Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » Aksi Jilid II IPMKU Jakarta Bongkar Dugaan Tambang Ilegal PT KES, Ricuh di Kantor Perusahaan

Aksi Jilid II IPMKU Jakarta Bongkar Dugaan Tambang Ilegal PT KES, Ricuh di Kantor Perusahaan

  • account_circle Brian putra
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • visibility 372
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com — IPMKU Jakarta menggelar aksi menolak tambang ilegal Konawe Utara, Rabu (14/1/2026). Massa bergerak ke tiga lokasi: Kejaksaan Agung RI, Kementerian ESDM RI, dan kantor PT Kembar Emas Sultra (PT KES).

Tekanan Publik untuk Penegakan Hukum Tambang Ilegal Konawe Utara

Aksi ini menegaskan konsistensi publik menekan aparat hukum dan pemerintah pusat. Selain itu, mahasiswa menuntut langkah tegas terhadap dugaan praktik tambang ilegal Konawe Utara. Dugaan pelanggaran itu berlangsung sistematis dan berlarut-larut.

Oleh karena itu, mereka menekankan perlunya tindakan cepat agar pelanggaran tidak terus terjadi.

Selanjutnya, massa menyoroti aspek hukum dan lingkungan dari aktivitas PT KES.

Dugaan Pelanggaran Hukum PT KES

Pandi Bastian, penanggung jawab aksi, menegaskan bahwa PT KES beroperasi tanpa Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang sah. Pemerintah mewajibkan RKAB melalui UU Nomor 3 Tahun 2020 dan Permen ESDM Nomor 7 Tahun 2020.

“Kami mendesak Kejaksaan Agung memeriksa Direktur PT KES. Aktivitas tanpa RKAB termasuk pelanggaran serius dan bisa dijerat pidana sesuai Pasal 158 UU Minerba,” tegas Pandi.

Selain itu, mahasiswa meminta Kementerian ESDM RI menunda penerbitan RKAB PT KES karena perusahaan tetap berproduksi meski belum memenuhi persyaratan legal.

Lebih lanjut, mereka menuntut aparat menindaklanjuti semua pelanggaran administratif secara tegas.

Isu Lingkungan dan Kehutanan

Mahasiswa menyoroti dugaan pembukaan hutan dan pembangunan jalan hauling oleh PT KES. Akibatnya, aktivitas ini berpotensi melanggar UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dan UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lingkungan.

Selain itu, perusahaan belum memiliki izin lingkungan, sehingga risiko kerusakan ekologis meningkat.

Di sisi lain, mahasiswa menekankan perlunya pengawasan pemerintah agar pembangunan tambang tidak merusak ekosistem.

Terlebih lagi, mereka menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam.

Aksi Ricuh di Kantor PT KES

Setelah menggelar aksi di Kejaksaan Agung dan Kementerian ESDM, massa bergerak ke kantor PT KES. Namun, pihak keamanan perusahaan melakukan tindakan represif. Adu dorong terjadi antara aparat keamanan dan peserta aksi, menimbulkan ketegangan.

Egit Setiawan, Koordinator Lapangan, menilai tindakan itu berupaya membungkam kebebasan menyampaikan pendapat. Ia meminta aparat menindaklanjuti insiden tersebut secara objektif dan transparan.

“Kami menyampaikan aspirasi damai, tetapi dihadapkan intimidasi. Hal ini mencederai prinsip demokrasi dan hak konstitusional warga,” kata Egit.

Komitmen IPMKU Jakarta

IPMKU Jakarta menegaskan akan terus mengawal kasus dugaan tambang ilegal Konawe Utara. Mereka menuntut aparat dan pemerintah mengambil langkah konkret, transparan, dan berkeadilan.

Sementara itu, redaksi masih mengonfirmasi PT KES dan pihak terkait agar berita tetap berimbang dan akurat.

