Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Purbaya Akui Deg-degan Saat Prabowo Soroti Pajak Bocor Triliunan Rupiah

Purbaya Akui Deg-degan Saat Prabowo Soroti Pajak Bocor Triliunan Rupiah

  • account_circle Darman
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • visibility 174
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Kebocoran penerimaan negara kembali mencuat setelah Presiden Prabowo Subianto menyinggung langsung kinerja otoritas pajak dan kepabeanan. Isu ini menyentuh kepentingan publik karena berpotensi menggerus pendapatan negara hingga triliunan rupiah setiap tahun dan merugikan masyarakat yang patuh membayar pajak.

Sorotan Presiden muncul di tengah kebutuhan negara menjaga ketahanan fiskal dan membiayai agenda pembangunan. Praktik penghindaran pajak, manipulasi nilai transaksi ekspor-impor, serta aktivitas ekonomi yang tidak tercatat masih terus terjadi. Kondisi ini menunjukkan celah pengawasan yang belum tertutup sepenuhnya.

Menindaklanjuti pernyataan tersebut, Kementerian Keuangan menyatakan Presiden menyampaikan peringatan keras kepada jajaran internal. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, Presiden mempertanyakan pembiaran praktik under invoicing dan penyelundupan. Ia menilai kebocoran penerimaan tidak bisa lagi dianggap sebagai persoalan biasa.

Purbaya menegaskan, pemerintah telah mengantongi data terkait berbagai modus pelanggaran di sektor pajak dan kepabeanan. Temuan itu mencakup manipulasi transaksi hingga aktivitas industri skala besar yang luput dari sistem resmi. Menurutnya, praktik tersebut menghilangkan potensi penerimaan negara dalam jumlah besar.

Pernyataan Presiden memicu reaksi publik yang menuntut pembenahan nyata. Sejumlah pengamat fiskal menilai kritik terbuka dari kepala negara mencerminkan lemahnya pengawasan selama ini. Publik juga mendorong penegakan hukum yang konsisten, termasuk terhadap aparat yang terlibat penyimpangan.

Jika kebocoran terus berlanjut, dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Negara berisiko kehilangan ruang anggaran untuk layanan publik, bantuan sosial, dan pembangunan daerah. Ketidakadilan fiskal juga dapat melemahkan kepercayaan publik terhadap sistem perpajakan.

Kementerian Keuangan menyatakan akan memperkuat pengawasan, integrasi data, dan reformasi internal di Direktorat Jenderal Pajak serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Pemerintah menegaskan tidak memberi kompromi kepada pelaku usaha maupun aparat yang melanggar. Hasil dari langkah ini akan menentukan sejauh mana negara mampu menutup kebocoran penerimaan secara berkelanjutan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PERAN AI DALAM TRANSFORMASI TEKNOLOGI MASA DEPAN

    PERAN AI DALAM TRANSFORMASI TEKNOLOGI MASA DEPAN

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Transformasi teknologi masa depan kini tidak dapat dipisahkan dari perkembangan Artificial Intelligence (AI). Seiring kemajuan teknologi digital, AI tidak lagi hadir sebagai tren sesaat. Sebaliknya, teknologi ini berkembang menjadi fondasi utama yang mendorong perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Melalui pemanfaatan data dan sistem cerdas, AI membantu menciptakan proses yang lebih […]

  • Prabowo pendidikan Inggris bahas kerja sama kampus di London

    Prabowo Pendidikan Inggris: Dorong Kerja Sama Kampus di London

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Prabowo pendidikan Inggris menjadi fokus dalam agenda diplomasi pendidikan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Pada Selasa (20/1), Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah terhadap masa depan anak-anak Indonesia dalam forum UK–Indonesia Education Roundtable di London. Forum ini sekaligus menegaskan keseriusan Indonesia dalam memperkuat kerja sama pendidikan tinggi dengan Inggris. Forum tersebut berlangsung sekitar […]

  • operasi penertiban tambang ilegal di Indonesia

    Gebrakan Menhan Tertibkan Lahan dan Tambang Ilegal

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 303
    • 0Komentar

    JAKARTA,Duasatunews.com – Penertiban tambang ilegal kembali masuk agenda utama pemerintah. Presiden Prabowo Subianto secara tegas memerintahkan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin untuk memperkuat penegakan hukum terhadap seluruh aktivitas pertambangan tanpa izin. Aktivitas tambang ilegal terus merugikan negara. Para pelaku menggerus penerimaan fiskal, merusak lingkungan, dan memicu konflik lahan di berbagai wilayah. Karena itu, pemerintah menilai pola […]

  • Aksi Mahasiswa Sultra di depan Kejaksaan Agung Republik Indonesia

    Aksi Mahasiswa Sultra Desak Kejagung Usut Dugaan Gubernur Sultra Dan Tambang

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Aksi Mahasiswa Sultra berlangsung di depan kantor Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Senin (2/2/2026). Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara Bersatu mendatangi Kejaksaan Agung untuk menyampaikan tuntutan penegakan hukum atas dugaan konflik kepentingan dan pelanggaran lingkungan dalam aktivitas pertambangan di Sulawesi Tenggara. Sejak awal aksi, mahasiswa menyampaikan tuntutan secara terbuka dan tertib. Mereka meminta aparat […]

  • Warga Sudan terdampak krisis pangan dan konflik berkepanjangan

    Krisis Pangan Sudan: 21 Juta Warga Terancam Kelaparan

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 173
    • 0Komentar

    KHARTOUM, (duasatunews,com) — Krisis pangan Sudan terus memburuk dan mengancam kehidupan jutaan warga. Lebih dari 21 juta orang, atau sekitar 45 persen penduduk Sudan, kini hidup dalam kondisi kerawanan pangan akut, berdasarkan laporan terbaru Klasifikasi Fase Ketahanan Pangan Terpadu (IPC) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Program Pangan Dunia (WFP) menyebut Sudan sebagai negara yang saat ini menghadapi krisis […]

  • mahasiswa Indonesia di AS apresiasi Prabowo Subianto

    Apresiasi Prabowo AS dari Mahasiswa Indonesia

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 194
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — apresiasi Prabowo AS datang dari mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di Amerika Serikat. Mahasiswa tersebut menilai kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mampu menjaga optimisme Indonesia di tengah dinamika global yang terus berkembang. Mahasiswa bernama Andi Pratama, asal Jakarta, menyampaikan pandangannya setelah mengikuti berbagai pemberitaan terkait kebijakan dan aktivitas Presiden Prabowo di kancah […]

expand_less