Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » KPPL Kecam Dugaan Perusakan Mangrove oleh PT Artha Graha di Teluk Kendari

KPPL Kecam Dugaan Perusakan Mangrove oleh PT Artha Graha di Teluk Kendari

  • account_circle Darman
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 528
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Dugaan perusakan mangrove Kendari kembali mencuat ke publik. Isu ini muncul setelah Koalisi Pemuda Penggiat Lingkungan (KPPL) mengecam aktivitas penimbunan di Jalan Baru, Kecamatan Kambu, Kota Kendari. KPPL menilai kegiatan tersebut mengancam kawasan mangrove yang berfungsi melindungi pesisir Teluk Kendari.

KPPL mengaitkan aktivitas penimbunan itu dengan PT Artha Graha. Menurut hasil pemantauan lapangan, penimbunan berlangsung tanpa kajian lingkungan yang terbuka. Tim KPPL menemukan area mangrove terdampak mencapai sekitar 7 hektare. Kawasan tersebut selama ini menopang ekosistem laut dan kehidupan masyarakat pesisir.

Dugaan Perusakan Mangrove Kendari Ancam Ekosistem

Dalam kasus dugaan perusakan mangrove Kendari, KPPL menilai kerusakan ekosistem pesisir dapat terjadi jika aktivitas penimbunan terus berlanjut. Mangrove berperan menahan abrasi, meredam gelombang laut, dan menjadi habitat berbagai biota. Kerusakan kawasan ini dapat meningkatkan risiko banjir rob dan penurunan kualitas perairan.

Koordinator KPPL menegaskan bahwa setiap aktivitas di wilayah pesisir harus mematuhi aturan perlindungan lingkungan hidup.

“Mangrove adalah benteng alami pesisir. Kerusakan mangrove akan membawa dampak jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

Dampak Sosial bagi Warga Pesisir

Selain merusak lingkungan, dugaan perusakan mangrove Kendari juga berpotensi mengganggu mata pencaharian warga. Nelayan tradisional menggantungkan hidup pada ekosistem mangrove. Penurunan kualitas pesisir dapat mengurangi hasil tangkapan ikan dan memperlemah ekonomi masyarakat sekitar.

Isu lingkungan pesisir di Sulawesi Tenggara sebelumnya juga pernah diberitakan dalam artikel Isu Lingkungan Pesisir Sulawesi Tenggara di duasatunews.com. Selain itu, penolakan warga terhadap aktivitas berisiko di Kendari dapat dibaca dalam laporan Aksi Penolakan Reklamasi dan Tambang di Kendari.

KPPL Desak Penegakan Hukum

KPPL mendesak Dinas Lingkungan Hidup dan Gakkum KLHK untuk turun langsung ke lokasi. Mereka meminta aparat menghentikan sementara aktivitas penimbunan hingga kajian lingkungan selesai. KPPL juga menuntut sanksi tegas jika aparat menemukan pelanggaran hukum.

Pemerintah sendiri mengatur perlindungan mangrove melalui kebijakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) (https://www.menlhk.go.id). Lembaga konservasi WWF Indonesia (https://www.wwf.id) juga menegaskan pentingnya mangrove bagi ketahanan pesisir dan perubahan iklim.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Artha Graha belum memberikan keterangan resmi.

Darman

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HP21N desak Dirjen Minerba tolak RKAB PT BHR dalam aksi mahasiswa Sultra di Jakarta

    HP21N Desak Dirjen Minerba Tak Setujui RKAB PT BHR

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle Santi
    • visibility 951
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Ratusan mahasiswa asal Sulawesi Tenggara (Sultra) yang tergabung dalam Himpunan Pemuda 21 Nusantara (HP21N) menggelar aksi demonstrasi di depan gedung Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba), Jakarta, Rabu (17/1/2024). Dalam aksi tersebut, massa secara terbuka menyoroti praktik tambang ilegal di Sultra. Karena itu, mereka meminta Dirjen Minerba menolak pengajuan Rencana Kerja dan […]

  • Target setoran Danantara Rp800 triliun oleh Presiden Prabowo

    Danantara Rp800 Triliun: Prabowo Targetkan Setoran Tiap Tahun

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 248
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Danantara Rp800 triliun menjadi target setoran tahunan dari pengelolaan aset negara. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan target tersebut dalam peringatan satu tahun Danantara Indonesia di Wisma Danantara, Jakarta. Menurut Prabowo, Danantara harus memberikan kontribusi besar bagi negara. Pemerintah menargetkan setoran sekitar 50 miliar dolar AS setiap tahun. Target tersebut berasal dari perhitungan return […]

  • Kasus suap impor barang KW Bea Cukai ditangani KPK

    Suap Impor Bea Cukai: KPK Dalami Pemeriksaan Pegawai DJBC

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 310
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami suap impor Bea Cukai dengan memeriksa saksi dari internal Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan. Penyidik menelusuri praktik suap dan gratifikasi yang muncul dalam proses impor barang. Lebih lanjut, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan penyidik memeriksa pegawai DJBC berinisial SLS pada 18 Februari […]

  • Prabowo Charles III bertemu di London bahas lingkungan

    Prabowo Charles III Bahas Kerja Sama Lingkungan di London

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 437
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertemu Raja Charles III di Lancaster House, London, Inggris, Rabu pagi. Pertemuan tersebut membahas kerja sama konservasi dan pelestarian lingkungan bersama filantropi Indonesia–Inggris sebagai bagian dari agenda diplomasi lingkungan bilateral. Agenda Diplomasi Lingkungan Presiden Prabowo dan Raja Inggris Pertemuan ini menjadi bagian dari rangkaian lawatan Presiden Prabowo […]

  • tech trends wearable cerdas pemantau kesehatan

    2027 TAHUN DIMANA AI MULAI MENGGANTIKAN MANUSIA

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Irwansyah
    • visibility 606
    • 0Komentar

    JAKARTA,Duasatunews.com – Tahun 2027 berpotensi menjadi titik balik besar dalam sejarah perkembangan teknologi manusia. Bukan karena kemunculan gawai baru atau aplikasi viral, melainkan karena kecerdasan buatan (AI) mulai memasuki wilayah pekerjaan yang selama ini dianggap eksklusif milik manusia. Perubahan ini tidak muncul secara tiba-tiba. Dunia kerja telah lama bergerak menuju otomatisasi sejak revolusi industri. Namun, […]

  • Prabowo: Menteri-menteri, Kalian Diangkat untuk Dihujat

    Prabowo: Menteri-menteri, Kalian Diangkat untuk Dihujat

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 504
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kritik keras merupakan konsekuensi jabatan menteri. Pernyataan ini muncul ketika publik terus menyoroti kinerja kabinet dan menuntut hasil kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Karena itu, ucapan Presiden segera menarik perhatian luas. Banyak pihak menilai pernyataan tersebut sebagai pesan politik terbuka kepada jajaran pembantunya. Isu Mengemuka di […]

expand_less