Basarnas Cari Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
- account_circle Adrian Moita
- calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
- visibility 681
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pesawat ATR Indonesia Air Transport (foto arsip)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Makassar, duasatunews.com — Basarnas cari pesawat hilang setelah menerima laporan putus kontak pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport di wilayah antara Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) serta Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Berdasarkan laporan awal, tim SAR segera bergerak menuju area pencarian dengan mengacu pada koordinat terakhir dari otoritas navigasi penerbangan.
Basarnas Makassar Gerakkan Tim SAR
Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, menyatakan bahwa pihaknya langsung mengerahkan personel begitu menerima informasi awal. Dengan langkah cepat tersebut, tim SAR menuju titik yang diduga menjadi lokasi terakhir kontak pesawat.
“Saat ini kami bergerak ke titik koordinat yang AirNav Makassar sampaikan. Lokasinya berada di kawasan Leang-leang, Maros,” kata Andi Sultan, Sabtu.
Koordinat AirNav Jadi Acuan Pencarian
Sebagai dasar operasi, Basarnas memusatkan pencarian pada koordinat terakhir sebelum kontak terputus. Data navigasi tersebut membantu tim mempersempit area pencarian sehingga operasi berjalan lebih terarah dan efisien.
Selain itu, petugas mengumpulkan informasi tambahan di lapangan. Langkah ini membantu tim menyesuaikan strategi pencarian dengan kondisi geografis wilayah Maros dan Pangkep.
Tim Laksanakan Pencarian Bertahap
Dalam pelaksanaannya, Basarnas Makassar menjalankan pencarian secara bertahap sesuai prosedur operasi standar SAR. Menyesuaikan medan perbukitan dan kawasan karst, tim mengatur pola penyisiran agar tetap efektif dan aman.
Hingga kini, Basarnas belum merilis keterangan tentang kondisi pesawat. Otoritas terkait juga belum mengumumkan jumlah penumpang dan awak pesawat.
Basarnas Sampaikan Pembaruan Resmi
Untuk mencegah spekulasi, Basarnas menegaskan akan menyampaikan informasi terverifikasi melalui kanal resmi. Lembaga ini menjadwalkan pembaruan berkala seiring perkembangan operasi.
Operasi SAR akan berlanjut hingga tim memperoleh kejelasan mengenai keberadaan pesawat. Seluruh personel tetap siaga dan menyesuaikan langkah berdasarkan data terbaru di lapangan.
