Breaking News
light_mode
Beranda » Olahraga » Svitolina Juara Italian Open 2026, Tundukkan Gauff di Final Dramatis

Svitolina Juara Italian Open 2026, Tundukkan Gauff di Final Dramatis

  • account_circle Reski
  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • visibility 147
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com) – Petenis Ukraina Elina Svitolina sukses merebut gelar WTA 1000 Italian Open 2026 usai mengalahkan Coco Gauff pada partai final, Minggu WIB. Svitolina menang lewat duel ketat tiga set dengan skor 6-4, 6-7(5), 6-2.

Keberhasilan tersebut menjadi gelar ketiga Svitolina di Roma setelah sebelumnya menjuarai turnamen yang sama pada 2017 dan 2018. Trofi ini sekaligus menegaskan kebangkitan petenis Ukraina itu di level elite tenis dunia.

“Jelas ini adalah pertarungan yang sangat sulit. Saya sangat senang dengan cara saya mengatasi kegugupan, tidak hanya hari ini tetapi juga sepanjang turnamen ini,” kata Svitolina dikutip dari WTA.

Gauff Sempat Mendominasi Awal Laga

Gauff membuka pertandingan dengan permainan agresif. Unggulan ketiga asal Amerika Serikat itu sempat mematahkan servis lawannya dua kali untuk memimpin 2-0 dan 4-2 pada set pertama.

Namun, Svitolina mampu bangkit dan mengubah jalannya pertandingan. Ia menyelamatkan tiga break point penting pada gim kesembilan sebelum merebut keunggulan 5-4. Setelah itu, Svitolina mematahkan servis Gauff untuk mengunci set pertama 6-4.

Perlawanan sengit terjadi pada set kedua. Gauff berhasil unggul 6-5 setelah mencuri break penting, tetapi Svitolina langsung membalas dan memaksa tie-break. Pada momen tersebut, Gauff tampil lebih tenang dan memenangi tie-break 7-5 untuk menyamakan kedudukan.

Svitolina Dominan di Set Penentuan

Memasuki set ketiga, Svitolina kembali mengambil kendali permainan. Ia mematahkan servis Gauff pada gim kelima dan ketujuh sehingga unggul 5-2.

Petenis berusia 31 tahun itu akhirnya memastikan kemenangan setelah menyelamatkan tiga break point dan mengonversi match point ketiga. Pertandingan berlangsung selama dua jam 49 menit.

Hasil tersebut membuat rekor pertemuan Svitolina melawan Gauff menjadi 4-2. Selain itu, ia mempertahankan catatan sempurna dengan delapan kemenangan dari delapan final lapangan tanah liat WTA.

Pecahkan Rekor dan Raih Gelar Ke-20

Kesuksesan di Roma juga membawa Svitolina mencatat sejumlah rekor penting. Ia menjadi petenis tertua yang meraih tiga gelar atau lebih di satu turnamen level WTA 1000 pada usia 31 tahun 237 hari.

Rekor sebelumnya dipegang Serena Williams saat menorehkan pencapaian serupa di Miami pada 2013.

Selain itu, Svitolina menjadi petenis pertama yang mencatat tiga kemenangan atas pemain top 5 dalam satu edisi turnamen Roma. Gelar Italian Open 2026 juga menjadi trofi tunggal WTA ke-20 sepanjang kariernya, menjadikannya petenis Ukraina pertama di era Open yang mencapai pencapaian tersebut.

Bangkit Setelah Cuti Melahirkan

Svitolina mengaku perjalanan kembali ke level tertinggi tidak berjalan mudah setelah cuti melahirkan putrinya pada Oktober 2022. Ia baru kembali bertanding pada April 2023.

“Ketika saya kembali, yang terpenting bagi saya adalah memberi diri saya kesempatan untuk bermain di level tertinggi,” ujar Svitolina.

Menurut dia, target awalnya hanya kembali masuk 100 besar dunia sebelum perlahan menembus 30 besar agar kembali menjadi unggulan turnamen.

