PDRB Kalteng 2024 Capai Rp222,86 Triliun, Tiga Sektor Jadi Penopang Utama
- account_circle Rahman
- calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
- visibility 244
- comment 0 komentar
- print Cetak

Aktivitas perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Tengah yang berperan penting dalam menopang perekonomian daerah sepanjang 2024.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, duasatunews.com — PDRB Kalimantan Tengah 2024 mencerminkan kinerja ekonomi daerah yang stabil sepanjang tahun. Badan Pusat Statistik Kalimantan Tengah melaporkan nilai Produk Domestik Regional Bruto provinsi ini mencapai Rp222,86 triliun, di tengah dinamika ekonomi nasional dan global.
BPS menjelaskan bahwa struktur ekonomi Kalimantan Tengah bertumpu pada tiga sektor utama, yaitu sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, sektor industri pengolahan, serta sektor perdagangan besar dan eceran. Ketiga sektor tersebut memberikan kontribusi terbesar dalam pembentukan PDRB dan menjaga kesinambungan aktivitas ekonomi daerah.
Sektor pertanian masih memegang peran sentral dalam perekonomian daerah. Aktivitas perkebunan, terutama kelapa sawit, bersama sektor perikanan dan kehutanan, mendorong peningkatan produksi sekaligus menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Peran sektor primer ini turut menjaga stabilitas pendapatan masyarakat di wilayah perdesaan.
Selain sektor pertanian, industri pengolahan terus memperkuat struktur ekonomi daerah. Pelaku usaha meningkatkan nilai tambah dengan mengolah bahan mentah menjadi produk setengah jadi dan produk jadi. Proses ini tidak hanya memperluas rantai pasok lokal, tetapi juga membuka peluang investasi dan lapangan kerja baru di sektor manufaktur.
Sektor perdagangan besar dan eceran juga berperan aktif menggerakkan roda perekonomian. Aktivitas distribusi barang dan jasa meningkat seiring pertumbuhan konsumsi rumah tangga dan aktivitas usaha antardaerah. Perdagangan yang berjalan lancar mendukung konektivitas ekonomi antara wilayah produksi dan pusat konsumsi.
BPS menilai kondisi ekonomi Kalimantan Tengah berada pada jalur yang relatif stabil. Meski demikian, lembaga tersebut mendorong pemerintah daerah untuk terus memperkuat program hilirisasi industri, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperluas diversifikasi ekonomi. Upaya tersebut penting untuk menjaga daya saing daerah dan memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan pada masa mendatang.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Endana
- Sumber: Copyright © 2026 duasatunews.com.

Saat ini belum ada komentar