Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » Feny Tri Indah Kasim Soroti Dana Jamrek yang “Dilarikan” ke Pusat

Feny Tri Indah Kasim Soroti Dana Jamrek yang “Dilarikan” ke Pusat

  • account_circle Afs
  • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
  • visibility 686
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – 22 September 2025 Pengelolaan Dana Jamrek Sultra kembali menuai sorotan. Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Jakarta, Feny Tri Indah Kasim, mengkritik kebijakan pemerintah pusat yang memusatkan Dana Jaminan Reklamasi (Jamrek) di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Menurut Feny, dana reklamasi tambang seharusnya menjamin pemulihan lingkungan pascatambang di daerah penghasil. Namun, sentralisasi pengelolaan justru membuat pemerintah daerah kesulitan mengakses dana tersebut, sementara masyarakat lokal terus menanggung dampak pertambangan.

Kritik Sentralisasi Dana Jaminan Reklamasi

Feny menilai pemerintah pusat perlu mengubah pola pengelolaan Dana Jamrek Sultra agar lebih berpihak pada daerah. Ia menegaskan dana reklamasi bukan sekadar kewajiban administratif perusahaan, tetapi instrumen penting untuk memulihkan lingkungan yang rusak.

“Dana reklamasi tambang harus kembali ke daerah. Di sanalah kerusakan terjadi dan di sanalah pemulihan harus dilakukan,” tegas Feny, Senin (22/9/2025).

Dampak Tambang Dirasakan Langsung Masyarakat

Ia menjelaskan aktivitas pertambangan di Sulawesi Tenggara telah memicu lubang tambang terbuka, lahan kritis, serta pencemaran pesisir. Sedimentasi laut akibat tambang juga mengancam mata pencaharian nelayan lokal.

Isu ini sejalan dengan laporan berbagai organisasi lingkungan, termasuk JATAM (Jaringan Advokasi Tambang) dan WALHI, yang kerap menyoroti lemahnya reklamasi pascatambang di daerah penghasil mineral.

Desakan Transparansi Pengelolaan Dana Reklamasi

Feny mendesak pemerintah membuka data jumlah dana reklamasi yang telah dikumpulkan dari perusahaan tambang, khususnya di Sulawesi Tenggara. Ia menilai transparansi menjadi syarat utama pengawasan publik.

“Pemerintah harus menyampaikan secara terbuka jumlah dana yang terkumpul dan penggunaannya. Tanpa transparansi, masyarakat sulit memastikan reklamasi benar-benar berjalan,” ujarnya.

Ia merujuk pada regulasi reklamasi yang selama ini berada di bawah kewenangan Kementerian ESDM, namun dinilai belum memberikan dampak nyata di lapangan.

Dorongan Kembalikan Kewenangan ke Daerah

Selain transparansi, Feny mendorong pemerintah mengembalikan kewenangan pengelolaan dana reklamasi ke pemerintah daerah. Menurutnya, daerah lebih memahami kondisi geografis, sosial, dan lingkungan setempat.

“Kami mendesak Presiden Prabowo mengevaluasi kebijakan ini. Tata kelola pertambangan yang adil harus memberi ruang bagi daerah,” katanya.

Isu reklamasi tambang ini juga berkaitan dengan sejumlah laporan sebelumnya di duasatunews.com, seperti kerusakan lingkungan akibat tambang di Sultra dan ancaman sedimentasi tambang terhadap nelayan lokal.

Seruan Konsolidasi Mahasiswa dan Masyarakat Sipil

Menutup pernyataannya, Feny mengajak mahasiswa, masyarakat sipil, dan organisasi lingkungan di Sulawesi Tenggara bersatu menuntut transparansi dan desentralisasi pengelolaan Dana Jamrek Sultra.

“Ini bukan hanya soal anggaran, tetapi soal masa depan lingkungan dan generasi Sultra. Kita tidak boleh diam,” pungkasnya.

