Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Taj Mahal: Monumen Cinta Abadi dari India

Taj Mahal: Monumen Cinta Abadi dari India

  • account_circle Brian Putra
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • visibility 613
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Pada tahun 1983, UNESCO menetapkan Taj Mahal sebagai salah satu Situs Warisan Dunia. Penetapan ini menegaskan posisi Taj Mahal sebagai monumen bersejarah yang memiliki nilai budaya luar biasa bagi dunia.

Taj Mahal memang dikenal karena kemegahannya. Namun, di balik keindahan arsitekturnya, monumen ini menyimpan kisah cinta dan tragedi yang mendalam.

Bukan Masjid, Melainkan Makam Cinta

Sekilas, Taj Mahal tampak seperti masjid besar dengan kubah putih yang menjulang tinggi. Faktanya, bangunan ini merupakan mausoleum atau makam. Kaisar Mughal Shah Jahan membangunnya sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi istrinya, Mumtaz Mahal.

Shah Jahan sangat mencintai Mumtaz Mahal. Ia kehilangan sang istri pada tahun 1631, saat Mumtaz wafat ketika melahirkan anak ke-14 mereka. Peristiwa itu meninggalkan duka mendalam bagi sang kaisar.

Pembangunan yang Menguras Tenaga dan Waktu

Shah Jahan memerintahkan pembangunan Taj Mahal pada tahun 1632 M. Ia melibatkan ribuan pekerja, seniman, dan arsitek dari berbagai wilayah. Para ahli datang dari India, Persia, Asia Tengah, hingga Kekaisaran Ottoman.

Proyek besar ini juga memanfaatkan ribuan gajah untuk mengangkut material bangunan. Proses pembangunannya memakan waktu sekitar 20 hingga 22 tahun dan rampung pada 1653 M.

Keindahan Arsitektur yang Mengagumkan Dunia

Para perancang menggunakan marmer putih dari Makrana, Rajasthan, sebagai bahan utama. Mereka menghiasi bangunan dengan batu mulia seperti giok, pirus, lapis lazuli, dan jasper. Perpaduan gaya Islam, Persia, Ottoman, dan India menciptakan harmoni arsitektur yang luar biasa.

Selain makam utama, kompleks Taj Mahal mencakup masjid, wisma tamu, taman charbagh bergaya Persia, serta gerbang utama yang megah. Para arsitek merancang seluruh elemen dengan simetri dan presisi tinggi.

Akhir Tragis Sang Kaisar

Di akhir hidupnya, Shah Jahan menghadapi konflik perebutan kekuasaan dengan anak-anaknya. Aurangzeb keluar sebagai pemenang dan menggulingkan ayahnya sendiri dari tahta.

Aurangzeb kemudian memenjarakan Shah Jahan di Benteng Agra. Dari dalam penjara, Shah Jahan hanya bisa memandangi Taj Mahal dari kejauhan. Ia jatuh sakit dan meninggal dunia sekitar tahun 1666.

 

Saksi Cinta dan Tragedi

Kini, Taj Mahal berdiri sebagai simbol cinta yang abadi. Monumen ini juga menjadi saksi bisu atas pengorbanan, kehilangan, dan tragedi keluarga dalam sejarah Kekaisaran Mughal.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Pemerintah pusat menggelar rapat koordinasi pemulihan keamanan Wamena bersama pemerintah daerah dan tokoh masyarakat Papua Pegunungan”

    Pemerintah Pusat Fokus Pulihkan Keamanan dan Kehidupan Warga di Wamena

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)– Pemerintah pusat mempercepat langkah pemulihan keamanan di Wamena setelah konflik yang berdampak pada masyarakat di wilayah tersebut. Pemerintah juga memastikan pelayanan publik, aktivitas ekonomi, dan pendidikan kembali berjalan normal. Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk, mengatakan pemerintah hadir penuh untuk membantu masyarakat terdampak dan menjaga situasi tetap kondusif. “Kami fokus memulihkan kehidupan masyarakat agar […]

  • Jakarta Kota Sinema kolaborasi Busan di Balai Kota Jakarta

    Jakarta Perkuat Kolaborasi Global, Bidik Status Kota Sinema Dunia Lewat Kerja Sama dengan Busan

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 357
    • 2Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempercepat langkah menjadikan ibu kota sebagai kota sinema melalui kerja sama internasional dengan Busan, Korea Selatan. Delegasi Busan Film Commission mengunjungi Balai Kota Jakarta pada 9–10 April 2026. Pertemuan ini memperkuat pengembangan industri perfilman di Jakarta. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menilai Jakarta memiliki potensi besar di […]

  • armada militer AS menuju Timur Tengah memicu respons Iran

    Respons Iran Armada AS: Siaga Tinggi di Timur Tengah

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 570
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Respons Iran armada AS terlihat dari peningkatan kesiapsiagaan militer Teheran setelah Amerika Serikat mengerahkan gugus kapal induk dan aset tempur ke Timur Tengah. Situasi ini memperkuat eskalasi ketegangan Timur Tengah yang terus berkembang dalam beberapa waktu terakhir. Pernyataan pejabat Iran tersebut dikutip oleh The Independent, yang melaporkan bahwa Teheran akan merespons keras […]

  • Api di Negeri Salju: Swiss Selidiki Kebakaran Maut di Bar Resor Ski, Dua Manajer Resmi Didakwa Lalai

    Api di Negeri Salju: Swiss Selidiki Kebakaran Maut di Bar Resor Ski, Dua Manajer Resmi Didakwa Lalai

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 713
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Kebakaran bar Swiss mengguncang kawasan wisata musim dingin Eropa setelah api melalap sebuah bar di resor ski populer. Insiden maut ini menewaskan sejumlah pengunjung dan menyeret dua manajer operasional ke proses pidana. Jaksa menilai manajemen bar gagal menerapkan standar keselamatan kebakaran yang wajib melindungi pengunjung. Otoritas penegak hukum Swiss menaikkan status kasus […]

  • Kurikulum Pemuda 21 dibahas dalam rapat pengkaderan Pemuda 21

    Duta Adrian Saputra: Finalisasi Kurikulum Pengkaderan Pemuda 21 Menjadi Prioritas

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Direktur Pengkaderan Pemuda 21, Duta Adrian Saputra, memprioritaskan finalisasi Kurikulum Pengkaderan Pemuda 21. Langkah ini bertujuan memperkuat sistem kaderisasi organisasi. Selain itu, kebijakan tersebut diharapkan meningkatkan kualitas pembinaan bagi seluruh kader. Menurut Duta Adrian Saputra, kurikulum menjadi fondasi utama dalam proses kaderisasi. Dengan demikian, setiap kader akan memperoleh arah pembelajaran yang jelas. […]

  • mahasiswa sultra tolak tambang di jakarta

    Skandal Jual beli Dokumen: ESDM Didesak Tolak RKAB PT TMM, Kejagung Diminta Tangkap Tri Firdaus

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Arin fahrul Sanjaya
    • visibility 965
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Suara penolakan terhadap praktik kotor di sektor pertambangan kembali menggema di ibu kota. Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara (Sultra) Jakarta bersiap turun ke jalan. Mereka menuntut negara menghentikan privilese hukum bagi korporasi nakal dan menegakkan keadilan tanpa pandang bulu. Aksi ini muncul karena aparat penegak hukum belum menuntaskan dugaan korupsi tambang nikel. Kasus […]

expand_less