Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Tambang nikel Konawe Selatan Disorot

Tambang nikel Konawe Selatan Disorot

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
  • visibility 546
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com — Tambang nikel Konawe Selatan kembali menarik perhatian warga dan pemerhati lingkungan. Aktivitas pertambangan di Desa Torobulu, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan, berpotensi memengaruhi kondisi ekologis di sekitar wilayah operasi.

Pemegang izin, PT Wijaya Inti Nusantara (PT WIN), mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP) seluas sekitar 1.932 hektare hingga 2029. Namun, warga menilai metode penambangan terbuka mendorong pembukaan lahan berskala besar dan mengubah tutupan vegetasi. Isu ini juga berkaitan dengan laporan pengawasan tambang di Sulawesi Tenggara yang sebelumnya menjadi sorotan publik.

Dampak Tambang Nikel Konawe Selatan pada Perubahan Lanskap

Warga setempat melaporkan perubahan signifikan pada area yang sebelumnya berfungsi sebagai penyangga ekologis. Aktivitas pembukaan lahan menghilangkan vegetasi dan melemahkan kemampuan tanah menahan erosi serta menjaga keseimbangan air.

Selain itu, sejumlah warga menyampaikan dugaan aktivitas pertambangan melampaui batas Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP). Aparat terkait saat ini menelusuri informasi tersebut.

Aktivitas Tambang Nikel Konawe Selatan Dekat Permukiman

Warga juga menyoroti jarak lokasi tambang yang berdekatan dengan permukiman dan fasilitas umum, termasuk area sekitar SD Negeri 12 Laeya. Kedekatan ini, menurut warga, meningkatkan risiko dampak lingkungan dan sosial.

Catatan pengangkutan material nikel menunjukkan volume ore sekitar 7.140 metrik ton pada Maret 2023 dan meningkat menjadi sekitar 21.947 metrik ton pada April 2023. Pemerhati lingkungan menilai lonjakan ini mencerminkan intensitas produksi yang tinggi.

Dampak Tambang terhadap Kualitas Air

Perubahan kondisi daratan memengaruhi sistem hidrologi lokal. Warga melaporkan sungai menjadi keruh saat hujan, sementara kualitas air di beberapa mata air menurun.

Limpasan air hujan dari area terbuka membawa sedimen ke sungai dan pesisir. Kondisi ini berdampak pada sumber air yang masih warga gunakan untuk kebutuhan sehari-hari, sebagaimana juga dibahas dalam artikel dampak lingkungan aktivitas pertambangan.

Reklamasi Tambang Nikel Konawe Selatan dan Pengawasan

Aturan mewajibkan perusahaan tambang melaksanakan reklamasi dan rehabilitasi pascatambang. Namun, warga dan aktivis menilai upaya pemulihan lingkungan di lokasi tambang nikel Konawe Selatan belum menunjukkan hasil optimal.

Sebelumnya, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyampaikan rekomendasi administratif terkait pengelolaan lingkungan di sektor pertambangan. Publik dapat mengakses kebijakan tersebut melalui situs resmi KLHK dan Kementerian ESDM Republik Indonesia.

Dorongan Evaluasi dan Perlindungan Lingkungan

Pemerhati lingkungan menilai persoalan di wilayah ini mencerminkan tantangan tata kelola pertambangan di daerah. Mereka mendorong pemerintah memperkuat pengawasan, mengevaluasi kepatuhan perusahaan, dan melindungi ruang hidup masyarakat sekitar tambang.

Menurut mereka, pengelolaan sumber daya alam perlu berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan agar manfaat ekonomi tidak mengorbankan keselamatan ekologis.

Penulis: Saydul
Aktivis pemerhati lingkungan

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • RUU Perampasan Aset Dibahas DPR, Opsi Tanpa Putusan

    RUU Perampasan Aset Dibahas DPR, Opsi Tanpa Putusan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 408
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — RUU Perampasan Aset kembali menjadi fokus pembahasan di parlemen. Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, melalui Badan Keahlian DPR RI, membahas rancangan undang-undang ini untuk memperkuat pemulihan aset negara dari tindak pidana. DPR menilai regulasi tersebut penting untuk memberi kepastian hukum. RUU Perampasan Aset Buka Opsi Tanpa Putusan Pidana Kepala Badan Keahlian DPR […]

  • Pemerasan izin tinggal WNA di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi yang diusut KPK terkait dugaan aliran dana ke aset kripto

    KPK Telusuri Aliran Dana Pemerasan Izin Tinggal WNA, Diduga Mengalir ke Investasi Kripto

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan penggunaan uang hasil pemerasan untuk membeli aset kripto. Dugaan tersebut muncul dalam penyidikan kasus korupsi pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA). Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik telah menyita empat akun aset kripto senilai Rp1,2 miliar. Penyidik menduga para tersangka membeli aset digital tersebut menggunakan uang […]

  • Prabowo Terima Narendra Modi di Istana Merdeka Jakarta.

    Prabowo Terima Kunjungan PM India Narendra Modi di Istana

    • calendar_month 20 jam yang lalu
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 44
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Prabowo Terima Kunjungan PM India Narendra Modi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2026). Presiden Prabowo Subianto menyambut langsung Perdana Menteri (PM) India, Shri Narendra Modi, dalam kunjungan resmi yang bertujuan memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan India melalui pembahasan sejumlah kerja sama strategis. Iring-iringan kendaraan PM Narendra Modi melintasi kawasan Monumen Nasional […]

  • Pegawai Pajak Terjaring OTT, KPK Sita Ratusan Juta dan Mata Uang Asing

    Pegawai Pajak Terjaring OTT, KPK Sita Ratusan Juta dan Mata Uang Asing

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 452
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Komisi Pemberantasan Korupsi mengamankan ratusan juta rupiah serta sejumlah mata uang asing dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap seorang pegawai pajak di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Utara. KPK menduga OTT ini berkaitan dengan suap pengurangan nilai pajak. Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan penyitaan tersebut. Ia menyampaikan bahwa penyidik menyita […]

  • DAMPAK AI TERHADAP DUNIA KERJA DAN MASA DEPAN PROFESI

    DAMPAK AI TERHADAP DUNIA KERJA DAN MASA DEPAN PROFESI

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Siva Fauziyah
    • visibility 519
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Dampak AI terhadap dunia kerja semakin terasa di berbagai sektor. Perkembangan Artificial Intelligence (AI) mendorong perusahaan mengubah cara kerja, menata ulang peran karyawan, serta menyesuaikan kebutuhan keterampilan di era digital. AI Meningkatkan Efisiensi Dunia Kerja Teknologi AI membantu perusahaan meningkatkan efisiensi dan akurasi kerja. Sistem berbasis AI kini mengerjakan berbagai tugas rutin […]

  • patroli humanis Polsek Puriala menyapa warga

    Patroli Humanis, Jalan Sunyi Membangun Kepercayaan di Kec. Puriala

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 506
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Patroli humanis Puriala menjadi pendekatan kepolisian yang relevan di tengah meningkatnya persoalan keamanan dan sosial di tingkat lokal. Melalui pendekatan dialogis, polisi membangun komunikasi langsung dengan warga untuk menciptakan rasa aman berbasis kepercayaan dan kedekatan. Dalam pelaksanaannya, patroli ini menempatkan interaksi sebagai fokus utama. Petugas menyapa warga, berdiskusi mengenai kondisi lingkungan, serta […]

expand_less