Breaking News
light_mode
Beranda » News » Indonesia Percepat Kedaulatan Energi, Hilirisasi Nikel Perkuat Ekosistem Baterai Nasional

Indonesia Percepat Kedaulatan Energi, Hilirisasi Nikel Perkuat Ekosistem Baterai Nasional

  • account_circle Reski
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
  • visibility 230
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com)-Indonesia mempercepat hilirisasi nikel untuk memperkuat ekosistem baterai nasional sekaligus mendorong kedaulatan energi. Langkah ini menjadi semakin penting, terutama di tengah tekanan harga minyak global dan ketidakpastian pasokan bahan bakar minyak (BBM).

Selain itu, pemerintah juga terus mengurangi ketergantungan pada energi fosil dengan mempercepat pengembangan kendaraan listrik berbasis nikel.

Head of External Relations Forum Industri Nikel Indonesia (FINI), Mordekhai Aruan, menegaskan bahwa kebutuhan membangun rantai pasok kendaraan listrik sebenarnya sudah muncul sejak beberapa tahun terakhir. Bahkan, menurut dia, dorongan tersebut semakin kuat seiring target net zero emission 2060.

“Urgensi pengembangan rantai pasok kendaraan listrik berbasis nikel sudah terasa sejak dua hingga tiga tahun terakhir,” ujarnya.

Transformasi Industri dari Hulu ke Hilir

Selanjutnya, Indonesia mengubah strategi dari eksportir bahan mentah menjadi produsen bernilai tambah. Kini, pelaku industri tidak lagi hanya menjual nikel mentah, tetapi juga mengolahnya menjadi material utama baterai kendaraan listrik.

Di sisi lain, kebijakan ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menekankan kemandirian energi dan hilirisasi industri. Oleh karena itu, pemerintah terus memperkuat fondasi industri nasional.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, juga menegaskan bahwa tingginya konsumsi energi fosil mendorong percepatan transisi energi bersih. Karena itu, pemerintah fokus membangun ekosistem kendaraan listrik secara terintegrasi.

Posisi Strategis di Rantai Pasok Global

Lebih lanjut, Indonesia kini menempati posisi strategis dalam rantai pasok kendaraan listrik global. Hal ini terjadi karena Indonesia memiliki cadangan nikel besar, dukungan investasi kuat, serta teknologi pengolahan yang terus berkembang.

Namun demikian, FINI menilai pembangunan smelter saja belum cukup. Sebaliknya, Indonesia perlu memperkuat ekosistem industri secara menyeluruh dari hulu hingga hilir.

Peran Industri dalam Penguatan Ekosistem

Sementara itu, sektor industri juga активно mengambil peran. Salah satunya adalah PT QMB New Energy Materials yang berkontribusi dalam rantai pasok material baterai nasional.

Perusahaan ini memproduksi:

  • 150.000 ton mixed hydroxide precipitate (MHP) per tahun
  • 30.000 ton NCM sulfates
  • 50.000 ton prekursor katoda

Dengan demikian, perusahaan tersebut membantu menjaga stabilitas pasokan bahan baku baterai kendaraan listrik.

Tantangan dan Arah ke Depan

Meski demikian, tantangan tetap ada. Ke depan, Indonesia perlu mendorong investasi lebih besar agar mampu membangun ekosistem industri nikel yang terintegrasi.

Selain itu, pendekatan end-to-end juga menjadi kunci agar Indonesia tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah, tetapi juga pemain utama dalam industri kendaraan listrik global.

Menuju Kemandirian Energi

Pada akhirnya, hilirisasi nikel tidak hanya meningkatkan nilai tambah ekonomi, tetapi juga memperkuat ketahanan energi nasional. Oleh sebab itu, pemerintah terus mendorong pengembangan ekosistem baterai sebagai bagian dari transisi energi bersih.

Dengan langkah ini, Indonesia semakin dekat menuju kedaulatan energi berbasis teknologi baterai.

