Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Babak Baru Kisruh STAI Al-Furqan Makassar: Dari Rapat Senat ‘Ghaib’ hingga Dosen Dilarang Mengajar

Babak Baru Kisruh STAI Al-Furqan Makassar: Dari Rapat Senat ‘Ghaib’ hingga Dosen Dilarang Mengajar

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
  • visibility 515
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Makassar, Duasatunews.com – Polemik tata kelola di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Furqan Makassar memasuki babak baru. Yayasan Pendidikan Ilmu Al-Qur’an (YPIQ) Makassar mencopot Dr. Ismail, S.H.I., S.Pd.I., M.A., dari jabatan Ketua STAI Al-Furqan. Keputusan itu memicu polemik baru, mulai dari dugaan rapat senat tanpa melibatkan ketua aktif, penghapusan jam mengajar dosen, hingga dugaan konflik kepentingan di lingkungan perguruan tinggi keagamaan.

Kondisi tersebut membuat dosen, akademisi, dan mahasiswa khawatir terhadap kepastian hukum serta tata kelola kampus.

Dugaan Rapat Senat Tanpa Melibatkan Ketua Aktif

YPIQ Makassar memberhentikan Dr. Ismail dari jabatan Ketua STAI Al-Furqan periode 2023–2028 pada 26 Juli 2025.

Yayasan menyatakan keputusan itu mengacu pada rapat pleno bersama Senat STAI Al-Furqan yang berlangsung sehari sebelumnya, yaitu 25 Juli 2025.

Namun, sejumlah akademisi mempertanyakan keabsahan rapat tersebut. Mereka menilai yayasan tidak melibatkan Dr. Ismail dalam forum yang membahas jabatannya.

Dokumen yang beredar menunjukkan surat undangan rapat Nomor 04.a/YPIQ/SU/VII/2025 tidak mencantumkan nama Dr. Ismail. Padahal saat itu ia masih menjabat sebagai Ketua STAI Al-Furqan.

Dr. Ismail mengaku baru mengetahui keberadaan surat tersebut pada Agustus 2025. Saat itu yayasan sudah lebih dahulu mengeluarkan keputusan pemberhentiannya.

“Saya menghormati kewenangan yayasan untuk melakukan evaluasi, tetapi setiap keputusan yang menyangkut jabatan dan nama baik seseorang seharusnya didahului proses yang transparan, kesempatan klarifikasi, dan dasar yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Dr. Ismail kepada awak media, Sabtu (6/6/2026).

Yayasan Hapus Beban Mengajar Dua Dosen Senior

Perselisihan internal juga berdampak pada kegiatan akademik di kampus.

YPIQ Makassar menghentikan beban mengajar Rosika Indri Karadona, S.Pd., M.Pd., dan Dr. Sampara Palili, S.Pd.I., M.Pd.I. Kedua dosen tersebut sebelumnya rutin mengajar setiap semester.

Yayasan menerbitkan Surat Nomor 27/YPIQ/II/2026 pada Februari 2026. Setelah surat itu terbit, kedua dosen tidak lagi memperoleh jadwal mengajar.

Hingga kini, yayasan belum menjelaskan alasan kebijakan tersebut. Sejumlah dosen menilai keputusan itu berpotensi mengganggu kebebasan akademik dan memunculkan dugaan perlakuan diskriminatif terhadap sivitas akademika yang memiliki pandangan berbeda.

Dr. Ismail Pertanyakan Dasar Pemberhentian

Dr. Ismail menyatakan dirinya hanya menerima Surat Keputusan pemberhentian sementara.

Ia mengaku belum menerima Surat Keputusan pemberhentian tetap maupun hasil audit yang menjadi dasar pencopotannya.

“Sampai saat ini saya belum menerima Surat Keputusan pemberhentian tetap maupun hasil audit resmi yang menjadi dasar keputusan tersebut, sementara pengangkatan ketua baru telah dilakukan,” katanya.

Meski proses administrasi itu belum tuntas, YPIQ Makassar tetap melantik Dr. Agussalim, S.Ag., M.H., sebagai Ketua STAI Al-Furqan periode 2025–2029 pada 16 Agustus 2025.

Sekretaris Yayasan, Dr. Nur Taufiq, M.Ag., memimpin pelantikan tersebut di Aula Kampus STAI Al-Furqan.

Publik Soroti Dugaan Konflik Kepentingan

Publik juga menyoroti dugaan rangkap jabatan Ketua dan Sekretaris Yayasan YPIQ Makassar.

Sejumlah pihak menyebut keduanya juga menduduki posisi strategis dalam kepengurusan Kopertais Wilayah VIII yang membawahi Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Akademisi menilai kondisi tersebut berpotensi menimbulkan konflik kepentingan. Mereka mempertanyakan objektivitas Kopertais apabila pengurus yayasan juga menjalankan fungsi pembinaan dan pengawasan terhadap perguruan tinggi yang sama.

Menurut mereka, independensi lembaga pengawas menjadi penting agar setiap sengketa tata kelola kampus dapat diselesaikan secara profesional dan transparan.

