Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Purbaya Akui Deg-degan Saat Prabowo Soroti Pajak Bocor Triliunan Rupiah

Purbaya Akui Deg-degan Saat Prabowo Soroti Pajak Bocor Triliunan Rupiah

  • account_circle Darman
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • visibility 340
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Kebocoran penerimaan negara kembali mencuat setelah Presiden Prabowo Subianto menyinggung langsung kinerja otoritas pajak dan kepabeanan. Isu ini menyentuh kepentingan publik karena berpotensi menggerus pendapatan negara hingga triliunan rupiah setiap tahun dan merugikan masyarakat yang patuh membayar pajak.

Sorotan Presiden muncul di tengah kebutuhan negara menjaga ketahanan fiskal dan membiayai agenda pembangunan. Praktik penghindaran pajak, manipulasi nilai transaksi ekspor-impor, serta aktivitas ekonomi yang tidak tercatat masih terus terjadi. Kondisi ini menunjukkan celah pengawasan yang belum tertutup sepenuhnya.

Menindaklanjuti pernyataan tersebut, Kementerian Keuangan menyatakan Presiden menyampaikan peringatan keras kepada jajaran internal. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, Presiden mempertanyakan pembiaran praktik under invoicing dan penyelundupan. Ia menilai kebocoran penerimaan tidak bisa lagi dianggap sebagai persoalan biasa.

Purbaya menegaskan, pemerintah telah mengantongi data terkait berbagai modus pelanggaran di sektor pajak dan kepabeanan. Temuan itu mencakup manipulasi transaksi hingga aktivitas industri skala besar yang luput dari sistem resmi. Menurutnya, praktik tersebut menghilangkan potensi penerimaan negara dalam jumlah besar.

Pernyataan Presiden memicu reaksi publik yang menuntut pembenahan nyata. Sejumlah pengamat fiskal menilai kritik terbuka dari kepala negara mencerminkan lemahnya pengawasan selama ini. Publik juga mendorong penegakan hukum yang konsisten, termasuk terhadap aparat yang terlibat penyimpangan.

Jika kebocoran terus berlanjut, dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Negara berisiko kehilangan ruang anggaran untuk layanan publik, bantuan sosial, dan pembangunan daerah. Ketidakadilan fiskal juga dapat melemahkan kepercayaan publik terhadap sistem perpajakan.

Kementerian Keuangan menyatakan akan memperkuat pengawasan, integrasi data, dan reformasi internal di Direktorat Jenderal Pajak serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Pemerintah menegaskan tidak memberi kompromi kepada pelaku usaha maupun aparat yang melanggar. Hasil dari langkah ini akan menentukan sejauh mana negara mampu menutup kebocoran penerimaan secara berkelanjutan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pertambangan Sulawesi Tenggara sebagai motor ekonomi daerah

    Brian Putra: Jika Pertambangan di Sultra Dikelola dengan Baik, Daerah Akan Tumbuh Berkeadilan

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 419
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Pertambangan Sulawesi Tenggara memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, masyarakat hanya akan merasakan manfaatnya jika pemerintah dan pelaku usaha mengelola sektor ini secara transparan, taat aturan, dan berkeadilan. Mahasiswa asal Sulawesi Tenggara yang menempuh pendidikan tinggi di Jakarta, Brian Putra, menyampaikan pandangan tersebut kepada media. Ia menilai kekayaan sumber […]

  • Atlet loncat indah sinkron tampil pada Kejurnas loncat indah 2026 di GBK Jakarta

    Kejurnas Loncat Indah 2026 Tegaskan Kebangkitan Atlet Muda dan Persaingan Nasional yang Semakin Ketat

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com) — Kejurnas loncat indah 2026 menghadirkan perkembangan signifikan dalam regenerasi atlet nasional. Ajang yang berlangsung di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno ini memperlihatkan atlet muda yang mampu menekan dominasi senior sejak babak awal. Wakil Ketua Komisi Teknik loncat indah Akuatik Indonesia Ronaldy Herbintoro menilai atlet lapis kedua kini berkembang pesat. Mereka menunjukkan teknik yang […]

  • Yusril Bongkar Modus Pemerasan Silmy Karim dalam keterangan pers terkait kasus pengurusan izin tinggal WNA.

    Pemerasan Silmy Karim, Yusril Ungkap Modusnya

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 36
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, mengungkap dugaan modus pemerasan yang menyeret Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim. Yusril menjelaskan, kasus itu terjadi pada periode 2023 hingga 2024 saat Silmy masih menjabat sebagai Direktur Jenderal Imigrasi di Kementerian Hukum dan HAM. “Yang […]

  • OTT KPK Pajak di Kantor Pajak Jakarta Utara

    OTT KPK Pajak Jakarta Utara, Delapan Orang Diamankan

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 524
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Utara. Dalam operasi ini, tim KPK mengamankan delapan orang dan menyita uang tunai sebagai barang bukti. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan bahwa KPK mengamankan sejumlah pegawai pajak dan wajib pajak. Ia menjelaskan bahwa tim bergerak […]

  • KPK cari Silmy Karim terkait OTT Imigrasi Jakarta Barat

    KPK Masih Cari Silmy Karim, Keberadaan Wamen Imipas Disebut Terakhir Terpantau di Jakarta

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mencari Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, setelah menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Barat. KPK cari Silmy Karim setelah tim penyidik mengungkap dugaan penyimpangan dalam pengurusan izin tinggal bagi warga negara asing. KPK menyebut Silmy Karim terakhir berada di wilayah Jakarta […]

  • Pembangunan huntara dan huntap pasca bencana di Sumatera

    Pembangunan Huntara dan Huntap Pasca Bencana, Terus Berjalan

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Pembangunan huntara dan huntap terus menjadi prioritas pemerintah dalam mempercepat pemulihan warga terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Melalui kerja bersama antara personel TNI dan masyarakat, proses pemulihan berjalan bertahap namun konsisten. Pada saat yang sama, Tim Media Presiden mencatat perkembangan pembangunan yang beragam di setiap wilayah. […]

expand_less