Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » ‎LIDIK Sultra Jakarta Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KPU Konawe Utara

‎LIDIK Sultra Jakarta Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KPU Konawe Utara

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
  • visibility 523
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com –  31 Oktober 2025 — LIDIK Sultra desak Kejagung untuk mengambil alih penanganan dugaan korupsi dana hibah Pilkada yang melibatkan KPU Konawe Utara. Desakan tersebut muncul melalui aksi unjuk rasa di depan Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Lembaga Intelektual Demokrasi Indonesia (LIDIK) Sultra Jakarta menilai penanganan perkara di tingkat daerah belum menunjukkan perkembangan berarti. Selain itu, mereka juga menyoroti minimnya transparansi kepada publik.

LIDIK Sultra Desak Kejagung Ambil Alih Kasus

Dalam orasinya, massa aksi menegaskan bahwa LIDIK Sultra desak Kejagung karena kasus ini menyangkut integritas pemilu. Mereka menilai Kejaksaan Agung memiliki kewenangan lebih kuat untuk mengusut dugaan penyimpangan dana hibah Pilkada secara objektif.

Koordinator Aksi LIDIK Sultra Jakarta, Adrian Moita, menyatakan bahwa dugaan korupsi dana pemilu tidak boleh ditangani setengah hati. Menurutnya, penyelenggara pemilu harus menjaga kepercayaan publik.

“Kami meminta Kejaksaan Agung turun langsung agar proses hukum berjalan transparan,” ujar Adrian.

Dugaan Dana Hibah Dinilai Cederai Demokrasi

LIDIK Sultra Jakarta menilai dugaan korupsi dana hibah Pilkada tidak hanya merugikan keuangan negara. Praktik tersebut juga berpotensi merusak legitimasi pemilu dan mencederai suara rakyat.

Oleh karena itu, LIDIK Sultra desak Kejagung agar bertindak cepat dan tegas. Mereka menilai langkah tersebut penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pemilu.

Desakan Pemeriksaan Komisioner dan Langkah Lanjutan

Selain meminta pengambilalihan kasus, LIDIK Sultra Jakarta juga mendesak pemeriksaan seluruh komisioner KPU Konawe Utara. Mereka meminta aparat hukum menelusuri aliran dana hibah Pilkada 2024 secara menyeluruh.

Sebagai langkah lanjutan, LIDIK Sultra Jakarta berencana melaporkan dugaan pelanggaran etik ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu. Mereka berharap DKPP menjatuhkan sanksi tegas jika menemukan pelanggaran.

Aksi ini menegaskan komitmen mahasiswa Sulawesi Tenggara di Jakarta dalam mengawal transparansi, akuntabilitas, dan integritas pemilu.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demo Biaya Hidup Guncang Teheran, Puluhan Orang Tewas

    Demo Biaya Hidup Guncang Teheran, Puluhan Orang Tewas

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Teheran, duasatunews.com — Demonstrasi Teheran Iran kembali memanas pada Selasa (6/1/2026). Ribuan warga turun ke jalan memprotes krisis ekonomi, lonjakan harga kebutuhan pokok, serta anjloknya nilai tukar mata uang rial yang semakin menekan kehidupan masyarakat. Lembaga swadaya masyarakat Iran Human Rights (IHR) mencatat aparat keamanan menewaskan sedikitnya 27 demonstran. Dari jumlah itu, lima korban merupakan […]

  • banjir Jakarta hari ini merendam permukiman warga

    Banjir Jakarta Hari Ini Rendam 80 RT dan 23 Ruas Jalan

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 258
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Hingga Kamis pukul 18.00 WIB, banjir masih menggenangi 80 rukun tetangga (RT) dan 23 ruas jala.n di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, serta Jakarta Timur. Sejak pagi hari, hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah Ibu Kota dan memicu genangan di berbagai kawasan. Selama beberapa jam, hujan deras menaikkan debit air sungai dan menekan kapasitas […]

  • korupsi tambang Konawe Utara di wilayah pertambangan

    KOLTIVNAS Desak Kejagung Periksa Oknum Notaris Terkait Kasus Pertambangan di Konawe Utara  

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Arin fahrul Sanjaya
    • visibility 506
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Koalisi Aktivis Nasional Sulawesi Tenggara–Jakarta (KOLTIVNAS Sultra–Jakarta) menyoroti dugaan keterlibatan notaris berinisial TFA dalam kasus pertambangan bermasalah di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. TFA tercatat menjabat sebagai Direktur Utama PT Tristaco Mineral Makmur (TMM) dan Komisaris Utama PT Trised Mega Cemerlang (TMC). KOLTIVNAS menilai posisi tersebut menempatkan TFA pada peran strategis dalam […]

  • PPh 21 ditanggung pemerintah sebagai insentif pajak bagi pekerja tahun 2026

    PPh 21 Ditanggung Pemerintah, Berlaku Penuh Sepanjang 2026

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Pemerintah menerapkan kebijakan PPh 21 ditanggung pemerintah bagi pekerja berpenghasilan tertentu sepanjang 2026. Melalui kebijakan ini, pemerintah menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan yang masih berlangsung. Untuk itu, pemerintah menetapkan kebijakan tersebut melalui Kementerian Keuangan dengan menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 105 Tahun 2025. Dengan […]

  • Mentan Amran meninjau stok beras Sulsel di gudang Bulog

    Stok Beras Sulsel 761 Ribu Ton, Amran Ungkap Lonjakan

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Makassar (duasatunews.com) – Stok beras Sulsel melonjak tajam hingga mencapai 761 ribu ton. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan capaian tersebut saat meninjau gudang Perum Bulog di Panaikang, Makassar. Ia menjelaskan bahwa sebelumnya stok beras di wilayah tersebut hanya sekitar 300 ribu ton. Kini jumlahnya meningkat lebih dari dua kali lipat dalam waktu singkat. “Ini […]

  • Prabowo Berikan Bonus Besar untuk Atlet SEA Games, Emas Diguyur Rp 1 Miliar

    Prabowo Berikan Bonus Besar untuk Atlet SEA Games, Emas Diguyur Rp 1 Miliar

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Kebijakan pemberian bonus besar kepada atlet peraih medali SEA Games kembali mengundang perhatian publik. Di tengah kebutuhan pembenahan pembinaan olahraga nasional, pemerintah menyiapkan insentif hingga Rp1 miliar bagi atlet peraih emas. Kebijakan ini dinilai berdampak langsung pada masa depan atlet dan arah prioritas anggaran negara. Isu ini menguat karena Indonesia baru menutup […]

expand_less