Beasiswa Pemda Konawe Belum Cair, Mahasiswa Terancam UAS
- account_circle Adrian Moita
- calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
- visibility 510
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, duasatunews.com — Beasiswa Pemda Konawe belum berjalan hingga pertengahan semester. Padahal, Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe telah menetapkan program tersebut melalui penandatanganan MoU sebagai bagian dari kebijakan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Beasiswa Pemda Konawe Belum Cair, Mahasiswa Hadapi Kendala
Sejumlah mahasiswa asal Konawe mengaku menghadapi kendala serius akibat belum cairnya dana beasiswa. Banyak mahasiswa kesulitan memenuhi kewajiban administrasi kampus. Akibatnya, sebagian dari mereka terancam tidak dapat mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS).
Mahasiswa menilai keterlambatan pencairan beasiswa memberi tekanan ekonomi sekaligus mengganggu konsentrasi belajar.
Pemda Konawe Teken MoU Pendidikan
Pemerintah Kabupaten Konawe menandatangani MoU peningkatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pembangunan daerah. Yusran Akbar menandatangani kesepakatan tersebut melalui perwakilan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Konawe dalam pertemuan di Jakarta.
Program beasiswa ini menjadi bagian dari agenda prioritas Bupati Konawe bersama Wakil Bupati Samsul Ibrahim untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia secara berkelanjutan.
Mahasiswa Soroti Minimnya Tindak Lanjut
Kabag Kesra Pemda Konawe, Samsul, sebelumnya menjelaskan bahwa kerja sama tersebut bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya bersama demi peningkatan kualitas pendidikan generasi muda Konawe.
Namun hingga kini, mahasiswa belum menerima manfaat dari program tersebut. Asvin, salah satu mahasiswa asal Konawe, menyampaikan kekecewaannya atas belum adanya kepastian pencairan dana beasiswa.
“Kami sangat berharap pada program beasiswa ini. Sampai sekarang belum ada kepastian. Dampaknya, banyak teman-teman kesulitan memenuhi administrasi kampus dan terancam tidak bisa ikut UAS,” kata Asvin, Selasa (20/1/2026).
Mahasiswa Desak Realisasi Beasiswa Pemda Konawe
Asvin menilai pemerintah daerah perlu menindaklanjuti MoU dengan langkah konkret dan jadwal yang jelas. Ia menegaskan bahwa penundaan berlarut dapat mengganggu masa depan pendidikan mahasiswa Konawe.
“MoU seharusnya tidak berhenti sebagai formalitas. Mahasiswa membutuhkan realisasi nyata,” ujarnya.
Hingga berita ini terbit, Pemerintah Kabupaten Konawe belum menyampaikan pernyataan resmi terkait penyebab keterlambatan realisasi beasiswa. Mahasiswa berharap pemerintah daerah segera melakukan evaluasi dan mempercepat pencairan sesuai komitmen.
