Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » KPPL Kecam Dugaan Perusakan Mangrove oleh PT Artha Graha di Teluk Kendari

KPPL Kecam Dugaan Perusakan Mangrove oleh PT Artha Graha di Teluk Kendari

  • account_circle Darman
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 547
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Dugaan perusakan mangrove Kendari kembali mencuat ke publik. Isu ini muncul setelah Koalisi Pemuda Penggiat Lingkungan (KPPL) mengecam aktivitas penimbunan di Jalan Baru, Kecamatan Kambu, Kota Kendari. KPPL menilai kegiatan tersebut mengancam kawasan mangrove yang berfungsi melindungi pesisir Teluk Kendari.

KPPL mengaitkan aktivitas penimbunan itu dengan PT Artha Graha. Menurut hasil pemantauan lapangan, penimbunan berlangsung tanpa kajian lingkungan yang terbuka. Tim KPPL menemukan area mangrove terdampak mencapai sekitar 7 hektare. Kawasan tersebut selama ini menopang ekosistem laut dan kehidupan masyarakat pesisir.

Dugaan Perusakan Mangrove Kendari Ancam Ekosistem

Dalam kasus dugaan perusakan mangrove Kendari, KPPL menilai kerusakan ekosistem pesisir dapat terjadi jika aktivitas penimbunan terus berlanjut. Mangrove berperan menahan abrasi, meredam gelombang laut, dan menjadi habitat berbagai biota. Kerusakan kawasan ini dapat meningkatkan risiko banjir rob dan penurunan kualitas perairan.

Koordinator KPPL menegaskan bahwa setiap aktivitas di wilayah pesisir harus mematuhi aturan perlindungan lingkungan hidup.

“Mangrove adalah benteng alami pesisir. Kerusakan mangrove akan membawa dampak jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

Dampak Sosial bagi Warga Pesisir

Selain merusak lingkungan, dugaan perusakan mangrove Kendari juga berpotensi mengganggu mata pencaharian warga. Nelayan tradisional menggantungkan hidup pada ekosistem mangrove. Penurunan kualitas pesisir dapat mengurangi hasil tangkapan ikan dan memperlemah ekonomi masyarakat sekitar.

Isu lingkungan pesisir di Sulawesi Tenggara sebelumnya juga pernah diberitakan dalam artikel Isu Lingkungan Pesisir Sulawesi Tenggara di duasatunews.com. Selain itu, penolakan warga terhadap aktivitas berisiko di Kendari dapat dibaca dalam laporan Aksi Penolakan Reklamasi dan Tambang di Kendari.

KPPL Desak Penegakan Hukum

KPPL mendesak Dinas Lingkungan Hidup dan Gakkum KLHK untuk turun langsung ke lokasi. Mereka meminta aparat menghentikan sementara aktivitas penimbunan hingga kajian lingkungan selesai. KPPL juga menuntut sanksi tegas jika aparat menemukan pelanggaran hukum.

Pemerintah sendiri mengatur perlindungan mangrove melalui kebijakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) (https://www.menlhk.go.id). Lembaga konservasi WWF Indonesia (https://www.wwf.id) juga menegaskan pentingnya mangrove bagi ketahanan pesisir dan perubahan iklim.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Artha Graha belum memberikan keterangan resmi.

Darman

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Desak KPK Usut ASR saat menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung KPK Jakarta terkait dugaan lonjakan LHKPN, PT TMS, dan kapal ASR 8

    Desak KPK Usut ASR dan ANH, Mahasiswa Kembali Soroti LHKPN, PT TMS, dan Kapal ASR 87

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 94
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Konsorsium Mahasiswa Sulawesi Tenggara (Sultra) Menggugat menggelar aksi di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat, 31 Juli 2026. Mereka mendesak lembaga antirasuah itu segera menindaklanjuti sejumlah laporan yang diklaim berkaitan dengan Gubernur Sulawesi Tenggara berinisial ASR dan istrinya, ANH. Massa aksi menyoroti tiga persoalan utama, yakni […]

  • Yaqut Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji, KPK Singgung Pertemuan Jokowi–MBS

    Yaqut Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji, KPK Singgung Pertemuan Jokowi–MBS

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 503
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Kasus kuota haji kembali menjadi sorotan publik. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dugaan korupsi pengelolaan kuota haji. Selain Yaqut, KPK juga menetapkan staf khusus Menteri Agama, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, sebagai tersangka. Dengan demikian, penyidik kini memproses dua pihak yang berperan dalam […]

  • "Pejabat Pemprov DKI Jakarta berbicara di podium dalam acara resmi, dengan latar belakang ukiran kayu tradisional Indonesia di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul."

    DKI Jakarta Siapkan Rp253,6 Miliar untuk Sekolah Swasta Gratis, Ribuan Siswa Diprioritaskan

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 269
    • 2Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan anggaran Rp253,6 miliar untuk program sekolah swasta gratis. Program itu membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa bersekolah. Pemprov DKI memilih 103 sekolah swasta untuk mengikuti program tersebut. Sekolah peserta berasal dari jenjang SD, SMP, SMA/SMK, hingga SLB. Pemerintah daerah ingin memperluas akses pendidikan dan […]

  • Peresmian hunian sementara terdampak bencana Agam oleh Menko PMK

    Menko PMK dan Mendagri Resmikan Huntara di Palembayan Agam

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 360
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno bersama Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meresmikan pemakaian hunian sementara atau huntara bagi warga terdampak bencana di Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Sabtu. Peresmian berlangsung di lapangan sepak bola SDN 05 Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia. Pemerintah menyediakan huntara […]

  • Agus Jabo Priyono Kembali Terpilih untuk memimpin Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA)

    Agus Jabo Priyono Kembali Terpilih untuk memimpin Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA)

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Rahman
    • visibility 1.172
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) kembali menetapkan Agus Jabo Priyono sebagai ketua umum periode 2025–2029. Keputusan tersebut lahir melalui Kongres ke-2 PRIMA yang berlangsung di Jakarta. Kongres ini digelar bertepatan dengan Hari Lahir ke-4 PRIMA pada Minggu, 1 Juni 2025. Dalam momentum tersebut, PRIMA mengusung tema Bersama Prabowo–Gibran Bangun Persatuan Nasional Menuju […]

  • BANJIR BUKAN TAKDIR, TAPI ULAH ILEGAL LOGGING

    BANJIR BUKAN TAKDIR, TAPI ULAH ILEGAL LOGGING

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Dr. Eni Samayati
    • visibility 683
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Setiap kali banjir melanda, pemandangan serupa muncul di berbagai wilayah Indonesia. Air merendam rumah warga, orang tua menggendong anak melintasi arus, dan keluarga berjuang menyelamatkan harta seadanya. Namun, banyak pihak masih menyebut peristiwa ini sebagai musibah alam, padahal tindakan manusia kerap memicu bencana tersebut. Praktik ilegal logging terus memperparah kondisi lingkungan. Oleh karena […]

expand_less