Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Aksi Mahasiswa Sultra Desak Kejagung Usut Dugaan Gubernur Sultra Dan Tambang

Aksi Mahasiswa Sultra Desak Kejagung Usut Dugaan Gubernur Sultra Dan Tambang

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • visibility 309
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com — Aksi Mahasiswa Sultra berlangsung di depan kantor Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Senin (2/2/2026). Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara Bersatu mendatangi Kejaksaan Agung untuk menyampaikan tuntutan penegakan hukum atas dugaan konflik kepentingan dan pelanggaran lingkungan dalam aktivitas pertambangan di Sulawesi Tenggara.

Sejak awal aksi, mahasiswa menyampaikan tuntutan secara terbuka dan tertib. Mereka meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti informasi yang berkembang di ruang publik secara transparan dan profesional. Menurut mahasiswa, langkah tegas aparat akan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum.

Aksi Mahasiswa Sultra Soroti Dugaan Konflik Kepentingan

Dalam orasinya, mahasiswa meminta Kejaksaan Agung memanggil serta memeriksa Gubernur Sulawesi Tenggara untuk mengklarifikasi dugaan keterkaitan keluarga kepala daerah dengan perusahaan tambang PT TMS. Selain itu, mahasiswa menyoroti dugaan aktivitas pertambangan di kawasan hutan tanpa izin kehutanan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Mahasiswa menilai klarifikasi terbuka dari aparat penegak hukum akan memberikan kepastian hukum kepada publik. Dengan langkah tersebut, aparat dapat meredam spekulasi dan menjaga objektivitas penanganan perkara.

Penanganan Kasus Tambang Dinilai Belum Tegas

Koordinator Koalisi Mahasiswa Sultra Bersatu, Rama Darman, menyampaikan kritik terhadap penanganan dugaan pelanggaran oleh PT TMS. Ia menyebut aparat hanya menerapkan sanksi administratif meski dugaan perambahan kawasan hutan telah muncul di ruang publik.

“Perambahan kawasan hutan termasuk tindak pidana lingkungan dengan ancaman pidana. Namun publik hanya melihat sanksi administratif. Karena itu, kami mempertanyakan konsistensi penegakan hukum,” ujar Rama.

Dorongan Penelusuran Dugaan Dana Politik

Selain isu lingkungan, mahasiswa meminta aparat penegak hukum menelusuri dugaan pemanfaatan hasil tambang untuk kepentingan politik di daerah. Mereka menilai penelusuran menyeluruh dapat mencegah penyalahgunaan kekuasaan dan melindungi kepentingan publik.

Mahasiswa meyakini penegakan hukum yang tegas dan setara akan memperbaiki tata kelola pemerintahan daerah serta mencegah praktik serupa terulang di masa depan.

Tuntutan Mahasiswa Disampaikan Terbuka

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan empat tuntutan utama. Mereka meminta aparat memeriksa pihak-pihak terkait dugaan konflik kepentingan, mengusut dugaan perambahan kawasan hutan melalui proses pidana, menelusuri dugaan aliran dana tambang untuk kepentingan politik, serta menegakkan hukum lingkungan secara adil dan transparan.

Selain itu, mahasiswa mengajak masyarakat ikut mengawasi proses penegakan hukum di sektor pertambangan agar berjalan objektif dan akuntabel. Aparat kepolisian mengawal jalannya aksi agar tetap tertib. Hingga rilis ini terbit, Kejaksaan Agung belum menyampaikan pernyataan resmi terkait tuntutan mahasiswa.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kerusakan lingkungan tambang nikel di Indonesia

    “Nikel Berdarah, Alam Menangis: Di Balik Kilau Industri, Tersembunyi Derita Bumi dan Rakyat”.