“Sejak tahun lalu saya mulai merasa level permainan saya sudah ada. Saya hanya perlu lebih konsisten dan lebih kuat secara fisik agar bisa kembali ke 10 besar dunia,” kata Svitolina.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Modus OTT KPK Berubah, Ketua KPK Ungkap Pola Baru

    Modus OTT KPK Berubah, Ketua KPK Ungkap Pola Baru

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 429
    • 9Komentar

    Modus OTT KPK berubah seiring perkembangan praktik korupsi yang semakin kompleks. Seiring dengan itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melihat pelaku tidak lagi mengandalkan penyerahan uang tunai. Sebaliknya, mereka kini aktif menyamarkan aliran dana melalui transaksi berlapis. Jakarta, duasatunews.com  — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menegaskan bahwa modus OTT KPK berubah secara nyata. Saat […]

  • IRWANUDDIN H.I KULLA BERI KULIAH UMUM DIKAMPUS PEP BANDUNG

    IRWANUDDIN H.I KULLA BERI KULIAH UMUM DIKAMPUS PEP BANDUNG

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 1.556
    • 1Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Energi nuklir di Indonesia kembali menjadi topik penting dalam agenda transisi energi nasional. Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung mengangkat isu tersebut melalui kuliah umum bertema “Proses dan Tantangan Penerapan Energi Nuklir di Indonesia” pada Selasa (22/4/2025). PEP Bandung menghadirkan Irwanuddin H.I. Kulla sebagai narasumber utama. Ia menjabat Tenaga Ahli Menteri Energi […]

  • GPM Jabodetabek Desak Kejagung & Kajati Sulbar Usut Tuntas Kasus Dugaan Makelar Jual Beli Titik yang Melibatkan Beberapa Oknum Ketua Yayasan

    GPM Jabodetabek Desak Kejagung & Kajati Sulbar Usut Tuntas Kasus Dugaan Makelar Jual Beli Titik yang Melibatkan Beberapa Oknum Ketua Yayasan

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – 16 Juni 2026 Gerakan Pemantau Masyarakat (GPM) wilayah Sulawesi Barat secara resmi mendesak Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat (Kajati Sulbar) untuk mengusut secara mendalam, transparan, dan tuntas kasus dugaan praktik makelar jual beli titik SPPG ( Satuan pelayanan pemenuhan Gizi) yang diduga melibatkan sejumlah oknum ketua yayasan di wilayah sulawesi barat. Koordinator GPM […]

  • Konflik Poso 1998–2001 di Sulawesi Tengah, ilustrasi kerusuhan komunal dan upaya rekonsiliasi nasional

    Konflik Poso: Dari Kerusuhan Lokal hingga Upaya Rekonsiliasi Nasional

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 392
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) — Kerusuhan komunal yang melanda Poso, Sulawesi Tengah, pada 1998–2001 menjadi salah satu konflik horizontal terpanjang di Indonesia pasca-Reformasi. Konflik berlatar agama antara komunitas Muslim dan Kristen ini menimbulkan korban jiwa, merusak infrastruktur, serta meninggalkan dampak sosial jangka panjang. Konflik Poso bermula dari perkelahian antar pemuda pada 24 Desember 1998 di pusat Kota […]

  • Tepergok Curi 16 Potong pakaian, Wanita Lansia Nyaris Diamuk Pedagang di Pasar Tanah Abang

    Tepergok Curi 16 Potong pakaian, Wanita Lansia Nyaris Diamuk Pedagang di Pasar Tanah Abang

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 625
    • 0Komentar

    Jakarta — Peristiwa dugaan pencurian yang melibatkan seorang perempuan lanjut usia di Pasar Tanah Abang menarik perhatian publik. Kasus ini hampir berujung kekerasan massa dan memunculkan dua persoalan hukum sekaligus. Di satu sisi, publik menyoroti dugaan pengambilan pakaian tanpa izin pemilik. Di sisi lain, rekaman video juga memperlihatkan tindakan kekerasan oleh sejumlah orang di lokasi […]

  • SBY Serahkan Sikap Demokrat soal Pilkada ke AHY, Wacana Pilkada Lewat DPRD Kembali Mencuat

    SBY Serahkan Sikap Demokrat soal Pilkada ke AHY, Wacana Pilkada Lewat DPRD Kembali Mencuat

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 481
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, menyerahkan sepenuhnya keputusan sikap Partai Demokrat terkait mekanisme pemilihan kepala daerah (pilkada) kepada Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Dede Yusuf Macan, menyampaikan hal tersebut di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026). Dede menegaskan, SBY tidak lagi ikut […]

expand_less