Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Rapunya Politik Kebijakan Pendidikan

Rapunya Politik Kebijakan Pendidikan

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • visibility 534
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, DuaSatuNews.com — Pendidikan tidak berdiri sebagai sektor pelayanan publik semata. Negara menempatkannya sebagai instrumen strategis untuk menentukan arah masa depan bangsa. Namun, praktik kebijakan pendidikan di Indonesia justru menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan. Kekuasaan politik sering mengombang-ambingkan arah pendidikan, menghilangkan visi jangka panjang, dan mendorong lahirnya kebijakan yang reaktif. Pola ini terus berulang dari satu pemerintahan ke pemerintahan berikutnya.

Kebijakan Pendidikan yang Tak Pernah Konsisten

Inkonsistensi regulasi menjadi indikator utama rapuhnya kebijakan pendidikan. Setiap pergantian menteri hampir selalu memicu perubahan kurikulum, skema evaluasi, dan nomenklatur program. Pemerintah jarang memberi waktu cukup untuk menguji efektivitas kebijakan sebelumnya.

Akibatnya, sekolah dan guru harus terus menyesuaikan diri dengan sistem baru yang belum matang. Negara menjadikan pendidikan sebagai proyek jangka pendek, bukan agenda pembangunan berkelanjutan yang terencana.

Kepentingan Politik Menguasai Arah Pendidikan

Kekuasaan politik sering memanfaatkan pendidikan sebagai alat pencitraan. Pengambil kebijakan meluncurkan program pendidikan secara masif menjelang momentum politik, tanpa rencana keberlanjutan yang jelas. Pemerintah lebih mengejar dampak simbolik ketimbang hasil substantif bagi peserta didik.

Praktik ini menunjukkan lemahnya keberanian negara untuk melepaskan pendidikan dari kepentingan elite. Padahal, pendidikan membutuhkan stabilitas, konsistensi arah, serta keberpihakan nyata pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Guru dan Sekolah Menanggung Beban Kebijakan

Kebijakan yang rapuh langsung berdampak pada guru dan sekolah. Negara menuntut guru bersikap profesional, adaptif, dan inovatif, tetapi pada saat yang sama membebani mereka dengan administrasi berlebihan dan perubahan regulasi yang terus-menerus.

Pemerintah juga belum menjamin kesejahteraan guru secara adil, terutama bagi mereka yang bertugas di daerah terpencil. Negara sering menuntut kualitas tinggi tanpa menyediakan dukungan yang memadai.

Sekolah menghadapi ketimpangan yang semakin nyata. Di kota besar, fasilitas dan teknologi berkembang pesat. Sebaliknya, di daerah tertinggal, akses pendidikan dasar masih menjadi persoalan utama. Kebijakan yang seragam dan sentralistik gagal menjawab keragaman kondisi sosial serta geografis Indonesia.

Anggaran Besar Tanpa Dampak Signifikan

Negara mengalokasikan anggaran pendidikan dalam jumlah besar setiap tahun. Namun, peningkatan kualitas belum sejalan dengan besaran dana tersebut. Masalah utamanya terletak pada orientasi kebijakan dan tata kelola anggaran.

Tanpa visi jangka panjang dan pengawasan yang kuat, pemerintah hanya menjadikan anggaran pendidikan sebagai rutinitas administratif, bukan sebagai alat transformasi.

Menata Ulang Politik Kebijakan Pendidikan

Kondisi ini harus menjadi alarm serius bagi negara. Pemerintah tidak boleh terus menjadikan pendidikan sebagai arena eksperimen kebijakan dan kepentingan politik sesaat.

Negara perlu menunjukkan keberanian politik untuk membangun kebijakan pendidikan yang konsisten, berbasis kebutuhan nyata, dan berorientasi jangka panjang. Pemerintah harus menempatkan pendidikan di atas kepentingan elektoral, menjamin kesejahteraan guru, serta memastikan keadilan akses pendidikan bagi seluruh anak bangsa.

