Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Babak Baru Kisruh STAI Al-Furqan Makassar: Dari Rapat Senat ‘Ghaib’ hingga Dosen Dilarang Mengajar

Babak Baru Kisruh STAI Al-Furqan Makassar: Dari Rapat Senat ‘Ghaib’ hingga Dosen Dilarang Mengajar

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
  • visibility 318
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Makassar, (Duasatunews.com) – Kisruh tata kelola di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Furqan Makassar memasuki babak baru. Polemik pencopotan Dr. Ismail, S.H.I., S.Pd.I., M.A., dari jabatannya sebagai Ketua STAI Al-Furqan kini kian merembet ke berbagai lini, mulai dari tuduhan rapat senat ‘ghaib’, dugaan intimidasi terhadap dosen, hingga sorotan tajam atas rangkap jabatan pengurus yayasan di lembaga pengawas wilayah.

Gelombang ketidakpastian ini memicu kekhawatiran besar dari kalangan akademisi, dosen, hingga mahasiswa terkait masa depan dan legalitas administrasi kampus keagamaan swasta tersebut.

Rapat Senat ‘Ghaib’ Tanpa Ketua Aktif

Akar karut-marut ini bermula dari keputusan Yayasan Pendidikan Ilmu Al-Qur’an (YPIQ) Makassar yang mendepak Dr. Ismail dari kursi ketua periode 2023–2028 pada 26 Juli 2025. Pihak yayasan mengklaim keputusan tersebut sah berdasarkan rapat pleno bersama Senat STAI Al-Furqan yang digelar sehari sebelumnya, yakni 25 Juli 2025.

Namun, forum tersebut belakangan dipertanyakan keabsahannya dan disebut-sebut sebagai rapat ‘ghaib’. Berdasarkan dokumen yang beredar, surat undangan rapat nomor 04.a/YPIQ/SU/VII/2025 itu sengaja tidak mencantumkan nama Dr. Ismail. Padahal secara de jure, Ismail adalah Ketua STAI aktif yang memimpin otoritas akademik saat itu.

Anehnya lagi, Ismail baru mengetahui adanya dokumen undangan tersebut pada Agustus 2025, sebulan setelah dirinya diberhentikan secara sepihak.

“Saya menghormati kewenangan yayasan untuk melakukan evaluasi, tetapi setiap keputusan yang menyangkut jabatan dan nama baik seseorang seharusnya didahului proses yang transparan, kesempatan klarifikasi, dan dasar yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Dr. Ismail kepada awak media, Sabtu (6/6/2026).

Imbas Beda Pandangan, Jam Mengajar Dosen Senior ‘Disunat’

Dampak dari ego sektoral pengelolaan kampus ini ternyata tidak berhenti pada level top manajemen. Iklim akademik di STAI Al-Furqan Makassar dilaporkan kian tidak sehat setelah muncul dugaan tindakan diskriminatif terhadap dosen yang dinilai berseberangan dengan kebijakan yayasan.

Dua dosen senior, yakni Rosika Indri Karadona, S.Pd., M.Pd., dan Dr. Sampara Palili, S.Pd.I., M.Pd.I., dilaporkan terkena imbas pembersihan internal. Keduanya mendadak tidak lagi diberikan beban mengajar (jam kuliah) sebagaimanasemester-semester sebelumnya.

Tindakan “merumahkan” kedua dosen ini diketahui terjadi saat yayasan menerbitkan surat penyampaian resmi nomor 27/YPIQ/II/2026 pada Februari 2026 lalu. Kebijakan tanpa alasan yang jelas ini memicu spekulasi adanya pembungkaman hak-hak akademisi yang mencoba bersikap kritis dan profesional.

Status Hukum Mengambang, Ketua Baru Langsung Dilantik

Kejanggalan lain yang memicu tanda tanya besar adalah status Surat Keputusan (SK) pemberhentian yang dikantongi oleh Dr. Ismail. Hingga detik ini, dokumen resmi yang ia terima dari yayasan faktanya baru berstatus Pemberhentian Sementara.

“Sampai saat ini saya belum menerima Surat Keputusan pemberhentian tetap maupun hasil audit resmi yang menjadi dasar keputusan tersebut, sementara pengangkatan ketua baru telah dilakukan,” tegas Ismail.

Di tengah status hukum kepemimpinan yang masih mengambang dan berpotensi memicu dualisme tafsir, pihak yayasan justru bergerak cepat mengamankan posisi struktural. Pada 16 Agustus 2025, Wakil Ketua II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan, Dr. Agussalim, S.Ag., M.H., resmi dilantik sebagai Ketua STAI Al-Furqan yang baru untuk periode 2025–2029.

Prosesi pelantikan yang berlangsung di Aula Kampus tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Yayasan, Dr. Nur Taufiq, M.Ag., yang bertindak mewakili Ketua Yayasan YPIQ.

