Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » OTT LSM atau Skenario? HMI Desak Bongkar Peran Perusahaan dan Aparat

OTT LSM atau Skenario? HMI Desak Bongkar Peran Perusahaan dan Aparat

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • visibility 422
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Duasatunews.com) — Kepolisian melalui Polresta Kendari menangkap sejumlah oknum LSM dalam operasi tangkap tangan (OTT). Kasus ini terkait dugaan pemerasan yang menyeret PT ST Nikel Resource di Konawe.

Kasus tersebut langsung memicu perhatian publik. Selain itu, banyak pihak meminta aparat mengusut perkara ini secara terbuka dan menyeluruh.

Desakan Transparansi Penanganan Kasus

Sekretaris Jenderal PTKP HMI Cabang Pusat Utara, Egit Setiawan, mendesak aparat bertindak profesional. Ia juga meminta penegak hukum tidak berhenti pada satu pihak saja.

Menurutnya, publik berhak mengetahui seluruh fakta. Oleh karena itu, aparat perlu menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain.

“Penegak hukum harus membuka proses ini secara transparan. Selain itu, jangan hanya mengungkap satu sisi,” ujar Egit dalam keterangan resminya.

Dugaan Aliran Dana Jadi Sorotan

Selain mendorong transparansi, Egit juga menyoroti dugaan pemberian uang. Ia menduga praktik itu bertujuan meredam kritik terhadap aktivitas tambang.

Lebih lanjut, ia menilai tindakan tersebut berpotensi melanggar hukum. Bahkan, praktik itu dapat masuk kategori suap.

Dengan demikian, aparat dapat memproses pemberi dan penerima. Karena itu, penelusuran aliran dana menjadi sangat penting.

“Jika ada upaya membungkam kritik dengan uang, maka itu pelanggaran serius,” tegasnya.

Tinjauan Hukum Pemerasan dan Suap

Secara hukum, Pasal 368 KUHP mengatur tindak pemerasan. Pasal ini menyebut pelaku yang memaksa orang lain demi keuntungan dapat dipidana.

Sementara itu, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1980 mengatur tindak pidana suap. Aturan tersebut menegaskan bahwa pemberi dan penerima dapat dikenai sanksi.

Oleh sebab itu, aparat perlu mengkaji kasus ini secara menyeluruh. Dengan kata lain, penanganan tidak boleh parsial.

Kebebasan Berpendapat Harus Dijaga

Di sisi lain, Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 menjamin kebebasan berpendapat. Masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan kritik secara terbuka.

Namun demikian, tidak boleh ada upaya pembungkaman. Sebab, kritik terhadap aktivitas perusahaan merupakan bagian dari kontrol sosial.

Penegakan Hukum Harus Adil

Terakhir, Egit meminta aparat bertindak adil dan objektif. Ia menegaskan bahwa semua pihak harus diperiksa tanpa tebang pilih.

Selain itu, ia menilai kasus ini dapat menjadi preseden penting. Oleh karena itu, penanganan yang tepat akan menjaga kepercayaan publik.

“Semua pihak harus diperiksa secara objektif agar kebenaran terungkap,” tutupnya.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelantikan Deputi KPK di Gedung Juang Jakarta tahun 2026

    KPK Dampingi Direksi Asing Garuda Indonesia Isi LHKPN pada April 2026

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 356
    • 1Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Pelantikan Deputi KPK menjadi momen penting untuk memperkuat kinerja lembaga antirasuah di Indonesia. Acara ini berlangsung di Gedung Juang KPK, Jakarta. Selain itu, pimpinan dan Dewan Pengawas KPK turut menghadiri kegiatan tersebut. Ketua KPK Setyo Budiyanto hadir bersama Wakil Ketua Ibnu Basuki Widodo dan anggota Dewan Pengawas Benny Jozua Mamoto. Mereka mengikuti […]

  • Menjaga Kelestarian Hutan Demi Mencegah Bencana Alam

    Menjaga Kelestarian Hutan Demi Mencegah Bencana Alam

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Nur Wayda
    • visibility 688
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Kelestarian hutan cegah bencana menjadi isu utama di tengah meningkatnya banjir dan tanah longsor di berbagai wilayah Indonesia. Kerusakan hutan terbukti memperbesar risiko bencana alam dan mengancam keselamatan masyarakat, khususnya di daerah rawan seperti Sumatera dan Aceh. Kelestarian Hutan Cegah Bencana Alam di Musim Hujan Belakangan ini, banjir kembali melanda sejumlah wilayah […]

  • PERAN AI DALAM TRANSFORMASI TEKNOLOGI MASA DEPAN

    PERAN AI DALAM TRANSFORMASI TEKNOLOGI MASA DEPAN

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 634
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Transformasi teknologi masa depan kini tidak dapat dipisahkan dari perkembangan Artificial Intelligence (AI). Seiring kemajuan teknologi digital, AI tidak lagi hadir sebagai tren sesaat. Sebaliknya, teknologi ini berkembang menjadi fondasi utama yang mendorong perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Melalui pemanfaatan data dan sistem cerdas, AI membantu menciptakan proses yang lebih […]

  • Menko Polkam Tinjau Huntara Korban Bencana di Agam

    Menko Polkam Tinjau Huntara Korban Bencana di Agam

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 708
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Menko Polkam tinjau huntara bagi korban bencana di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago meninjau langsung pembangunan 117 hunian sementara (huntara) di Nagari Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan, Kamis (8/1), sebagai upaya memastikan penanganan pascabencana berjalan optimal dan berpihak pada keselamatan warga. Menko Polkam Tinjau Huntara di […]

  • Prabowo WEF Davos sampaikan pidato ekonomi

    Prabowo WEF Davos Tegaskan Disiplin Fiskal

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 597
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Prabowo WEF Davos menegaskan komitmen Indonesia menjaga stabilitas ekonomi dan disiplin fiskal di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan sikap tersebut saat berbicara di forum World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Kamis (waktu setempat). Forum World Economic Forum mempertemukan para pemimpin negara, pelaku usaha global, dan pembuat […]

  • Masda Agus: Dana Jaminan Reklamasi Harus Dikembalikan ke Daerah

    Masda Agus: Dana Jaminan Reklamasi Harus Dikembalikan ke Daerah

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 1.018
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Isu pengelolaan dana reklamasi kembali mengemuka seiring lambannya pemulihan lingkungan pascatambang di sejumlah daerah. Pemerhati lingkungan hidup, Masda Agus, menilai dominasi pemerintah pusat dalam pengelolaan dana tersebut membuat pemerintah daerah sulit bergerak cepat. Masda mendorong pemerintah agar memberi ruang lebih besar kepada daerah dalam mengelola dana jaminan reklamasi. Menurutnya, daerah memahami kondisi […]

expand_less