Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Krisis Energi Afrika Meningkat Akibat Konflik Timur Tengah

Krisis Energi Afrika Meningkat Akibat Konflik Timur Tengah

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
  • visibility 304
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Afrika, (duasatunews.com) – Krisis energi Afrika semakin memburuk akibat konflik di Timur Tengah yang mengganggu distribusi minyak global. Dampak gangguan ini mulai terasa di berbagai negara dalam bentuk kelangkaan bahan bakar, kenaikan harga, serta tekanan pada cadangan energi nasional.

Tekanan pada Cadangan BBM

Di Zambia, pemerintah mencatat cadangan bensin sekitar 40 juta liter. Jumlah tersebut hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan selama 23 hari pada tingkat konsumsi saat ini. Cadangan minyak tanah mencapai 65,9 juta liter dan diperkirakan bertahan selama 9,3 hari. Sementara itu, bahan bakar penerbangan jenis Jet A-1 hanya mampu mencukupi kebutuhan sekitar 10 hari.

Kondisi serupa terjadi di Afrika Selatan. Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar mulai mengalami kekurangan solar. Pemerintah merespons situasi ini dengan memperluas sumber pasokan energi, meningkatkan kapasitas penyimpanan minyak, serta mempercepat pembangunan infrastruktur energi.

Lonjakan Harga BBM di Tengah Krisis Energi Afrika

Di Somalia, lonjakan harga bahan bakar terjadi hingga lebih dari dua kali lipat. Pemerintah setempat langsung mengambil langkah pengendalian dengan membatasi margin keuntungan penjual dan menerapkan sanksi bagi pelanggaran. Selain itu, otoritas juga mengatur jadwal perubahan harga guna menekan fluktuasi ekstrem di pasar.

Sementara itu, Zimbabwe kembali menaikkan harga bahan bakar untuk kedua kalinya. Harga bensin kini mencapai 2,17 dolar AS per liter setelah mengalami kenaikan sebesar 27 persen. Adapun harga solar naik 15 persen menjadi 2,05 dolar AS per liter. Meski harga meningkat, pemerintah memastikan cadangan energi nasional masih cukup untuk lebih dari tiga bulan.

Dampak Konflik terhadap Jalur Energi Global

Tekanan terhadap sektor energi di kawasan tersebut tidak terlepas dari konflik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu jalur distribusi strategis seperti Selat Hormuz. Jalur ini menjadi salah satu rute utama pengiriman minyak dunia. Gangguan pada jalur tersebut dapat mendorong kenaikan harga energi global dan memperburuk kondisi negara-negara yang bergantung pada impor.

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, mendesak semua pihak untuk menahan eskalasi konflik. Ia menekankan pentingnya diplomasi guna mencegah dampak yang lebih luas terhadap perekonomian global. Ia juga meminta agar jalur perdagangan energi tetap terbuka demi menjaga stabilitas pasokan.

Ketergantungan Impor Energi Masih Tinggi

Krisis energi Afrika kembali menyoroti tingginya ketergantungan negara-negara di kawasan tersebut terhadap impor energi. Tanpa diversifikasi sumber energi dan penguatan infrastruktur, gejolak geopolitik global akan terus memberi tekanan pada stabilitas ekonomi kawasan.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

  • Penulis: adrian moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • akses keadilan hukum bagi masyarakat kecil di Indonesia

    Hukum yang Seharusnya Melindungi Rakyat, Kini Menjadi Labirin Mahal dan Rumit

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Muh. Siswandi,. S.H
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Akses keadilan hukum masih menjadi persoalan mendasar bagi masyarakat Indonesia. Sistem hukum yang seharusnya melindungi warga justru sering membebani rakyat kecil melalui biaya tinggi, prosedur berlapis, dan proses panjang yang sulit mereka jangkau. Kondisi ini membuat banyak warga mengurungkan niat membawa persoalan ke ranah hukum. Ketimpangan Penegakan Hukum Kian Terlihat Isu ini […]

  • PT Priven Lestari di Halmahera Timur menjadi sorotan IMW terkait dugaan pelanggaran tata ruang dan kawasan lindung.

    Indonesia Mining Watch (IMW): Aktivitas Tambang PT. Priven Lestari Diduga Ancam Ruang Hidup dan Keselamatan Ekologis Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 303
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Indonesia Mining Watch (IMW) menilai aktivitas pertambangan PT Priven Lestari di Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, memunculkan persoalan serius. Organisasi tersebut menilai polemik itu berkaitan dengan kepatuhan hukum, perlindungan lingkungan, dan tata kelola sumber daya alam. Koordinator Nasional IMW, Ubay Daga, mengatakan pihaknya menyusun kajian berdasarkan aspirasi masyarakat, kronologi penolakan warga, dan […]

  • Mendagri Tancap Gas Petakan Penanganan Bencana di Sumatera, Pimpin Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi

    Mendagri Tancap Gas Petakan Penanganan Bencana di Sumatera, Pimpin Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Adrian moita
    • visibility 642
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat meninggalkan dampak serius bagi layanan publik dan kehidupan warga. Meski fase tanggap darurat mulai berakhir di sejumlah daerah, pemulihan belum berjalan merata. Perbedaan kondisi antardaerah memunculkan risiko ketimpangan pemulihan. Pemerintah kini menghadapi tekanan untuk memastikan bantuan dan rekonstruksi tepat sasaran. Transisi Pascatanggap Darurat […]

  • ilustrasi pendidikan hanya mengejar angka bukan manusia

    Ketika Pendidikan Hanya Mengejar Angka, Bukan Manusia

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 542
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Pendidikan hanya mengejar angka sebagai wajah sistem pendidikan berorientasi nilai kini semakin dominan, ketika sekolah dan kampus sibuk mengejar skor, peringkat, serta target administratif, sementara pembentukan manusia tersingkir dari tujuan utama pendidikan. Pendidikan terlihat bergerak cepat, tetapi arahnya kabur. Sekolah mengejar target kelulusan, kampus menumpuk laporan, dan ruang kelas dipenuhi angka. Nilai, […]

  • Sumbar Siapkan Rp2 Miliar Perbaiki Irigasi untuk Aliri 5.500 Hektare Sawah di Solok

    Sumbar Siapkan Rp2 Miliar Perbaiki Irigasi untuk Aliri 5.500 Hektare Sawah di Solok

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 583
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Perbaikan irigasi Kabupaten Solok menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dengan mengalokasikan anggaran Rp2 miliar untuk memulihkan aliran air ke sekitar 5.500 hektare sawah yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor. Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyampaikan bahwa pemerintah menyalurkan anggaran tersebut melalui Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumbar. Pemerintah menjadikan program […]

  • Ketua IPPMI Konsel Puji Keberhasilan Program ‘Setara’: Transformasi Nyata bagi Masyarakat Pedesaan

    Ketua IPPMI Konsel Puji Keberhasilan Program ‘Setara’: Transformasi Nyata bagi Masyarakat Pedesaan

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 784
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Program Setara Konawe Selatan menjadi sorotan publik setelah sejumlah pihak menilai kebijakan tersebut mulai menjawab persoalan ketimpangan pembangunan desa. Pemerintah daerah mengarahkan program ini untuk memperluas akses infrastruktur, layanan publik, dan ekonomi lokal. Ketimpangan pembangunan antara pusat kabupaten dan desa masih menjadi persoalan utama di banyak daerah. Konawe Selatan tidak luput dari […]

expand_less