Aroma Konflik Kepentingan di Kopertais Wilayah VIII

Benang kusut di STAI Al-Furqan Makassar diduga erat kaitannya dengan lemahnya fungsi kontrol kelembagaan akibat adanya benturan kepentingan (conflict of interest) tingkat tinggi. Publik kini menyoroti posisi Ketua serta Sekretaris Yayasan YPIQ Makassar yang ditengarai menduduki jabatan strategis di dalam struktur kepengurusan Kopertais Wilayah VIII (Sulawesi, Maluku, Papua).

Kondisi rangkap jabatan ini dinilai sangat mencederai prinsip independensi. Bagaimana mungkin Kopertais dapat menjalankan fungsi pembinaan, pengawasan, dan penanganan konflik secara objektif, jika aktor pengawas di tingkat wilayah adalah orang yang sama dengan pengambil kebijakan di tingkat yayasan?

Hingga berita ini diturunkan, desakan agar pihak Yayasan Pendidikan Ilmu Al-Qur’an (YPIQ) Makassar beserta jajaran pengurus Kopertais Wilayah VIII memberikan klarifikasi terbuka terus bergulir dari berbagai elemen civitas akademika demi menyelamatkan legalitas nasib ratusan mahasiswa.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • serangan drone RAF Siprus di pangkalan militer Inggris Akrotiri

    Serangan Drone RAF Siprus oleh Iran Picu Ketegangan Global

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 230
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Serangan drone menargetkan markas Angkatan Udara Inggris di Siprus pada Senin (2/3/2026). Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.00 waktu setempat. Akibatnya, ketegangan di kawasan langsung meningkat. Presiden Siprus, Nikos Christodoulides, segera memberi pernyataan resmi. Tak lama kemudian, ia memastikan aparat keamanan nasional bersiaga penuh. Selain itu, ia menegaskan bahwa Siprus tidak ikut […]

  • Iran klaim serangan AS Israel melalui peluncuran rudal ke Timur Tengah

    Iran Klaim Serangan AS Israel Hantam 14 Pangkalan AS

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 283
    • 0Komentar

    TEHRAN, (dusatunews.com) – Iran klaim serangan AS Israel menghantam 14 pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah pada Sabtu (28/2). Otoritas militer Iran menyampaikan klaim itu saat konflik dengan Amerika Serikat dan Israel terus meningkat. Juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Central Headquarters menyebut pasukan Iran menyerang pangkalan militer Amerika Serikat yang memiliki […]

  • Guru-Guru Sesalkan Pengurus PGRI Kendari Tak Dukung Aksi Bela Mansur saat Vonis Banding

    Guru-Guru Sesalkan Pengurus PGRI Kendari Tak Dukung Aksi Bela Mansur saat Vonis Banding

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 547
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – PGRI Kendari absen aksi guru saat sidang putusan banding kasus Mansur dan memicu kekecewaan di kalangan pendidik. Sejumlah guru di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menilai pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Kendari gagal menunjukkan solidaritas terhadap rekan seprofesi yang menghadapi persoalan hukum. Para guru menyoroti ketidakhadiran pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia […]

  • penipuan mengatasnamakan KPK diungkap Ahmad Sahroni dalam konferensi pers

    Penipuan Mengatasnamakan KPK, Sahroni Bongkar Kasus

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Kasus penipuan mengatasnamakan KPK terungkap setelah Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni melaporkan permintaan uang mencurigakan yang mengatasnamakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga berujung pada penangkapan pelaku. Peristiwa tersebut bermula ketika Sahroni menerima permintaan uang sebesar Rp300 juta dari seseorang yang mengaku sebagai bagian dari tim KPK. Permintaan itu disampaikan […]

  • Investigasi Tambang Routa oleh GMII di Kementerian Kehutanan

    GMII Gelar Aksi Demonstrasi di Kementerian Kehutanan RI Soroti Dugaan Ancaman Lingkungan oleh PT. SCM di Routa

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Gerakan Mahasiswa Intelektual Indonesia (GMII) menggelar aksi demonstrasi di depan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia pada Selasa (20/5/2026). Aksi tersebut menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap dugaan ancaman kerusakan lingkungan hidup dan terganggunya habitat satwa endemik anoa akibat aktivitas pertambangan PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Massa aksi […]

  • kerja sama daerah Papua dalam rapat pemerintah di Jayapura

    Pemprov Papua Perkuat Kerja Sama Daerah untuk Akselerasi Pembangunan

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)— Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat kerja sama antardaerah. Dengan langkah ini, pemerintah ingin meningkatkan efektivitas pemerintahan sekaligus mempercepat pembangunan. Wakil Gubernur Papua, Aryoko Albertho Ferdinan Rumaropen, menegaskan pentingnya kolaborasi antarwilayah. Menurut dia, kerja sama mampu meningkatkan kualitas layanan publik. Selain itu, kolaborasi juga membantu daerah menghadapi tantangan geografis dan sosial di […]

expand_less