Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Iran Ancam Tutup Laut Merah Usai Blokade AS, Ketegangan Maritim Meningkat

Iran Ancam Tutup Laut Merah Usai Blokade AS, Ketegangan Maritim Meningkat

  • account_circle Reski
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • visibility 285
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com) — Iran blokade Selat Hormuz menjadi sorotan dunia setelah Iran meningkatkan tekanan terhadap Amerika Serikat. Langkah ini memicu ancaman serius terhadap jalur perdagangan global, termasuk kemungkinan penutupan Laut Merah.

Kepala komando militer Iran, Ali Abdollahi, menegaskan bahwa pasukan Iran siap menghentikan aktivitas ekspor dan impor di kawasan strategis. Ia menyebut wilayah seperti Teluk Persia, Laut Oman, dan Laut Merah sebagai fokus utama pengawasan militer.

Dampak Iran Blokade Selat Hormuz terhadap Perdagangan Global

Ancaman Iran blokade Selat Hormuz berpotensi mengguncang stabilitas ekonomi dunia. Selat ini merupakan jalur vital distribusi minyak global. Gangguan kecil saja dapat memicu lonjakan harga energi internasional.

Meski tekanan meningkat, Iran tetap menjalankan aktivitas pelayaran. Sejumlah kapal dagang masih melintasi Selat Hormuz dalam beberapa hari terakhir.

Sebagai perbandingan, Anda juga bisa membaca perkembangan konflik geopolitik lainnya di kawasan Timur Tengah pada artikel internal berikut:

AS Perketat Tekanan, Iran Siapkan Respons

Amerika Serikat memulai blokade pelabuhan Iran setelah perundingan kedua negara gagal mencapai kesepakatan. Washington meningkatkan tekanan untuk membatasi aktivitas ekonomi Iran.

Sebaliknya, Iran memilih langkah tegas. Pemerintahnya menilai kebijakan AS mengganggu stabilitas kawasan dan melanggar kesepakatan sebelumnya.

Untuk memahami konteks global, simak juga laporan internasional terkait jalur perdagangan dunia dari sumber berikut:

Potensi Krisis Energi Global

Jika Iran benar-benar memperluas blokade, dampaknya bisa meluas ke berbagai sektor. Distribusi minyak, logistik global, hingga stabilitas ekonomi dapat terganggu.

Kawasan seperti Selat Hormuz dan Laut Merah memegang peran penting dalam rantai pasok dunia. Karena itu, eskalasi konflik di wilayah ini terus menjadi perhatian internasional.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Windi anggraini

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Raksasa Tambang Mau Gabung, Siap-Siap Tembaga Naik

    Dua Raksasa Tambang Mau Gabung, Siap-Siap Tembaga Naik

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 569
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Konsolidasi di industri tambang global kembali menguat dan berpotensi mengubah peta penguasaan komoditas strategis dunia. Pembicaraan awal antara Rio Tinto dan Glencore membuka kemungkinan lahirnya raksasa tambang baru, di saat pasar tembaga menghadapi tekanan pasokan dan lonjakan permintaan global. Isu ini muncul ketika banyak negara mempercepat transisi energi dan membutuhkan tembaga dalam jumlah […]

  • KPK: Perjanjian Dagang RI-AS soal Energi Berisiko Terjadi Korupsi

    KPK: Perjanjian Dagang RI-AS soal Energi Berisiko Terjadi Korupsi

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 534
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan pemerintah tentang potensi risiko korupsi dalam perjanjian dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat. Risiko tersebut muncul dari rencana pembelian serta investasi energi yang masuk dalam kebijakan tarif resiprokal. Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan pemerintah belum menyusun instrumen hukum operasional yang mengikat untuk kesepakatan tersebut. Akibatnya, ketidakpastian hukum […]

  • “Pemerintah pusat menggelar rapat koordinasi pemulihan keamanan Wamena bersama pemerintah daerah dan tokoh masyarakat Papua Pegunungan”

    Pemerintah Pusat Fokus Pulihkan Keamanan dan Kehidupan Warga di Wamena

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)– Pemerintah pusat mempercepat langkah pemulihan keamanan di Wamena setelah konflik yang berdampak pada masyarakat di wilayah tersebut. Pemerintah juga memastikan pelayanan publik, aktivitas ekonomi, dan pendidikan kembali berjalan normal. Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk, mengatakan pemerintah hadir penuh untuk membantu masyarakat terdampak dan menjaga situasi tetap kondusif. “Kami fokus memulihkan kehidupan masyarakat agar […]

  • lulusan Sekolah Rakyat membaca buku bersama di lingkungan belajar

    Lulusan Sekolah Rakyat Dipastikan Terserap, Mensos Tekankan Nol Pengangguran

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan pemerintah memastikan lulusan Sekolah Rakyat tidak menganggur dengan membuka akses kerja dan pendidikan. Saifullah Yusuf menyampaikan pernyataan itu dalam acara evaluasi program Sekolah Rakyat di Jakarta, Rabu. Ia menekankan lulusan harus berperan sebagai agen perubahan di masyarakat. Pemerintah menyediakan dua jalur utama bagi lulusan. Lulusan yang ingin melanjutkan pendidikan […]

  • Program rumah layak huni Papua bagi warga dengan pembangunan rumah oleh pemerintah

    Wagub PBD Dukung Program 21 Ribu Rumah Layak Huni untuk Warga Papua

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)//Wakil Gubernur Papua Barat Daya (PBD), Ahmad Nausrau, mendukung penuh program pembangunan dan rehabilitasi 21.000 rumah layak huni bagi masyarakat di Tanah Papua. Program ini menjadi langkah strategis untuk menjawab tingginya kebutuhan hunian di wilayah tersebut. Ahmad Nausrau menyampaikan dukungan itu setelah menghadiri rapat koordinasi yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Jakarta, Rabu […]

  • Polresta Malang Kota tangani kasus Yai Mim

    Penyebab Kematian Yai Mim Terungkap, Polisi Soroti Asfiksia

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 232
    • 4Komentar

    Fakta Awal Terungkap Jakarta, (duasatunews.com)-Kasus penyebab kematian Yai Mim mulai menemukan titik terang. Selain itu, mantan dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Imam Muslimin atau Yai Mim, diduga meninggal karena asfiksia atau kekurangan oksigen. Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, menyampaikan hasil pemeriksaan tim dokter dari RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Lebih lanjut, […]

expand_less