Tanpa pembenahan mendasar, Indonesia berisiko kehilangan satu generasi—dan bangsa ini tidak mampu membayar harga semahal itu.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dirut BEI Mundur, Purbaya Ungkap Kesalahan yang Picu Koreksi IHSG

    Dirut BEI Mundur, Purbaya Ungkap Kesalahan yang Picu Koreksi IHSG

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 455
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Purbaya dukung Dirut BEI mundur sebagai bentuk tanggung jawab atas gejolak pasar saham. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai keputusan Iman Rachman meninggalkan jabatan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) memberi sinyal positif bagi pasar modal nasional. Purbaya menyampaikan sikap tersebut kepada wartawan di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (30/1/2026). Ia menilai langkah […]

  • 4 Operator Judi Online di Bandung Barat Ditangkap, Akui Bekerja untuk Perusahaan Terhubung Kamboja

    4 Operator Judi Online di Bandung Barat Ditangkap, Akui Bekerja untuk Perusahaan Terhubung Kamboja

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 489
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Aparat kepolisian mengungkap kasus perjudian online di Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, dan mengamankan empat orang terduga pelaku. Para pelaku berperan sebagai operator layanan pelanggan (customer service) pada sejumlah situs judi daring yang terhubung dengan jaringan luar negeri. Keempat tersangka berinisial Aditya Fajar, M Arman Priyatna, Reza Maulana Fadli, dan Fajar […]

  • Polda Jatim gagalkan 33 kg sabu jaringan antarwilayah

    Polda Jatim sabu 33 kg Terungkap dari Jaringan Antarwilayah

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 348
    • 0Komentar

    SURABAYA, (duasatunews.com) — Polda Jatim sabu 33 kg terungkap setelah kepolisian melakukan pemantauan intensif selama hampir dua bulan terhadap jaringan narkotika antarwilayah. Pengungkapan ini menunjukkan upaya serius aparat dalam memutus peredaran narkoba skala besar di Jawa Timur. Direktur Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Jawa Timur, Muhammad Kurniawan, mengatakan petugas menangkap seorang tersangka berinisial RG di jalan tol […]

  • Petugas KAI Daop 1 melakukan perbaikan rel Bukit Duri di perlintasan JPL 14 Jakarta Selatan

    KAI Daop 1 Benahi Rel Bukit Duri, Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – PT KAI Daop 1 Jakarta memperbaiki geometri jalur rel di perlintasan sebidang JPL 14 Jalan Bukit Duri Puteran, Jakarta Selatan. Selama proses perbaikan berlangsung, KAI meminta masyarakat menghindari lokasi untuk sementara guna mengurangi kepadatan lalu lintas. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan perbaikan tersebut menjadi bagian dari program peningkatan keselamatan dan […]

  • Dialog Iran AS damai disampaikan Presiden Iran Masoud Pezeshkian

    Dialog Iran AS Damai, Presiden Iran Nilai Ada Kemajuan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 452
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Dialog Iran AS damai kembali menguat setelah Presiden Iran Masoud Pezeshkian menilai pembicaraan antara negaranya dan Amerika Serikat sebagai langkah maju menuju solusi damai. Ia menyampaikan penilaian tersebut menyusul pembicaraan diplomatik yang berlangsung dengan dukungan negara-negara kawasan. Pezeshkian menegaskan bahwa Iran selalu mengedepankan dialog sebagai jalan utama penyelesaian konflik. Ia menyampaikan sikap […]

  • Rapat Paripurna DPR bahas RUU Pengelolaan Keuangan Haji

    RUU Keuangan Haji Disetujui DPR dalam Rapat Paripurna

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 273
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – RUU Keuangan Haji masuk dalam daftar RUU usul DPR RI setelah Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia menyetujui usulan tersebut di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Kamis. Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin rapat paripurna tersebut. Ia meminta persetujuan anggota dewan atas usul inisiatif Komisi VIII DPR. “Apakah RUU usul inisiatif Komisi […]

expand_less