Afs

Penulis

Update & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sergey Brin Orang Terkaya Ketiga Dunia Versi Bloomberg

    Sergey Brin Orang Terkaya Ketiga Dunia Versi Bloomberg

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Sergey Brin Orang Terkaya Ketiga dunia setelah lonjakan saham Alphabet mendorong kenaikan signifikan nilai kekayaannya. Perubahan posisi ini terjadi di tengah dinamika pasar teknologi global yang didorong oleh perkembangan kecerdasan buatan (AI). Sergey Brin merupakan salah satu pendiri Google dan pemegang saham utama Alphabet Inc.. Penguatan saham Alphabet terjadi setelah perusahaan mengumumkan […]

  • ketimpangan ekonomi Indonesia dibahas Ma’ruf Amin dalam Sarasehan 99 Ekonom Syariah 2026

    Ma’ruf Amin: Ketimpangan Ekonomi Masih Jadi Masalah Global, Indonesia Termasuk

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 174
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — ketimpangan ekonomi Indonesia masih menjadi persoalan serius dalam pembangunan nasional. Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin menilai masalah tersebut tidak hanya terjadi di dalam negeri, tetapi juga menjadi fenomena global. Ma’ruf menyampaikan pandangan itu saat menghadiri Sarasehan 99 Ekonom Syariah Indonesia 2026 di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2026). Ia menyebut […]

  • Pesawat Boeing 787-8 Dreamliner milik Air India terparkir di bandara internasional.

    Maskapai Tetangga RI Setop Operasional Boeing 787, Temukan Masalah Ini

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Boeing 787 Air India kembali menjadi perhatian setelah maskapai nasional India menghentikan sementara operasional satu unit pesawat Boeing 787-8 Dreamliner. Langkah ini diambil usai pilot melaporkan dugaan gangguan pada saklar kontrol bahan bakar, komponen vital dalam sistem keselamatan penerbangan jarak jauh. Keputusan tersebut langsung memicu kekhawatiran penumpang dan pengamat penerbangan. Boeing 787 […]

  • emas batangan sebagai instrumen investasi jangka panjang

    Strategi Investasi Emas untuk Keuangan Jangka Panjang

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Banyak orang kini menyadari pentingnya investasi untuk menjaga kestabilan keuangan jangka panjang. Dari berbagai pilihan yang ada, emas menarik minat luas karena investor mudah memahaminya dan menilainya relatif aman. Selain itu, masyarakat dapat membeli emas dalam bentuk fisik maupun digital dengan nominal terjangkau. Namun, investor tidak bisa sekadar membeli emas lalu menyimpannya. […]

  • koruptor alirkan uang ke selingkuhan sebagai modus TPPU yang diungkap KPK

    Koruptor Alirkan Uang ke Selingkuhan Jadi Modus TPPU

    • calendar_month 14 jam yang lalu
    • account_circle Reski
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)//koruptor alirkan uang ke selingkuhan menjadi salah satu modus yang diungkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam praktik pencucian uang. Wakil Ketua KPK, Ibnu Basuki Widodo, menyebut pelaku kerap menyamarkan hasil korupsi melalui berbagai jalur. Ia menyampaikan hal tersebut dalam sosialisasi antikorupsi di Pengadilan Negeri Purwokerto, Minggu (19/4/2026). Ia menegaskan bahwa tindak pidana korupsi hampir selalu […]

  • Rodrygo absen lawan Benfica usai sanksi UEFA

    Rodrygo Absen Lawan Benfica di Playoff Liga Champions

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Rodrygo absen lawan Benfica pada dua leg playoff Liga Champions 2025/26. Absennya penyerang Real Madrid tersebut terjadi setelah UEFA menjatuhkan sanksi larangan bermain dua pertandingan akibat kartu merah yang ia terima pada fase liga. Real Madrid memastikan tidak dapat menurunkan Rodrygo saat menghadapi Benfica. Kondisi ini memaksa klub asal Spanyol itu menyiapkan […]

expand_less