Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Massa Geruduk Kantor Pusat PT.CNI Di Jakarta, Bentrok dengan Petugas

Massa Geruduk Kantor Pusat PT.CNI Di Jakarta, Bentrok dengan Petugas

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
  • visibility 745
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Duasatunews.com — Ratusan massa dari Pemuda 21 Sulawesi Tenggara–Jakarta mendatangi Kantor Pusat PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) di South Quarter Tower, Jalan RA Kartini, Jakarta Selatan, Kamis (24/07/2025). Aksi unjuk rasa tersebut sempat memicu bentrok dengan aparat keamanan.

Massa menggelar aksi sebagai bentuk protes terhadap aktivitas pertambangan nikel PT CNI di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Mereka menilai kegiatan tambang itu menimbulkan dampak sosial dan lingkungan yang serius bagi warga sekitar.

Koordinator aksi, Adrian Moita, menyatakan bahwa perusahaan belum menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul selama bertahun-tahun.

“Kami datang karena banyak masalah belum diselesaikan. Mulai dari temuan BPK RI soal dugaan persekongkolan lelang WIUP Blok Lapao-Pao, komitmen saham 17,8 persen untuk pemerintah daerah, ganti rugi lahan, hingga dugaan kriminalisasi warga,” kata Adrian.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan enam tuntutan utama.

Pertama, mereka mendesak Presiden RI, Menteri ESDM, dan Menteri Lingkungan Hidup untuk mengevaluasi izin PT CNI. Mereka juga meminta pemerintah menindak tegas dugaan kerusakan lingkungan dan pencemaran debu di Kecamatan Wolo.

Kedua, massa mengecam dugaan kriminalisasi terhadap warga yang mempertahankan tanah dan ruang hidupnya.

Ketiga, mereka mendesak Kejaksaan Agung RI dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa pimpinan PT CNI. Pemeriksaan itu terkait dugaan persekongkolan dan gratifikasi dalam lelang IUP Blok Lapao-Pao.

Keempat, massa menuntut transparansi kepemilikan saham PT CNI sebesar 17,8 persen oleh pemerintah daerah. Mereka menilai kepemilikan itu berpotensi bermasalah.

Kelima, mereka meminta PT CNI membuka data realisasi Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) sejak 2017 hingga 2025.

Keenam, massa mendesak aparat penegak hukum membongkar dugaan konspirasi dalam kepemilikan saham PT CNI oleh pemerintah daerah.

Adrian menegaskan bahwa organisasinya akan terus menggelar aksi jika pemerintah dan aparat penegak hukum mengabaikan tuntutan tersebut.

“Kami siap menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar,” tegasnya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korpasgat Evakuasi Longsor Cisarua, TNI AU Perkuat Operasi SAR

    Korpasgat Evakuasi Longsor Cisarua, TNI AU Perkuat Operasi SAR

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 237
    • 0Komentar

    BANDUNG BARAT, duasatunews.com — Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) melaksanakan evakuasi longsor di Cisarua sebagai bagian dari operasi kemanusiaan TNI Angkatan Udara, Selasa (27/1). Melalui pengerahan personel Korpasgat, TNI AU memperkuat pencarian dan penyelamatan korban bersama tim SAR gabungan di lokasi terdampak. Operasi Pencarian Masuk Hari Keempat Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama TNI I […]

  • PBB Minta Semua Pihak Tahan Diri, Wacana Serangan ke Iran Dinilai Berbahaya

    PBB Minta Semua Pihak Tahan Diri, Wacana Serangan ke Iran Dinilai Berbahaya

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — PBB khawatir situasi Iran yang terus memanas seiring berlanjutnya aksi protes di berbagai wilayah. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menilai meningkatnya ketegangan politik serta wacana serangan militer berisiko memperburuk stabilitas keamanan dan kondisi kemanusiaan di Republik Islam Iran. Sejumlah media internasional menyoroti perkembangan tersebut, termasuk laporan dari BBC Newshttps://www.bbc.com/news PBB Khawatir Situasi Iran Kian […]

  • inflasi provinsi terdampak bencana dalam rapat Kemendagri

    Mendagri Inflasi Provinsi Terdampak Bencana Mulai Terkendali

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) –  Inflasi provinsi terdampak bencana mulai menunjukkan tren perbaikan seiring pulihnya distribusi barang dan jasa di sejumlah wilayah. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyatakan kondisi ini menandakan pemulihan ekonomi berjalan efektif pascabencana. Tito menegaskan bahwa normalisasi sarana dan prasarana sosial serta ekonomi berdampak langsung terhadap ketersediaan pasokan dan pengendalian harga bahan pokok. […]

  • Tambang fosfat di Aljazair sebagai sumber bahan baku pupuk fosfat untuk mendukung ketahanan pangan Indonesia.

    Pupuk Indonesia Gandeng Perusahaan Fosfat Aljazair untuk Amankan Bahan Baku dan Tekan Harga Pupuk

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Adrian moita
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – PT Pupuk Indonesia menjalin kerja sama dengan perusahaan tambang fosfat Aljazair, Somiphos, untuk mengamankan pasokan bahan baku pupuk nasional. Langkah ini bertujuan menekan biaya produksi dan menjaga harga pupuk tetap terjangkau bagi petani. Kedua pihak menandatangani nota kesepahaman (MoU) di Aljir, Aljazair, Selasa (20/1/2026). Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi dan Direktur […]

  • Pramono Anung membahas pengendalian banjir di Jakarta

    Penanganan Banjir Jakarta: Pramono Siapkan Flyover

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 264
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Penanganan banjir Jakarta menjadi perhatian utama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung setiap kali hujan turun di Ibu Kota. Sejak memimpin Jakarta, hujan deras membuatnya terus memantau potensi genangan serta kesiapan jajaran pemerintah daerah di berbagai wilayah rawan. Hal tersebut Pramono sampaikan saat menghadiri Indonesia Economic Summit di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Selasa […]

  • ilustrasi pendidikan hanya mengejar angka bukan manusia

    Ketika Pendidikan Hanya Mengejar Angka, Bukan Manusia

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 274
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Pendidikan hanya mengejar angka sebagai wajah sistem pendidikan berorientasi nilai kini semakin dominan, ketika sekolah dan kampus sibuk mengejar skor, peringkat, serta target administratif, sementara pembentukan manusia tersingkir dari tujuan utama pendidikan. Pendidikan terlihat bergerak cepat, tetapi arahnya kabur. Sekolah mengejar target kelulusan, kampus menumpuk laporan, dan ruang kelas dipenuhi angka. Nilai, […]

expand_less