensi Pers APBN Kita Januari 2026 di […]

  • “Generasi muda penentu masa depan Indonesia dalam diskusi kebangsaan mahasiswa di MPR RI”

    Generasi Muda Penentu Masa Depan Indonesia, Ibas Dorong Mahasiswa Jadi Penggerak Solusi Bangsa

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 129
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono menegaskan generasi muda memegang peran penting dalam menentukan masa depan Indonesia. Ia meminta mahasiswa tetap kritis, bijaksana, dan mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat. Pernyataan itu disampaikan Ibas saat menghadiri diskusi kebangsaan lintas organisasi mahasiswa di Gedung MPR RI, Jakarta, Selasa. Diskusi tersebut mengangkat tema “Merajut Kebangsaan, Menguatkan […]

  • tambang ilegal PT KNI dengan alat berat di lokasi galian C

    Main Ilegal di Balik Proyek Besar? PT KNI dan Aliran Material ke IPIP Dipertanyakan

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 290
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Dugaan praktik pertambangan ilegal kembali memicu kemarahan publik. PT Kolaka Nikel Indonesia (KNI) mengeksploitasi batuan (Galian C) tanpa izin resmi di wilayah IUP milik PT Surya Lintas Gemilang (SLG). Tindakan ini melanggar hukum sekaligus menyerobot hak perusahaan lain. Karena itu, publik menilai kasus ini sebagai pelanggaran serius. Aliran Material ke Proyek Nasional […]

  • Robby Anggara dalam aksi Puskom Kemenag terkait dugaan suap izin prodi IAI Rawa Aopa

    Puskom Desak Kemenag Tindak IAI Rawa Aopa atas Dugaan Pembiaran Korban Kekerasan Seksual serta Dugaan Suap Izin Prodi

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com) – Pusat Studi Konstitusi Indonesia (Puskom) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kementerian Agama RI pada Rabu, 13 Mei 2026. Ratusan mahasiswa, masyarakat, dan orang tua mahasiswa IAI Rawa Aopa mengikuti aksi tersebut. Massa aksi mendesak Menteri Agama RI menerima surat tuntutan evaluasi terhadap kinerja Diktis Kemenag RI. Puskom menilai jajaran Diktis lamban […]

expand_less