Kebakaran Tambora Jakarta Barat Hanguskan 15 Bangunan
- account_circle Adrian Moita
- calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
- visibility 349
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, duasatunews.com — Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Jalan Duri Bangkit, RT 08/RW 09, Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Minggu dini hari. Peristiwa ini menghanguskan 14 rumah tinggal dan satu bangunan konveksi milik warga.
Kronologi Kejadian
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyampaikan bahwa kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 04.24 WIB. Petugas pemadam kebakaran memadamkan api sepenuhnya sekitar pukul 09.03 WIB setelah menjalani proses pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian.
Menurut Isnawa, warga yang pertama kali melihat api sempat berupaya memadamkan kebakaran dengan peralatan seadanya. Namun, api cepat membesar dan merambat ke lantai dua rumah warga yang berdempetan. Melihat kondisi tersebut, warga segera melaporkan kejadian itu kepada petugas pemadam kebakaran.
Proses Pemadaman dan Penanganan
Petugas pemadam kebakaran bersama unsur terkait langsung menangani kebakaran untuk mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi. Selain memadamkan api, petugas juga menyisir area terdampak guna memastikan tidak ada titik api tersisa yang berpotensi memicu kebakaran lanjutan.
Kerugian dan Dampak
Isnawa menyebutkan total kerugian akibat kebakaran Tambora Jakarta Barat mencapai sekitar Rp1,7 miliar. Meski menimbulkan kerugian material cukup besar, kebakaran tersebut tidak menyebabkan korban jiwa maupun korban luka.
Evakuasi Warga Terdampak
Aparat mengevakuasi warga terdampak ke Mushalla Nurul Yaqin yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Di lokasi pengungsian sementara itu, petugas melakukan pendataan warga, memberikan penanganan awal, serta mengoordinasikan bantuan lintas instansi. Petugas juga memastikan kebutuhan dasar warga, seperti makanan, air bersih, dan layanan kesehatan, tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.
Dugaan Penyebab Kebakaran
Berdasarkan hasil asesmen sementara, petugas menduga arus pendek listrik atau korsleting di salah satu rumah warga memicu kebakaran. Aparat terkait masih mendalami penyebab pasti kebakaran tersebut.
Imbauan Pencegahan
Selain penanganan darurat, pemerintah daerah mengimbau warga di kawasan permukiman padat penduduk agar rutin memeriksa instalasi listrik rumah tangga. Pemerintah juga meminta warga menghindari penggunaan sambungan listrik tidak standar untuk menekan risiko kebakaran, terutama pada jam-jam rawan.
