Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Investor Asing Diam-diam Lepas Saham Unggulan Saat IHSG Terkoreksi Tajam

Investor Asing Diam-diam Lepas Saham Unggulan Saat IHSG Terkoreksi Tajam

  • account_circle Darman
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • visibility 410
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

jakarta, duasatunews.com – Investor asing jual saham menjadi perhatian pelaku pasar setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok tajam pada awal pekan. Tekanan jual yang meluas langsung memukul sentimen investor ritel karena saham-saham berkapitalisasi besar ikut tertekan di tengah meningkatnya volatilitas pasar.

Pada perdagangan Senin (2/2/2026), IHSG sempat melemah lebih dari 5 persen sebelum ditutup turun 4,88 persen ke level 7.922,73. Koreksi tajam ini muncul ketika pelaku pasar masih menunggu kejelasan arah ekonomi global dan pergerakan modal asing.

Aktivitas Transaksi Tinggi Tidak Menahan Pelemahan

Meskipun indeks melemah, aktivitas perdagangan justru meningkat. Bursa mencatat nilai transaksi mencapai Rp29,17 triliun dengan volume 50,41 miliar saham dalam 2,95 juta kali transaksi.

Namun, tekanan jual mendominasi pasar. Sebanyak 720 saham turun, 36 saham stagnan, dan hanya 58 saham menguat. Data ini menunjukkan bahwa pelemahan IHSG terjadi secara menyeluruh dan tidak terbatas pada sektor tertentu.

Investor Asing Jual Saham Secara Selektif

Data perdagangan menunjukkan pola yang kontras. Secara total, investor asing masih membukukan pembelian bersih sekitar Rp654,94 miliar di seluruh pasar. Akan tetapi, investor asing jual saham tertentu dengan nilai besar, terutama pada emiten berkapitalisasi besar.

Investor asing melepas saham perbankan, telekomunikasi, energi, dan pertambangan. Langkah ini mencerminkan strategi penyesuaian portofolio jangka pendek, bukan aksi keluar massal dari pasar saham Indonesia.

Saham Unggulan Jadi Sasaran Tekanan Jual

Saham perbankan dan BUMN menjadi sasaran utama aksi jual asing. Tekanan juga menyasar saham big cap lain yang selama ini menopang pergerakan IHSG. Kondisi tersebut memperkuat tekanan indeks karena saham-saham ini memiliki bobot besar dalam perhitungan IHSG.

Pelaku pasar menilai langkah ini sebagai bentuk kehati-hatian investor global dalam merespons dinamika pasar keuangan internasional.

Respons Pasar Masih Didominasi Sikap Waspada

Di tengah kondisi ini, investor ritel memilih bersikap lebih hati-hati. Sebagian pelaku pasar menunda aksi beli sambil menunggu stabilisasi indeks. Sementara itu, analis pasar menilai aksi investor asing jual saham lebih mencerminkan realisasi keuntungan setelah reli panjang IHSG.

Pasar kini menanti konfirmasi arah berikutnya, baik dari data ekonomi global maupun kebijakan moneter.

Dampak Potensial bagi Investasi dan Daerah

Jika volatilitas berlanjut, tekanan pasar berpotensi memengaruhi rencana ekspansi dan pendanaan perusahaan. Kondisi ini juga dapat berdampak pada iklim investasi di daerah, terutama bagi sektor yang bergantung pada pembiayaan pasar modal.

Penurunan minat investasi jangka pendek berisiko menahan laju pertumbuhan ekonomi regional serta penciptaan lapangan kerja.

Pasar Menunggu Kepastian Arah Selanjutnya

Ke depan, pelaku pasar akan terus mencermati sentimen global dan rilis data ekonomi lanjutan. Selama ketidakpastian masih tinggi, IHSG berpotensi bergerak fluktuatif.

Dalam situasi ini, konsistensi kebijakan dan transparansi informasi menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan investor agar tekanan jangka pendek tidak berkembang menjadi gangguan yang lebih luas bagi pasar keuangan nasional.