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Rahman
    • visibility 844
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com | Indonesia kini berdiri di persimpangan sejarah. Di satu sisi, pemerintah mempromosikan hilirisasi nikel sebagai motor pertumbuhan ekonomi dan fondasi transisi energi global. Namun di sisi lain, praktik pertambangan nikel justru memicu krisis lingkungan dan ketimpangan sosial yang semakin dalam. Tata kelola tambang yang timpang, tidak akuntabel, dan terlalu memihak modal telah menciptakan […]

  • bina akrab pemuda Sultra di Bogor

    Bina akrab tahun 2025 sukses: Pandi Bastian ucapkan terima kasih

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 785
    • 0Komentar

    Bogor, duasatunews.com – Bina Akrab Pemuda Sultra menjadi ajang konsolidasi penting bagi generasi muda Sulawesi Tenggara yang tergabung dalam Pemuda 21 Sultra. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat solidaritas, tetapi juga menumbuhkan persaudaraan serta kebersamaan antaranggota dari berbagai daerah. Kegiatan tersebut berlangsung di Bogor dengan mengusung tema “Harmonis dalam Keberagaman.” Sebanyak 105 peserta mengikuti kegiatan ini […]

  • Laporkan PT (DMS) Ke Mabes Polri, Desak Pemanggilan dan Pemeriksaan Pimpinan atas Dugaan Perusakan Hutan Mangrove serta Temuan Tepi Galian yang Menambah Kekhawatiran Masyarakat

    Laporkan PT (DMS) Ke Mabes Polri, Desak Pemanggilan dan Pemeriksaan Pimpinan atas Dugaan Perusakan Hutan Mangrove serta Temuan Tepi Galian yang Menambah Kekhawatiran Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Puluhan Massa Aksi yang tergabung dalam Lembaga Kajian dan Riset Hukum menggelar aksi demonstrasi didepan Mabes Polri. Massa menuntut  pemanggilan Pimpinan tertinggi PT. Dwimitra Multiguna Sejahtera (PT. DMS), atas dugaan perusakan hutan Mangrove untuk pembangunan Jetty. Kamis, 04 Juni 2026. Ketua lembaga dan riset hukum, Muh andika Saputra , menyampaikan bahwa Kerusakan […]

  • Dewan Perdamaian Gaza: AS Usul Iuran USD 1 Miliar

    Dewan Perdamaian Gaza: AS Usul Iuran USD 1 Miliar

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 445
    • 0Komentar

    WASHINGTON, duasatunews.com – Dewan Perdamaian Gaza menjadi bagian dari proposal terbaru pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pemerintah Amerika Serikat mengusulkan agar negara-negara yang ingin memperoleh kursi permanen dalam dewan tersebut menyumbang dana lebih dari USD 1 miliar sebagai syarat keanggotaan. Media Bloomberg melaporkan usulan itu tercantum dalam rancangan piagam yang menjadi bagian dari rencana […]

  • Sekolah Rakyat anak jalanan dengan pendampingan pendidikan oleh petugas sosial di Jakarta

    Sekolah Rakyat Anak Jalanan Butuh Pendampingan Berkelanjutan

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Windi Anggraini
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Jakarta,{duasatunews.com}-Atalia Praratya mendorong pemerintah memastikan program Sekolah Rakyat untuk anak jalanan berjalan berkelanjutan. Ia menilai program ini tidak boleh berhenti pada tahap pendataan dan rekrutmen awal. Menurutnya, pemerintah sudah menunjukkan kehadiran nyata melalui pendekatan “jemput bola” untuk menjaring anak jalanan. Namun, pemerintah tetap perlu memberikan pendampingan jangka panjang agar anak-anak dapat bertahan dalam pendidikan. Apresiasi […]

  • "Parkir nontunai Tanah Abang, QR code pembayaran e-Parking, petugas Dishub mengatur lalu lintas di Jakarta."

    “Solusi Parkir Liar: DPRD DKI Dorong Penerapan Sistem Nontunai di Tanah Abang”

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Windi Anggraini
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Jakarta,{duasatunews.com}— Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, mengusulkan penerapan sistem parkir nontunai Tanah Abang sebagai langkah awal untuk mengatasi masalah parkir liar yang semakin berkembang. Tanah Abang, yang dikenal sebagai salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Jakarta, sering kali menjadi sorotan publik terkait maraknya parkir ilegal yang mengganggu ketertiban umum dan arus lalu lintas. Dengan […]

expand_less