Redaksi Masih Menunggu Klarifikasi

Hingga berita ini diterbitkan, Yayasan Pendidikan Ilmu Al-Qur’an (YPIQ) Makassar dan jajaran Kopertais Wilayah VIII belum memberikan tanggapan resmi terkait berbagai tudingan tersebut.

Redaksi masih meminta konfirmasi kepada kedua pihak guna memenuhi prinsip keberimbangan sesuai Kode Etik Jurnalistik.

Sementara itu, civitas akademika terus mendesak klarifikasi terbuka. Mereka berharap seluruh pihak segera menyelesaikan polemik tersebut agar kepastian hukum, tata kelola kampus, dan hak akademik mahasiswa serta dosen tetap terjaga.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi negosiasi tegang antara Iran dan Amerika Serikat, menampilkan proposal Iran baru yang menunda pembahasan nuklir serta fokus pada pembukaan Selat Hormuz dan stabilitas kawasan.

    Proposal Baru Iran Picu Ketegangan, Donald Trump Kecewa Soal Nuklir Tak Dibahas

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Iran mengajukan proposal negosiasi baru kepada Amerika Serikat. Namun, langkah ini langsung memicu ketidakpuasan Presiden Donald Trump. Pasalnya, Iran tidak memasukkan isu nuklir dalam tahap awal pembahasan. Fokus Awal pada Stabilitas Kawasan Pertama, Iran menempatkan pembukaan Selat Hormuz sebagai prioritas utama. Jalur ini memegang peran penting dalam distribusi energi dunia. Oleh karena itu, […]

  • Aparatur pemerintah dan masyarakat melakukan kerja bakti dalam Gerakan Indonesia ASRI

    Gerakan Indonesia ASRI Dipercepat Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 572
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Pemerintah mempercepat pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI sebagai langkah nyata membangun lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah. Melalui program ini, pemerintah menekankan keteladanan aparatur negara agar perubahan dapat terlihat langsung di lapangan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mendorong para menteri dan kepala daerah untuk terlibat langsung melalui kegiatan bersih-bersih di lingkungan kerja […]

  • Atalanta lolos setelah eksekusi penalti dalam laga Liga Champions melawan Borussia Dortmund

    Atalanta Bangkit Dramatis, Libas Dortmund 4-1 dan Luncur ke 16 Besar Liga Champions

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 372
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Atalanta memastikan tempat di babak 16 besar Liga Champions UEFA setelah menundukkan Borussia Dortmund 4-1 pada leg kedua playoff di Gewiss Stadium, Kamis dini hari WIB. Hasil ini membawa wakil Italia itu unggul agregat 4-3 setelah sebelumnya tertinggal dua gol pada leg pertama. Kemenangan tersebut menegaskan kebangkitan Atalanta yang tampil agresif sejak […]

  • Dampak tambang nikel di Indonesia terhadap lingkungan

    Bupati dan DPRD Konsel Didesak Segera Terbitkan Rekomendasi Pencabutan IUP PT. WIN

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Arin fharul sanjaya
    • visibility 1.011
    • 0Komentar

    KONAWE SELATAN, duasatunews.com – Desakan kepada Pemerintah Kabupaten dan DPRD Konawe Selatan untuk segera merekomendasikan pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Wijaya Inti Nusantara (PT WIN) terus menguat. Dorongan tersebut datang dari Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Indonesia Konsel (IPPMI Konsel) – Jakarta. Organisasi ini menilai aktivitas PT Wijaya Inti Nusantara di wilayah Konawe Selatan belum […]

  • Mojtaba Khamenei Iran calon pemimpin tertinggi

    Mojtaba Khamenei Iran: Calon Kuat Pemimpin Tertinggi Baru Iran

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Moskow, (duasatunews.com) – Mojtaba Khamenei calon pemimpin Iran menjadi sorotan setelah laporan menyebut namanya muncul sebagai kandidat kuat untuk menggantikan ayahnya, Ali Khamenei. Ayahnya dilaporkan tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada akhir pekan lalu. Menurut laporan The New York Times, para ulama dan tokoh agama Iran menggelar musyawarah pada Selasa untuk membahas […]

  • Aksi JAMH Sultra-Jakarta desak Kejagung usut dugaan tambang Babarina

    PT Babarina Putra Sulung Disidik Kejati Sultra, Mahasiswa Sultra-Jakarta Desak Adili Aktor Intelektualnya

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 281
    • 0Komentar

    ‎Jakarta, (duasatunews.com) — Desakan agar perkara dugaan kejahatan pertambangan yang menyeret PT Babarina Putra Sulung di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, segera dibuka secara menyeluruh menguat. Lembaga Jaringan Aktivis Mahasiswa Hukum Sultra-Jakarta menggelar aksi demonstrasi jilid I di depan Gedung Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Jumat (21/8/2026). ‎ ‎Dalam aksinya, Pimpinan lembaga JAMH Sultra-Jakarta sekaligus Inisiator Aksi […]

expand_less