Darman

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peran Anton Timbang untuk generasi muda bersama mahasiswa Sulawesi Tenggara dalam mendukung pembangunan daerah

    Mahasiswa Asal Sultra Dukung Peran Nyata Anton Timbang dalam Mendorong Generasi Muda

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) — Dukungan terhadap peran tokoh daerah dalam pengembangan generasi muda terus menguat. Sejumlah mahasiswa dan tokoh pemuda menilai Anton Timbang menunjukkan kepedulian nyata terhadap masa depan generasi muda di Sulawesi Tenggara (Sultra). Rahman, mahasiswa asal Sultra, menilai Anton Timbang konsisten mendorong pemberdayaan pemuda. Ia menyebut dukungan itu terlihat dalam program pendidikan dan kegiatan […]

  • Prabowo Perintahkan 18 Proyek  Mulai Konstruksi Maret 2026

    Prabowo Perintahkan 18 Proyek Mulai Konstruksi Maret 2026

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Adrian moita
    • visibility 741
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com— Pemerintah pusat mempercepat 18 proyek industri hilir strategis saat Indonesia masih bergantung pada impor energi dan menghadapi krisis pengelolaan sampah di banyak kota. Presiden Prabowo Subianto memerintahkan seluruh proyek itu mulai konstruksi paling lambat Maret 2026. Kebijakan ini memengaruhi arah investasi negara, kesiapan daerah, serta dampaknya bagi lingkungan dan masyarakat sekitar proyek. Target […]

  • Prabowo: Menteri-menteri, Kalian Diangkat untuk Dihujat

    Prabowo: Menteri-menteri, Kalian Diangkat untuk Dihujat

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 606
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kritik keras merupakan konsekuensi jabatan menteri. Pernyataan ini muncul ketika publik terus menyoroti kinerja kabinet dan menuntut hasil kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Karena itu, ucapan Presiden segera menarik perhatian luas. Banyak pihak menilai pernyataan tersebut sebagai pesan politik terbuka kepada jajaran pembantunya. Isu Mengemuka di […]

  • aturan tanah telantar Prabowo menyasar lahan kosong yang tidak dimanfaatkan

    Aturan Tanah Telantar Prabowo: Negara Kini Bisa Ambil Alih Lahan Menganggur

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 333
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Aturan tanah telantar Prabowo menempatkan isu penguasaan lahan kembali di pusat perhatian publik. Kebijakan ini menyasar tanah yang dikuasai pemilik hak namun dibiarkan menganggur, sementara kebutuhan lahan untuk perumahan, pangan, dan pembangunan daerah terus meningkat. Penelantaran Lahan Dinilai Merugikan Publik Pemerintah menilai praktik penelantaran tanah memperlebar kesenjangan sosial dan ekonomi. Banyak lahan […]

  • Zulhas cawapres Prabowo diusulkan PAN jelang Pilpres 2029

    Zulhas cawapres Prabowo diusulkan PAN untuk Pilpres 2029

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 525
    • 0Komentar

    Zulhas cawapres Prabowo menguat sebagai wacana politik menjelang Pemilu Presiden 2029. Wacana ini muncul ketika Partai Amanat Nasional (PAN) membuka peluang mengajukan kader internal sebagai calon wakil presiden setelah Mahkamah Konstitusi menghapus ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden.   Jakarta, duasatunews.com – Partai Amanat Nasional mengusulkan Ketua Umumnya, Zulkifli Hasan, sebagai pendamping Prabowo Subianto […]

  • Purbaya Yudhi Sadewa jelaskan pencabutan izin tambang ilegal

    Purbaya Blak-blakan Soal Pencabutan Izin Tambang Emas Martabe

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 481
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Pencabutan izin tambang menjadi sorotan publik setelah pemerintah menilai praktik pertambangan ilegal masih menghambat pertumbuhan ekonomi nasional. Aktivitas tambang yang melanggar aturan tidak hanya menekan penerimaan negara, tetapi juga memicu kerusakan lingkungan dan konflik di daerah. Pemerintah menilai langkah penertiban ini perlu dilakukan segera demi menjaga kepastian hukum dan kepentingan masyarakat luas. […]

expand_less