Tiongkok Resmi Tetapkan Aturan Baru Soal Chip
- account_circle Afs
- calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
- visibility 167
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, duasatunews.com – Peralatan semikonduktor lokal China kini menjadi syarat utama pembangunan dan ekspansi pabrik chip. Pemerintah China mewajibkan produsen menggunakan sedikitnya 50 persen peralatan buatan dalam negeri melalui proses perizinan manufaktur. Otoritas menjalankan kebijakan ini tanpa pengumuman resmi.
Langkah tersebut memperkuat strategi Beijing untuk menekan ketergantungan impor dan mempercepat kemandirian teknologi nasional di sektor semikonduktor.
Pemerintah Jadikan Peralatan Lokal sebagai Syarat Izin
CHINA – Beijing mendorong penggunaan peralatan semikonduktor lokal China dengan cara langsung. Pemerintah memanfaatkan izin pembangunan dan ekspansi pabrik chip sebagai alat kontrol utama.
Laporan Reuters menyebut regulator meminta perusahaan membuktikan alokasi belanja ke pemasok domestik. Regulator menunda atau menolak izin ketika perusahaan gagal memenuhi ambang batas 50 persen.
Pejabat menerapkan kebijakan ini secara konsisten dalam beberapa bulan terakhir. Mereka menegakkan aturan tersebut meski tidak mencantumkannya dalam regulasi tertulis.
China Pasang Target Penuh untuk Peralatan Lokal
Pejabat pemerintah menyebut kewajiban 50 persen hanya tahap awal. China menargetkan penggunaan penuh peralatan semikonduktor lokal China dalam proses wafer fabrication.
Pemerintah menilai industri peralatan chip sebagai sektor strategis. Beijing ingin mengurangi risiko rantai pasok global dan memperkuat posisi teknologi nasional di tengah tekanan geopolitik.
Tautan internal:
Baca juga: Strategi China Membangun Kemandirian Teknologi Nasional
Regulator Beri Kelonggaran untuk Teknologi Canggih
Regulator tetap memberi ruang bagi pabrik chip berteknologi tinggi. Industri lokal belum mampu menyediakan seluruh peralatan penting untuk segmen ini. Mesin litografi masih menjadi kendala utama.
Namun, pemerintah menerapkan aturan lebih ketat pada lini produksi teknologi matang. Regulator mendorong produsen di segmen ini beralih hampir sepenuhnya ke peralatan semikonduktor lokal China.
Produsen Lokal Masih Tertinggal di Mesin Litografi
Data Reuters menunjukkan perusahaan chip milik negara memesan 421 unit mesin litografi dan komponen lokal sepanjang tahun ini. Total nilai pesanan mencapai sekitar 850 juta yuan atau setara US$121,3 juta.
Angka tersebut mencakup suku cadang dan komponen pendukung. Nilai pesanan itu juga jauh lebih kecil dibanding harga mesin global.
Mesin KrF dan ArF kering buatan ASML saja bernilai puluhan juta dolar AS per unit. Mesin DUV immersion untuk teknologi lebih maju bahkan memiliki harga lebih tinggi.
Tautan ke luar:
ASML masih mendominasi pasar mesin litografi global yang belum bisa disaingi produsen China.
Substitusi Impor Berjalan, Tantangan Tetap Besar
Industri China saat ini masih memproduksi mesin litografi berbiaya lebih rendah untuk teknologi lama. Produsen lokal juga masih menghadapi keterbatasan volume dan presisi.
Meski begitu, pemerintah terus memperkuat dorongan penggunaan peralatan semikonduktor lokal China. Beijing menjadikan sektor ini sebagai pilar kemandirian teknologi nasional.
Dalam jangka pendek, China masih membutuhkan peralatan impor untuk teknologi mutakhir. Namun dalam jangka panjang, kebijakan ini berpotensi mengubah peta industri semikonduktor global. (DH
