Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Taj Mahal: Monumen Cinta Abadi dari India

Taj Mahal: Monumen Cinta Abadi dari India

  • account_circle Brian Putra
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • visibility 328
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Pada tahun 1983, UNESCO menetapkan Taj Mahal sebagai salah satu Situs Warisan Dunia. Penetapan ini menegaskan posisi Taj Mahal sebagai monumen bersejarah yang memiliki nilai budaya luar biasa bagi dunia.

Taj Mahal memang dikenal karena kemegahannya. Namun, di balik keindahan arsitekturnya, monumen ini menyimpan kisah cinta dan tragedi yang mendalam.

Bukan Masjid, Melainkan Makam Cinta

Sekilas, Taj Mahal tampak seperti masjid besar dengan kubah putih yang menjulang tinggi. Faktanya, bangunan ini merupakan mausoleum atau makam. Kaisar Mughal Shah Jahan membangunnya sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi istrinya, Mumtaz Mahal.

Shah Jahan sangat mencintai Mumtaz Mahal. Ia kehilangan sang istri pada tahun 1631, saat Mumtaz wafat ketika melahirkan anak ke-14 mereka. Peristiwa itu meninggalkan duka mendalam bagi sang kaisar.

Pembangunan yang Menguras Tenaga dan Waktu

Shah Jahan memerintahkan pembangunan Taj Mahal pada tahun 1632 M. Ia melibatkan ribuan pekerja, seniman, dan arsitek dari berbagai wilayah. Para ahli datang dari India, Persia, Asia Tengah, hingga Kekaisaran Ottoman.

Proyek besar ini juga memanfaatkan ribuan gajah untuk mengangkut material bangunan. Proses pembangunannya memakan waktu sekitar 20 hingga 22 tahun dan rampung pada 1653 M.

Keindahan Arsitektur yang Mengagumkan Dunia

Para perancang menggunakan marmer putih dari Makrana, Rajasthan, sebagai bahan utama. Mereka menghiasi bangunan dengan batu mulia seperti giok, pirus, lapis lazuli, dan jasper. Perpaduan gaya Islam, Persia, Ottoman, dan India menciptakan harmoni arsitektur yang luar biasa.

Selain makam utama, kompleks Taj Mahal mencakup masjid, wisma tamu, taman charbagh bergaya Persia, serta gerbang utama yang megah. Para arsitek merancang seluruh elemen dengan simetri dan presisi tinggi.

Akhir Tragis Sang Kaisar

Di akhir hidupnya, Shah Jahan menghadapi konflik perebutan kekuasaan dengan anak-anaknya. Aurangzeb keluar sebagai pemenang dan menggulingkan ayahnya sendiri dari tahta.

Aurangzeb kemudian memenjarakan Shah Jahan di Benteng Agra. Dari dalam penjara, Shah Jahan hanya bisa memandangi Taj Mahal dari kejauhan. Ia jatuh sakit dan meninggal dunia sekitar tahun 1666.

 

Saksi Cinta dan Tragedi

Kini, Taj Mahal berdiri sebagai simbol cinta yang abadi. Monumen ini juga menjadi saksi bisu atas pengorbanan, kehilangan, dan tragedi keluarga dalam sejarah Kekaisaran Mughal.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • aksi mahasiswa sultra di kejagung soroti dugaan perambahan hutan

    Mahasiswa Gelar Aksi di Kejagung, Desak Pengusutan Dugaan Perambahan Hutan di Sultra

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di depan Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Senin (2/2/2026). Melalui aksi ini, mahasiswa mendesak aparat penegak hukum menindaklanjuti dugaan pelanggaran hukum di sektor pertambangan dan kehutanan di Sulawesi Tenggara. Selain itu, mahasiswa menilai penegakan hukum lingkungan membutuhkan perhatian serius. Mereka meminta aparat bertindak transparan dan […]

  • pemuda Indonesia dan harapan masa depan

    Masa Depan

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Rahman
    • visibility 455
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Masa depan terus memanggil kita—pelan, tetapi pasti. Ia bukan sekadar waktu yang belum tiba, melainkan ruang harapan yang menunggu untuk kita perjuangkan. Di sanalah impian-impian yang belum terwujud bersembunyi, menanti keberanian kita untuk menjemputnya. Namun, masa depan tidak pernah menawarkan jalan yang mudah. Sering kali ia tampak jauh, terasa menakutkan, bahkan terlihat […]

  • demo Kaltim 21 April di Kantor Gubernur Samarinda diikuti mahasiswa dan masyarakat membawa bendera organisasi

    Ribuan Massa Demo di Samarinda, Desak Evaluasi Kebijakan hingga Isu Dugaan KKN Menguat

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 124
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)//Demo Kaltim 21 April berlanjut ke Kantor Gubernur Kalimantan Timur setelah ribuan mahasiswa dan elemen masyarakat lebih dulu menggelar aksi di gedung DPRD Kaltim, Selasa (21/4/2026). Sekitar pukul 13.00 Wita, massa bergerak dari DPRD menuju Kantor Gubernur. Mereka melanjutkan aksi dengan orasi terbuka dan menyampaikan tuntutan secara langsung. Massa tetap bertahan hingga sore hari untuk […]

  • Balinale 2026 Denpasar menghadirkan penonton yang menyaksikan pemutaran film internasional di dalam bioskop

    Balinale 2026 di Denpasar Perkuat Pariwisata Berkualitas dan Dorong Industri Kreatif Global

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com)Balinale 2026 di Denpasar menjadi strategi penting Pemerintah Kota Denpasar untuk meningkatkan kualitas pariwisata. Festival ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memperkuat citra kota sebagai pusat budaya dan kreativitas. Pariwisata Berbasis Pengalaman Pemerintah Kota Denpasar menargetkan Bali International Film Festival sebagai penggerak wisata berbasis pengalaman. Selain itu, Sekretaris Daerah, I Gusti Ngurah Eddy […]

  • korupsi tambang Konawe Utara di wilayah pertambangan

    KOLTIVNAS Desak Kejagung Periksa Oknum Notaris Terkait Kasus Pertambangan di Konawe Utara  

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Arin fahrul Sanjaya
    • visibility 618
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Koalisi Aktivis Nasional Sulawesi Tenggara–Jakarta (KOLTIVNAS Sultra–Jakarta) menyoroti dugaan keterlibatan notaris berinisial TFA dalam kasus pertambangan bermasalah di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. TFA tercatat menjabat sebagai Direktur Utama PT Tristaco Mineral Makmur (TMM) dan Komisaris Utama PT Trised Mega Cemerlang (TMC). KOLTIVNAS menilai posisi tersebut menempatkan TFA pada peran strategis dalam […]

  • DPD Corak Konkep Desak Kejagung RI dan Kementerian PU Usut Tuntas Dugaan Penyimpangan Proyek Jembatan Gantung Tumburano

    DPD Corak Konkep Desak Kejagung RI dan Kementerian PU Usut Tuntas Dugaan Penyimpangan Proyek Jembatan Gantung Tumburano

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Dewan Pimpinan Daerah Corong Aspirasi Rakyat Konawe Kepulauan (DPD CORAK KONKEP) menegaskan akan menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Agung Republik Indonesia dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebagai bentuk dorongan kepada aparat penegak hukum agar segera mengusut dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan Proyek Pembangunan Jembatan Gantung Tumburano di Kabupaten Konawe Kepulauan. (05/06/2025). […]

expand_less