Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Penembakan Remaja Makassar, Polri Evaluasi Senjata Api

Penembakan Remaja Makassar, Polri Evaluasi Senjata Api

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 305
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (duasatunews.com) – Penembakan remaja Makassar menjadi perhatian publik setelah seorang remaja berusia 18 tahun meninggal dunia akibat tembakan yang diduga berasal dari senjata anggota polisi. Peristiwa itu terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan.

Menanggapi kejadian tersebut, Kepolisian Negara Republik Indonesia terus melakukan evaluasi terhadap prosedur operasional anggotanya, termasuk penggunaan senjata api di lapangan.

Karopenmas Divisi Humas Polri Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan bahwa setiap kegiatan kepolisian selalu melalui proses analisis dan evaluasi.

“Setiap langkah dalam kegiatan operasional maupun pembinaan kepolisian melalui analisa dan evaluasi. Proses itu berlangsung sebelum kegiatan, saat pelaksanaan, hingga setelah kegiatan selesai,” kata Trunoyudo di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis.

Selain itu, Polri juga menjalankan fungsi pengawasan di berbagai tingkat. Pengawasan tersebut memastikan seluruh proses evaluasi berjalan sesuai prosedur.

Kronologi Penembakan Remaja di Makassar

Kapolrestabes Makassar Arya Perdana menegaskan bahwa pihaknya tetap memproses anggota polisi berinisial Iptu N yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

Insiden penembakan terjadi pada Minggu (1/3) sekitar pukul 07.00 WITA di Jalan Toddopuli Raya, Kecamatan Rappocini, Makassar.

Menurut Arya, polisi menerima laporan tentang sekelompok pemuda yang bermain senapan mainan dan mengganggu pengguna jalan. Senapan mainan itu menggunakan peluru jeli keras yang dapat melukai orang di sekitarnya.

Setelah menerima laporan tersebut, Iptu N yang menjabat Kanit Reskrim Polsek Panakkukang langsung mendatangi lokasi untuk membubarkan para pemuda.

Di lokasi kejadian, ia melihat salah satu pemuda mengganggu pengendara motor. Polisi kemudian menghentikan pemuda tersebut dan melepaskan tembakan peringatan ke udara.

Namun ketika pemuda itu berusaha melarikan diri dan meronta, senjata yang dipegang petugas meletus dan mengenai tubuh bagian belakang korban.

Korban Sempat Mendapat Pertolongan Medis

Petugas segera membawa korban bernama Bertrand Eka Prasetyo (18) ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

Namun rumah sakit tersebut tidak memiliki peralatan medis yang memadai. Petugas kemudian memindahkan korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Tim medis berusaha memberikan penanganan lanjutan. Meski demikian, korban akhirnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan.

Polisi kini terus memeriksa anggota yang terlibat dan mendalami kronologi kejadian untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur.

Sumber : ANTARA

  • Penulis: adrian moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Korupsi Kuota Haji: KPK Dalami Dugaan Aliran Dana

    Kasus Korupsi Kuota Haji: KPK Dalami Dugaan Aliran Dana

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 431
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Kasus Korupsi Kuota Haji terus menjadi perhatian publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas pendalaman dugaan aliran dana terkait pembagian kuota haji khusus. Penyidik menelusuri kemungkinan adanya imbal jasa atau kompensasi dalam proses pengajuan kuota tambahan periode 2023–2024 di Kementerian Agama. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan tim penyidik akan mengklarifikasi dugaan […]

  • Ilustrasi kasus siswa MTs tewas dianiaya oknum Brimob di Kota Tual

    Siswa MTs Tewas di Kota Tual, Oknum Brimob Jadi Tersangka

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 414
    • 0Komentar

    AMBON, (duasatunews.com) –  Siswa MTs tewas di Kota Tual, Maluku, dalam kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum anggota Brimob Polda Maluku. Peristiwa ini menyita perhatian publik karena berujung pada meninggalnya seorang pelajar serta memicu kemarahan keluarga dan warga setempat. Rekaman dan kesaksian yang beredar di media sosial turut membuat kasus tersebut mendapat perhatian Mabes Polri. […]

  • Pegawai Pajak Terjaring OTT, KPK Sita Ratusan Juta dan Mata Uang Asing

    Pegawai Pajak Terjaring OTT, KPK Sita Ratusan Juta dan Mata Uang Asing

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 503
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Komisi Pemberantasan Korupsi mengamankan ratusan juta rupiah serta sejumlah mata uang asing dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap seorang pegawai pajak di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Utara. KPK menduga OTT ini berkaitan dengan suap pengurangan nilai pajak. Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan penyitaan tersebut. Ia menyampaikan bahwa penyidik menyita […]

  • Prabowo mundur IPSI diumumkan di Munas IPSI Jakarta

    Prabowo Mundur IPSI Setelah 34 Tahun Menjabat Ketua Umum

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) –  Presiden RI Prabowo Subianto memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) setelah 34 tahun mengabdi. Keputusan Prabowo mundur IPSI disampaikan saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVI PB IPSI di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu. Ia menjelaskan bahwa tugasnya sebagai Presiden menyita waktu […]

  • deforestasi Konawe Selatan akibat aktivitas pertambangan

    Deforestasi Konawe Selatan dan Krisis Ekologi

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Arin 2024
    • visibility 719
    • 0Komentar

    Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, (duasatunews.com) — Deforestasi Konawe Selatan kembali memicu perhatian publik. Seiring dengan itu, Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (JNMM) menyatakan kerusakan hutan dan pesisir di wilayah tersebut terus meluas akibat aktivitas industri ekstraktif. Pada saat yang sama, Direktur Eksekutif Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (JNMM), Arin Fahrul Sanjaya, menegaskan bahwa kerusakan lingkungan berlangsung bersamaan […]

  • THR ASN 2026 cair awal Ramadan untuk aparatur negara

    THR ASN 2026 Cair Awal Puasa, Simak Rincian Lengkapnya

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 299
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – THR ASN 2026 akan cair pada awal Ramadan. Pemerintah mengambil langkah ini untuk menjaga daya beli aparatur sipil negara dan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan kepastian tersebut saat menemui wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2026). Dalam pernyataannya, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp55 triliun untuk […]

expand_less