Pada akhirnya, mahasiswa menekankan bahwa pengawasan publik dan transparansi pemerintah menjadi kunci penegakan hukum yang adil.

https://duasatunews.com/lingkungan-hidup-sultra https://duasatunews.com/berita-pertambangan-terkini

https://www.dpr.go.id/uu https://www.esdm.go.id/

Brian putra

Penulis

Update, Akurat dan Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pernikahan dini Indonesia

    MARAKNYA PERNIKAHAN DINI DAN ANCAMAN BAGI MASA DEPAN GENERASI MUDA

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 725
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Pernikahan dini masih marak terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Masalah ini tidak lagi sekadar persoalan budaya atau tradisi. Praktik tersebut kini berkembang menjadi isu sosial serius yang mengancam masa depan generasi muda, terutama anak dan perempuan. Fenomena ini terus berulang setiap tahun. Banyak pihak belum mampu memutus rantai persoalan tersebut. Padahal, […]

  • Kapolri dorong sinergi Polri dan buruh hadapi dinamika global

    Sinergi Polri dan Buruh Hadapi Dampak Dinamika Global

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 204
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Sinergi Polri dan buruh menjadi elemen krusial dalam menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika global yang terus berkembang. Oleh karena itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan pentingnya kolaborasi lintas elemen agar sektor ketenagakerjaan Indonesia tetap aman dan berdaya saing. Dinamika Global Menuntut Kebersamaan Saat ini, tekanan ekonomi dunia dan perubahan geopolitik terjadi […]

  • Dukungan Kesehatan Mental Dimulai dari Sikap Tidak Menghakimi

    Dukungan Kesehatan Mental Dimulai dari Sikap Tidak Menghakimi

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Dukungan kesehatan mental di lingkungan kerja perlu dimulai dari sikap tidak menghakimi. Pendekatan ini membantu menciptakan ruang aman dan mendorong keterbukaan di antara rekan kerja. Jakarta, duasatunews.com — Psikolog Ayu Sadewo, S.Psi., menegaskan bahwa dukungan kesehatan mental tidak seharusnya berangkat dari keinginan memberi solusi secara cepat. Sebaliknya, ia meminta rekan kerja mendengarkan lebih dulu dan memahami […]

  • Suara Rakyat dan Tanggung Jawab Demokrasi

    Suara Rakyat dan Tanggung Jawab Demokrasi

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 410
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Suara rakyat dalam demokrasi sering menjadi rujukan utama dalam pengambilan keputusan politik. Karena itu, banyak pihak menempatkan kehendak mayoritas sebagai ukuran sah atau tidaknya sebuah kebijakan. Namun, ketika aktor politik memaknai prinsip tersebut secara sempit, demokrasi justru berisiko mengabaikan keadilan dan kepentingan publik yang lebih luas. Mayoritas Tidak Selalu Mencerminkan Kebenaran Demokrasi tidak […]

  • KEKAGUMAN TERHADAP DUNIA OTOMOTIF

    KEKAGUMAN TERHADAP DUNIA OTOMOTIF

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 3.470
    • 172Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Kekaguman terhadap dunia otomotif tidak lahir semata-mata dari kecepatan atau kemewahan kendaraan. Dunia otomotif menghadirkan perpaduan seni, teknologi, dan imajinasi manusia yang terus berkembang. Perkembangan ini juga sejalan dengan kemajuan teknologi transportasi yang banyak dibahas dalam rubrik Teknologi dan Otomotif di berbagai media daring. Industri otomotif mendorong manusia untuk terus berinovasi. Para […]

  • Pelabuhan Tanjung Wangi mendukung Ekspor Banyuwangi 2025

    Ekspor Produk Unggulan Banyuwangi 2025 Tembus Rp3,9 Triliun

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 483
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Ekspor Banyuwangi 2025 mencatat nilai Rp3,9 triliun sepanjang tahun ini. Angka tersebut naik 18,33 persen dibandingkan 2024 yang mencapai Rp3,3 triliun. Karena itu, pemerintah daerah menilai kinerja perdagangan luar negeri Banyuwangi terus menguat. Pemerintah Kabupaten Kabupaten Banyuwangi mencatat peningkatan tersebut melalui data resmi dinas perdagangan. Sementara itu, Bupati Ipuk Fiestiandani menegaskan bahwa […]

expand_less