  • Penulis: Reski
  • Editor: nur waida

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • wilayah sengketa coc laut china selatan spratly

    CoC Laut China Selatan Masuki Tahap Krusial

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Beijing, (duasatunews.com) – Menteri Luar Negeri China Wang Yi menyatakan negosiasi pedoman tata perilaku atau CoC Laut China Selatan telah memasuki tahap krusial. Menurutnya, seluruh pihak berharap dapat mencapai kesepakatan mengenai aturan bersama di kawasan tersebut dalam waktu dekat. “Dengan terus melaksanakan Deklarasi Perilaku Para Pihak (DoC), perundingan kini berada pada fase penting. Karena itu, […]

  • BANJIR BUKAN TAKDIR, TAPI ULAH ILEGAL LOGGING

    BANJIR BUKAN TAKDIR, TAPI ULAH ILEGAL LOGGING

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Dr. Eni Samayati
    • visibility 693
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Setiap kali banjir melanda, pemandangan serupa muncul di berbagai wilayah Indonesia. Air merendam rumah warga, orang tua menggendong anak melintasi arus, dan keluarga berjuang menyelamatkan harta seadanya. Namun, banyak pihak masih menyebut peristiwa ini sebagai musibah alam, padahal tindakan manusia kerap memicu bencana tersebut. Praktik ilegal logging terus memperparah kondisi lingkungan. Oleh karena […]

  • Kisah suku Nomaden di pusat pembangunan Papua yang harus gotong orang sakit lewati hutan belantara – “Mengapa negara tidak melihat kami?

    Kisah suku Nomaden di pusat pembangunan Papua yang harus gotong orang sakit lewati hutan belantara – “Mengapa negara tidak melihat kami?

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 621
    • 0Komentar

    Warga adat Elseng Kampung Omon di Kabupaten Jayapura, Papua, telah lebih dari tiga dekade meninggalkan pola hidup nomaden atas permintaan pemerintah. Namun hingga kini, warga masih hidup terisolasi tanpa akses listrik, pendidikan, layanan kesehatan, dan jaringan komunikasi. Jakarta, duasatunews.com — Komunitas adat Elseng telah lebih dari tiga dekade meninggalkan pola hidup nomaden setelah pemerintah meminta […]

  • Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier kritik serangan AS Israel ke Iran

    Serangan AS Israel ke Iran Dikritik Jerman

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Berlin, (duasatunews.com) – Serangan AS Israel ke Iran menjadi perhatian internasional setelah Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier menyampaikan keprihatinannya terhadap eskalasi konflik tersebut. Ia menegaskan pentingnya menjunjung hukum internasional dalam setiap tindakan antarnegara. Steinmeier menyampaikan pernyataan itu pada Selasa (24/3) saat menghadiri peringatan 75 tahun pembentukan kembali Kementerian Luar Negeri Jerman. Dalam kesempatan tersebut, ia menyoroti […]

  • penahanan vanessa mabes polri disorot publik

    Penahanan Vanessa Mabes Polri Disorot, Keluarga dan Kuasa Hukum Keluhkan Akses Kunjungan

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 411
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Kasus penahanan Vanessa Mabes Polri terus menyedot perhatian publik. Sejak awal proses hukum berjalan, keluarga dan kuasa hukum menyampaikan keberatan atas pembatasan akses kunjungan. Oleh karena itu, mereka meminta aparat penegak hukum menjalankan prosedur penahanan secara terbuka, proporsional, dan sesuai dengan ketentuan KUHP Baru. Vanessa menjalani penahanan di Mabes Polri sejak 12 […]

  • Aksi Serba Hitam SPPG di Jakarta desak polisi usut teror Ketua BEM UGM

    Aksi Serba Hitam SPPG di Jakarta, Desak Polisi Usut Teror Ketua BEM UGM dan Tolak MBG

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 268
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) — Solidaritas Pemuda & Pelajar ber-Gerak (SPPG) menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Jumat (27/2/2026). Massa aksi menyasar dua titik, yakni Mabes Polri dan kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Sekitar 50 peserta aksi mengenakan pakaian hitam sebagai simbol protes terhadap kebijakan negara yang, menurut mereka, tidak berpihak pada kepentingan masyarakat luas. Massa menyampaikan […]

expand_less