Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » HIPPMA Kendari-Jakarta Menyoroti Kerusakan Lingkungan Kian Masif Akibat Aktivitas Pertambangan Nikel di Sulawesi tenggara

HIPPMA Kendari-Jakarta Menyoroti Kerusakan Lingkungan Kian Masif Akibat Aktivitas Pertambangan Nikel di Sulawesi tenggara

  • account_circle Brian putra
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 402
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com — Tambang Sultra terus memicu persoalan serius bagi lingkungan dan masyarakat. Aktivitas pertambangan yang meluas di berbagai wilayah Sulawesi Tenggara kini berdampak langsung pada kualitas lingkungan hidup warga.

Ketua Umum Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kendari–Jakarta (HIPPMA), Muh. Siswandi, S.H., menilai perusahaan tambang menjalankan ekspansi tanpa pengawasan ketat. Praktik tersebut mempercepat kerusakan lingkungan darat dan pesisir.

Tambang Sultra Picu Kerusakan Lingkungan

Siswandi menyebut perusahaan tambang membuka lahan dalam skala besar dan menebangi hutan. Aktivitas ini mencemari sungai dan laut di sekitar wilayah tambang. Masyarakat merasakan langsung dampaknya dalam kehidupan sehari-hari.

Perusahaan tambang juga mengubah kawasan tangkapan air menjadi area produksi. Perubahan fungsi lahan ini meningkatkan risiko banjir dan longsor, terutama saat musim hujan.

Selain itu, aktivitas pengerukan tanah dan pembuangan limbah mempercepat sedimentasi sungai. Air sungai berubah keruh dan kehilangan kualitasnya. Kondisi ini mengancam ekosistem pesisir serta kehidupan biota laut.

Dampak Sosial Tambang Sultra

Tambang Sultra tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga memicu persoalan sosial. Aktivitas tambang meningkatkan konflik lahan dan mempersempit ruang hidup masyarakat.

Petani dan nelayan mengalami penurunan hasil produksi. Padahal, sektor pertanian dan perikanan menjadi sumber penghidupan utama warga setempat. Sayangnya, masyarakat tidak menikmati manfaat ekonomi yang sebanding dari aktivitas tambang.

“Lingkungan rusak dan masyarakat menanggung dampaknya, sementara segelintir pihak menikmati keuntungannya,” ujar Siswandi, Rabu (8/1/2026).

HIPPMA Desak Evaluasi Izin Tambang

HIPPMA mendesak pemerintah pusat dan daerah segera mengevaluasi seluruh izin usaha tambang Sultra. Pemerintah perlu menghentikan sementara aktivitas tambang di wilayah yang mengalami kerusakan parah.

Siswandi juga meminta pemerintah menjalankan pemulihan lingkungan secara terbuka dan bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa pembangunan harus berjalan seimbang dengan perlindungan lingkungan.

“Pembangunan tidak boleh mengorbankan ekosistem dan masa depan generasi mendatang,” tutupnya.

Brian putra

Penulis

Update, Akurat dan Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan dokumen palsu Unsultra memicu konflik internal yayasan

    Pengawas Yayasan Rektor Unsultra Saling Lapor soal Dugaan Dokumen Palsu

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Dugaan penggunaan dokumen palsu di lingkungan Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) terus bergulir. Pengawas yayasan, Muh Nasir Andi Baso, dan Rektor Unsultra, Andi Bahrun, kini saling melapor ke kepolisian. Kedua pihak berselisih soal keabsahan dokumen internal yayasan. Konflik ini juga memicu polemik kepemimpinan di lingkungan kampus. Muh Nasir Laporkan Ketua Yayasan dan Rektor […]

  • Menjaga Kelestarian Hutan Demi Mencegah Bencana Alam

    Menjaga Kelestarian Hutan Demi Mencegah Bencana Alam

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Nur Wayda
    • visibility 469
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Kelestarian hutan cegah bencana menjadi isu utama di tengah meningkatnya banjir dan tanah longsor di berbagai wilayah Indonesia. Kerusakan hutan terbukti memperbesar risiko bencana alam dan mengancam keselamatan masyarakat, khususnya di daerah rawan seperti Sumatera dan Aceh. Kelestarian Hutan Cegah Bencana Alam di Musim Hujan Belakangan ini, banjir kembali melanda sejumlah wilayah […]

  • tug boat Mussafah 2 meledak di Selat Hormuz

    Mussafah 2 Meledak di Selat Hormuz, Tiga WNI Hilang

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 176
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Insiden Mussafah 2 meledak terjadi di Selat Hormuz yang berada di antara perairan Uni Emirat Arab dan Oman. Ledakan tersebut menyebabkan tiga anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) hilang. Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan WNI di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Heni Hamidah, menjelaskan bahwa ledakan terjadi pada Jumat (6/3/2026) dini […]

  • KPK tangkap pegawai Bea Cukai di Gedung Merah Putih KPK

    KPK Tangkap Bea Cukai dalam Kasus Suap Importasi

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 199
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – KPK tangkap pegawai Bea Cukai dalam pengembangan kasus dugaan suap dan gratifikasi importasi barang. Penindakan ini menegaskan komitmen aparat penegak hukum dalam membersihkan praktik korupsi di sektor kepabeanan yang bersentuhan langsung dengan aktivitas perdagangan internasional. Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Budiman Bayu Prasojo (BBP) sebagai tersangka baru. BBP merupakan pegawai di lingkungan Direktorat […]

  • Aktivitas Jual Beli Pasar Aceh Tamiang Pulih Pascabanjir, Warga Mulai Berbelanja

    Aktivitas Jual Beli Pasar Aceh Tamiang Pulih Pascabanjir, Warga Mulai Berbelanja

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 284
    • 0Komentar

    jakarta, duasatunews.com – Pasar Aceh Tamiang pulih secara bertahap setelah banjir melanda wilayah tersebut. Di Pasar Pagi Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, pedagang kembali membuka kios, sementara warga mulai berbelanja kebutuhan pokok meski daya beli belum sepenuhnya normal. Selain itu, pantauan di lokasi memperlihatkan warga kembali memadati pasar tradisional untuk membeli sayuran, ikan, telur, dan […]

  • Selat Hormuz jalur pengiriman minyak dunia

    Blokade Selat Hormuz Jadi Prioritas AS di Tengah Konflik Iran

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Washington (duasatunews.com) – Blokade Selat Hormuz menjadi perhatian utama dalam dinamika geopolitik terbaru. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan bahwa jalur strategis tersebut menjadi prioritas Washington di tengah negosiasi dengan Iran. “Saya akan katakan itu adalah prioritas yang sangat besar,” ujar Trump pada Senin. Ketegangan meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel menyerang sejumlah target di […]

expand_less