Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » KPPL Kecam Dugaan Perusakan Mangrove oleh PT Artha Graha di Teluk Kendari

KPPL Kecam Dugaan Perusakan Mangrove oleh PT Artha Graha di Teluk Kendari

  • account_circle Darman
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 274
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Dugaan perusakan mangrove Kendari kembali mencuat ke publik. Isu ini muncul setelah Koalisi Pemuda Penggiat Lingkungan (KPPL) mengecam aktivitas penimbunan di Jalan Baru, Kecamatan Kambu, Kota Kendari. KPPL menilai kegiatan tersebut mengancam kawasan mangrove yang berfungsi melindungi pesisir Teluk Kendari.

KPPL mengaitkan aktivitas penimbunan itu dengan PT Artha Graha. Menurut hasil pemantauan lapangan, penimbunan berlangsung tanpa kajian lingkungan yang terbuka. Tim KPPL menemukan area mangrove terdampak mencapai sekitar 7 hektare. Kawasan tersebut selama ini menopang ekosistem laut dan kehidupan masyarakat pesisir.

Dugaan Perusakan Mangrove Kendari Ancam Ekosistem

Dalam kasus dugaan perusakan mangrove Kendari, KPPL menilai kerusakan ekosistem pesisir dapat terjadi jika aktivitas penimbunan terus berlanjut. Mangrove berperan menahan abrasi, meredam gelombang laut, dan menjadi habitat berbagai biota. Kerusakan kawasan ini dapat meningkatkan risiko banjir rob dan penurunan kualitas perairan.

Koordinator KPPL menegaskan bahwa setiap aktivitas di wilayah pesisir harus mematuhi aturan perlindungan lingkungan hidup.

“Mangrove adalah benteng alami pesisir. Kerusakan mangrove akan membawa dampak jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

Dampak Sosial bagi Warga Pesisir

Selain merusak lingkungan, dugaan perusakan mangrove Kendari juga berpotensi mengganggu mata pencaharian warga. Nelayan tradisional menggantungkan hidup pada ekosistem mangrove. Penurunan kualitas pesisir dapat mengurangi hasil tangkapan ikan dan memperlemah ekonomi masyarakat sekitar.

Isu lingkungan pesisir di Sulawesi Tenggara sebelumnya juga pernah diberitakan dalam artikel Isu Lingkungan Pesisir Sulawesi Tenggara di duasatunews.com. Selain itu, penolakan warga terhadap aktivitas berisiko di Kendari dapat dibaca dalam laporan Aksi Penolakan Reklamasi dan Tambang di Kendari.

KPPL Desak Penegakan Hukum

KPPL mendesak Dinas Lingkungan Hidup dan Gakkum KLHK untuk turun langsung ke lokasi. Mereka meminta aparat menghentikan sementara aktivitas penimbunan hingga kajian lingkungan selesai. KPPL juga menuntut sanksi tegas jika aparat menemukan pelanggaran hukum.

Pemerintah sendiri mengatur perlindungan mangrove melalui kebijakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) (https://www.menlhk.go.id). Lembaga konservasi WWF Indonesia (https://www.wwf.id) juga menegaskan pentingnya mangrove bagi ketahanan pesisir dan perubahan iklim.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Artha Graha belum memberikan keterangan resmi.

Darman

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo terima jersey Chelsea dari Todd Boehly di Washington DC

    Prabowo Terima Jersey Chelsea dari Todd Boehly di AS

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 129
    • 0Komentar

    WASHINGTON DC, (duasatunews.com) — Prabowo terima jersey Chelsea saat melakukan kunjungan kerja ke Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (20/2). Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima jersey klub sepak bola Inggris Chelsea di sela pertemuan dengan investor global. Pemberian Jersey Chelsea Bertanda Tangan Kapten Tim Dalam kesempatan tersebut, Todd L. Boehly menyerahkan jersey Chelsea berwarna biru […]

  • proyek gas Blok Masela LNG Abadi oleh Inpex

    Inpex Minta Insentif untuk Proyek Gas Blok Masela Rp352 Triliun

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 61
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) — Proyek gas Blok Masela memasuki fase krusial setelah pengembangnya, Inpex Masela Ltd, meminta sejumlah insentif kepada pemerintah. Perusahaan menilai dukungan kebijakan sangat penting agar pembangunan proyek LNG Abadi berjalan sesuai target. Project Director Inpex Masela, Jarrad Blinco, menyampaikan bahwa proyek gas Blok Masela terus menunjukkan perkembangan positif. Dengan dukungan SKK Migas, perusahaan telah […]

  • Presiden Prabowo Subianto dan PM Australia Anthony Albanese saat konferensi pers Traktat Keamanan RI Australia di Istana Negara Jakarta

    Traktat Keamanan RI–Australia: Perwira Indonesia Berpeluang Dinas di Militer Australia

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 213
    • 1Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Traktat Keamanan RI–Australia membuka fase baru kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Australia. Melalui perjanjian ini, kedua negara memberi ruang bagi perwira senior TNI untuk bertugas di lingkungan militer Australia, sebuah langkah yang jarang muncul dalam hubungan bilateral di kawasan. Kebijakan tersebut langsung menyita perhatian publik karena menyangkut pertukaran personel militer, kepercayaan […]

  • penipuan travel umrah Kendari barang bukti paspor jamaah

    Polresta Kendari Tahan Pelaku Penipuan Umrah, 144 Jamaah Rugi Hingga Rp1,8 Miliar

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 110
    • 1Komentar

    KENDARI, (Duasatunews.com) — Polresta Kendari menahan seorang pria berinisial AK (26) yang diduga melakukan penipuan dan penggelapan dana perjalanan ibadah umrah. Kasus ini menyebabkan kerugian masyarakat hingga sekitar Rp1,8 miliar dan menimpa ratusan calon jamaah di Sulawesi Tenggara. Kapolresta Kendari Kombes Pol Edwin L. Sengka menjelaskan bahwa tersangka menjalankan penipuan dengan mencatut nama perusahaan perjalanan […]

  • tersangka korupsi ekspor CPO dan POME dikawal Kejaksaan Agung

    Kejagung Tahan 11 Tersangka Korupsi Ekspor CPO dan POME, Negara Berpotensi Rugi Hingga Rp14 Triliun

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 126
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Korupsi ekspor CPO kembali menjadi sorotan publik setelah aparat penegak hukum menahan sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam penyimpangan kebijakan perdagangan sawit. Kasus ini mengancam keuangan negara hingga belasan triliun rupiah dan memperlihatkan rapuhnya pengawasan sektor strategis. Isu korupsi ekspor CPO menjadi penting karena terjadi di tengah upaya pemerintah memperbaiki tata kelola […]

  • OTT pegawai pajak Jakarta Utara oleh KPK terkait dugaan suap pajak

    Pegawai Pajak Terjaring OTT, KPK Sita Ratusan Juta dan Mata Uang Asing

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 249
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Komisi Pemberantasan Korupsi mengamankan ratusan juta rupiah serta sejumlah mata uang asing dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap seorang pegawai pajak di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Utara. KPK menduga OTT ini berkaitan dengan suap pengurangan nilai pajak. Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan penyitaan tersebut. Ia menyampaikan bahwa penyidik menyita […]

expand_less