Breaking News
light_mode
Beranda » News » Koalisi Aktivis Bersatu Desak KPK Usut Dugaan Kolusi Proyek RSUD Kolaka Timur, Sejumlah Pejabat dan PT Arafah Alam Sejahtera Diminta Diperiksa

Koalisi Aktivis Bersatu Desak KPK Usut Dugaan Kolusi Proyek RSUD Kolaka Timur, Sejumlah Pejabat dan PT Arafah Alam Sejahtera Diminta Diperiksa

  • account_circle Retanto
  • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
  • visibility 246
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Duasatunews.com)_ Kasus lanjutan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) kembali menjadi sorotan. Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Aktivis Bersatu mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera mengambil langkah penyelidikan terhadap proses pelaksanaan proyek yang nilainya disebut mencapai lebih dari Rp30 miliar. (Senin, 3 Agustus 2026)

Jendral Lapangan Koalisi Aktivis Bersatu Arnol Ibnu Rasyid, mengatakan KPK harus segera memanggil dan memeriksa Kepala Inspektorat, Kepala Dinas Kesehatan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Sekretariat Daerah Kabupaten Kolaka Timur. Para pejabat tersebut kami minta diperiksa terkait dugaan kolusi dalam proses pelaksanaan proyek lanjutan pembangunan RSUD Koltim.

Selain itu, Arnol juga mendesak KPK menelusuri dugaan adanya praktik suap dan rekayasa dalam proses tender proyek tersebut. Mereka menduga mekanisme pengadaan telah diarahkan atau didesain untuk menguntungkan pihak tertentu, dengan pola yang menurut mereka memiliki kemiripan dengan dugaan yang sebelumnya pernah menjadi sorotan publik.

Sebagaimana diketahui, kasus dugaan korupsi proyek pembangunan RSUD Kolaka Timur sebelumnya telah menjadi perhatian publik setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan(OTT) dan menetapkan sejumlah tersangka salah satunya mantan Bupati Koltim Abdul Azis terkait dugaan suap dalam proyek pembangunan rumah sakit tersebut.

Kordinator Lapangan Rendi Salim, dalam orasinya juga meminta KPK mendalami dugaan ketidaksesuaian aspek kualifikasi perusahaan yang memenangkan pekerjaan tersebut. Aktivis mempertanyakan dugaan bahwa PT Arafah Alam Sejahtera merupakan perusahaan dengan kualifikasi besar, namun diduga mengerjakan proyek yang dikategorikan dalam klasifikasi anggaran atau kualifikasi menengah.

Seluruh dugaan tersebut perlu diusut secara transparan guna memastikan proses pengadaan barang dan jasa pemerintah berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas, transparansi, dan persaingan usaha yang sehat. Tutup Rendi Salim

  • Penulis: Retanto
  • Editor: Wilda

Rekomendasi Untuk Anda

  • prajurit TNI gugur di Lebanon dalam misi UNIFIL

    Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Kecam Serangan

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 329
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) –  prajurit TNI gugur di Lebanon setelah serangan artileri menghantam posisi kontingen Indonesia di wilayah konflik, Minggu (29/3). Selain itu, pemerintah menyoroti meningkatnya eskalasi konflik di kawasan tersebut. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengumumkan hal itu pada Senin (30/3). Sementara itu, Kemlu menyebut satu personel meninggal dan tiga lainnya mengalami luka. Mereka bertugas […]

  • Prabowo Terima Narendra Modi di Istana Merdeka Jakarta.

    Prabowo Terima Kunjungan PM India Narendra Modi di Istana

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 211
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Prabowo Terima Kunjungan PM India Narendra Modi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2026). Presiden Prabowo Subianto menyambut langsung Perdana Menteri (PM) India, Shri Narendra Modi, dalam kunjungan resmi yang bertujuan memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan India melalui pembahasan sejumlah kerja sama strategis. Iring-iringan kendaraan PM Narendra Modi melintasi kawasan Monumen Nasional […]

  • Bullying Dokter Indonesia menjadi perhatian Kementerian Kesehatan

    Miris! Menkes Ungkap Bullying Jadi Keluhan Terbesar Dokter di RI

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa bullying dokter Indonesia menjadi keluhan yang paling sering dokter laporkan kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Budi menyampaikan temuan tersebut saat rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI pada Kamis (25/6/2026). Menurut Budi, tingginya laporan perundungan di lingkungan tenaga medis cukup mengejutkan. Sebab, dokter lebih sering melaporkan praktik […]

  • Ketua Satgas MBG Lampung Saipul saat diwawancarai wartawan terkait program MBG di Bandarlampung

    Satgas: 2,7 Juta Warga Lampung Terima MBG, Infrastruktur Masih Jadi Tantangan

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 469
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lampung menjangkau jutaan warga. Namun, di balik capaian itu, masalah distribusi dan kesiapan dapur layanan masih menyisakan pekerjaan rumah. Kondisi tersebut berpengaruh langsung pada kualitas asupan gizi dan konsentrasi belajar anak-anak. Isu Krusial di Tengah Percepatan Program Nasional Pemerintah mendorong MBG sebagai program strategis nasional untuk […]

  • Austria tolak wilayah udara AS Iran dalam konflik militer

    Austria Tolak AS Iran, Blokir Wilayah Udara untuk Serangan ke Iran

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Istanbul (duasatunews.com) – Austria tolak AS Iran menjadi sikap tegas pemerintah dalam menjaga netralitas militernya. Pemerintah Austria menolak permintaan Amerika Serikat untuk menggunakan wilayah udaranya dalam operasi militer melawan Iran. Juru bicara Kementerian Pertahanan Austria menyatakan bahwa pemerintah menerima beberapa permintaan dari Washington. Namun, otoritas tidak mengungkap jumlah permintaan tersebut. Media publik ORF melaporkan hal […]

  • AS Keluar Organisasi Internasional, Pakar Mesir Soroti Dampak Global

    AS Keluar Organisasi Internasional, Pakar Mesir Soroti Dampak Global

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 681
    • 0Komentar

    KAIRO, duasatunews.com — AS keluar organisasi internasional berpotensi membawa dampak luas terhadap negara-negara berkembang dan tatanan sistem internasional. Oleh karena itu, kebijakan luar negeri Amerika Serikat ini menarik perhatian para pengamat hubungan internasional, terutama terkait pendanaan dan efektivitas lembaga global. Dampak Pendanaan bagi Organisasi Internasional Dalam wawancara dengan Xinhua, Abu-Bakr Al-Desouky, pakar hubungan internasional dan […]

expand_less