Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Wagub PBD Dukung Program 21 Ribu Rumah Layak Huni untuk Warga Papua

Wagub PBD Dukung Program 21 Ribu Rumah Layak Huni untuk Warga Papua

  • account_circle Reski
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • visibility 133
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com)//Wakil Gubernur Papua Barat Daya (PBD), Ahmad Nausrau, mendukung penuh program pembangunan dan rehabilitasi 21.000 rumah layak huni bagi masyarakat di Tanah Papua. Program ini menjadi langkah strategis untuk menjawab tingginya kebutuhan hunian di wilayah tersebut.

Ahmad Nausrau menyampaikan dukungan itu setelah menghadiri rapat koordinasi yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Jakarta, Rabu (15/4). Dalam pertemuan tersebut, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait bersama Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti turut membahas langkah teknis pelaksanaan program.

Menurut Ahmad, kebutuhan rumah layak huni di Papua masih sangat tinggi. Oleh karena itu, pemerintah daerah siap mendukung program ini agar tepat sasaran dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat berpenghasilan rendah.

“Program ini menjadi solusi konkret untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, kami memastikan pelaksanaannya menyasar warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Program BSPS Jadi Solusi Hunian

Pemerintah menjalankan program ini melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Melalui skema tersebut, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) membangun atau memperbaiki rumah secara mandiri.

Selain itu, pemerintah menggunakan data sosial ekonomi nasional sebagai dasar penyaluran bantuan. Dengan pendekatan ini, bantuan dapat tersalurkan secara lebih tepat dan efisien.

Kesenjangan Rumah di Papua Masih Tinggi

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan rumah di Tanah Papua masih besar, terutama di daerah otonomi baru (DOB).

Sebagai gambaran, wilayah Papua Pegunungan mencatat kesenjangan sebesar 89,14 persen. Di sisi lain, Papua Tengah mencapai 66,93 persen. Sementara itu, Papua Selatan berada di angka 44,85 persen, dan Papua Barat Daya mencatat 36,35 persen.

Kondisi tersebut menegaskan bahwa kebutuhan rumah masih jauh melampaui ketersediaan. Karena itu, pemerintah pusat dan daerah perlu mempercepat pembangunan melalui kolaborasi yang kuat.

Peluncuran Program di Sorong

Pemerintah menjadwalkan peluncuran program ini pada 27 April 2026 di Sorong.

Melalui program tersebut, pemerintah menargetkan peningkatan akses masyarakat terhadap hunian yang layak, aman, dan sehat. Upaya ini sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di Tanah Papua.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Windi anggraini

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Trump konflik Iran operasi militer Amerika Serikat

    Trump Konflik Iran: Penasihat Desak Akhiri Operasi Militer

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 163
    • 0Komentar

    WASHINGTON, (duasatunews.com) — Trump konflik Iran kembali menjadi perhatian setelah sejumlah penasihat Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendesak pemerintahannya untuk segera mencari jalan keluar dari konflik dengan Iran. Para penasihat menilai tujuan operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran sudah tercapai. Laporan The Wall Street Journal pada Senin (9/3/2026) mengungkap desakan tersebut dengan mengutip sumber yang […]

  • Kementerian Keuangan mengkaji kenaikan gaji PNS 2026

    Kenaikan Gaji PNS 2026 Masih Dikaji Pemerintah

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 523
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Pemerintah masih mengkaji rencana kenaikan gaji PNS 2026. