Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Aksi Mahasiswa Sultra Desak Kejagung Usut Dugaan Gubernur Sultra Dan Tambang

Aksi Mahasiswa Sultra Desak Kejagung Usut Dugaan Gubernur Sultra Dan Tambang

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • visibility 444
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com — Aksi Mahasiswa Sultra berlangsung di depan kantor Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Senin (2/2/2026). Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara Bersatu mendatangi Kejaksaan Agung untuk menyampaikan tuntutan penegakan hukum atas dugaan konflik kepentingan dan pelanggaran lingkungan dalam aktivitas pertambangan di Sulawesi Tenggara.

Sejak awal aksi, mahasiswa menyampaikan tuntutan secara terbuka dan tertib. Mereka meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti informasi yang berkembang di ruang publik secara transparan dan profesional. Menurut mahasiswa, langkah tegas aparat akan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum.

Aksi Mahasiswa Sultra Soroti Dugaan Konflik Kepentingan

Dalam orasinya, mahasiswa meminta Kejaksaan Agung memanggil serta memeriksa Gubernur Sulawesi Tenggara untuk mengklarifikasi dugaan keterkaitan keluarga kepala daerah dengan perusahaan tambang PT TMS. Selain itu, mahasiswa menyoroti dugaan aktivitas pertambangan di kawasan hutan tanpa izin kehutanan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Mahasiswa menilai klarifikasi terbuka dari aparat penegak hukum akan memberikan kepastian hukum kepada publik. Dengan langkah tersebut, aparat dapat meredam spekulasi dan menjaga objektivitas penanganan perkara.

Penanganan Kasus Tambang Dinilai Belum Tegas

Koordinator Koalisi Mahasiswa Sultra Bersatu, Rama Darman, menyampaikan kritik terhadap penanganan dugaan pelanggaran oleh PT TMS. Ia menyebut aparat hanya menerapkan sanksi administratif meski dugaan perambahan kawasan hutan telah muncul di ruang publik.

“Perambahan kawasan hutan termasuk tindak pidana lingkungan dengan ancaman pidana. Namun publik hanya melihat sanksi administratif. Karena itu, kami mempertanyakan konsistensi penegakan hukum,” ujar Rama.

Dorongan Penelusuran Dugaan Dana Politik

Selain isu lingkungan, mahasiswa meminta aparat penegak hukum menelusuri dugaan pemanfaatan hasil tambang untuk kepentingan politik di daerah. Mereka menilai penelusuran menyeluruh dapat mencegah penyalahgunaan kekuasaan dan melindungi kepentingan publik.

Mahasiswa meyakini penegakan hukum yang tegas dan setara akan memperbaiki tata kelola pemerintahan daerah serta mencegah praktik serupa terulang di masa depan.

Tuntutan Mahasiswa Disampaikan Terbuka

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan empat tuntutan utama. Mereka meminta aparat memeriksa pihak-pihak terkait dugaan konflik kepentingan, mengusut dugaan perambahan kawasan hutan melalui proses pidana, menelusuri dugaan aliran dana tambang untuk kepentingan politik, serta menegakkan hukum lingkungan secara adil dan transparan.

Selain itu, mahasiswa mengajak masyarakat ikut mengawasi proses penegakan hukum di sektor pertambangan agar berjalan objektif dan akuntabel. Aparat kepolisian mengawal jalannya aksi agar tetap tertib. Hingga rilis ini terbit, Kejaksaan Agung belum menyampaikan pernyataan resmi terkait tuntutan mahasiswa.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • tersangka korupsi ekspor CPO dan POME dikawal Kejaksaan Agung

    Kejagung Tahan 11 Tersangka Korupsi Ekspor CPO dan POME, Negara Berpotensi Rugi Hingga Rp14 Triliun

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 500
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Korupsi ekspor CPO kembali menjadi sorotan publik setelah aparat penegak hukum menahan sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam penyimpangan kebijakan perdagangan sawit. Kasus ini mengancam keuangan negara hingga belasan triliun rupiah dan memperlihatkan rapuhnya pengawasan sektor strategis. Isu korupsi ekspor CPO menjadi penting karena terjadi di tengah upaya pemerintah memperbaiki tata kelola […]

  • Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stabil, Galeri24 & UBS

    Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stabil, Galeri24 & UBS

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – harga emas Pegadaian hari ini berada dalam kondisi stabil pada perdagangan Senin. Pegadaian mempertahankan harga emas Galeri24 dan UBS tanpa perubahan dari hari sebelumnya. Kebijakan ini menandai pergerakan pasar emas ritel yang relatif tenang di awal pekan. Pegadaian menetapkan harga emas Galeri24 sebesar Rp2.925.000 per gram. Pada saat yang sama, perusahaan juga […]

  • Purbaya Akui Deg-degan Saat Prabowo Soroti Pajak Bocor Triliunan Rupiah

    Purbaya Akui Deg-degan Saat Prabowo Soroti Pajak Bocor Triliunan Rupiah

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 534
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Kebocoran penerimaan negara kembali mencuat setelah Presiden Prabowo Subianto menyinggung langsung kinerja otoritas pajak dan kepabeanan. Isu ini menyentuh kepentingan publik karena berpotensi menggerus pendapatan negara hingga triliunan rupiah setiap tahun dan merugikan masyarakat yang patuh membayar pajak. Sorotan Presiden muncul di tengah kebutuhan negara menjaga ketahanan fiskal dan membiayai agenda pembangunan. […]

  • Indonesia Punya Buku Sejarah Baru, Pakar UGM: Pelajaran di Sekolah Akan Berubah

    Indonesia Punya Buku Sejarah Baru, Pakar UGM: Pelajaran di Sekolah Akan Berubah

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 678
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Buku sejarah nasional terbaru berpotensi mengubah arah kurikulum sejarah di sekolah. Perubahan ini memengaruhi isi pelajaran, metode pengajaran, serta cara siswa memahami identitas kebangsaan. Isu ini penting karena kurikulum sejarah selama ini bergantung pada satu rujukan utama. Perhatian publik menguat setelah peluncuran buku Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global. Buku tersebut […]

  • Alt gambar 1: Aksi tolak penguasaan Greenland oleh ribuan warga Denmark di Copenhagen

    Ribuan Warga Copenhagen Suarakan Penolakan atas Wacana Penguasaan Greenland

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Aksi tolak penguasaan Greenland kembali menarik perhatian publik internasional. Pada Sabtu waktu setempat, ribuan warga Denmark turun ke jalan dan menggelar aksi damai di pusat kota Copenhagen. Melalui demonstrasi ini, massa menolak wacana politik yang mengaitkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan kemungkinan penguasaan wilayah Greenland. Ribuan Warga Padati Pusat Kota Sejak […]

  • Anggota Ombudsman RI Disetujui DPR untuk Periode 2026–2031

    Anggota Ombudsman RI Disetujui DPR untuk Periode 2026–2031

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 472
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – DPR RI menyetujui Anggota Ombudsman RI periode 2026–2031 dalam Rapat Paripurna ke-12 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026. Keputusan ini mengakhiri seluruh tahapan seleksi yang Komisi II DPR RI laksanakan melalui uji kelayakan dan kepatutan. Rapat Paripurna DPR RI menyepakati sembilan nama calon Ombudsman untuk masa jabatan lima tahun. Wakil Ketua DPR […]

expand_less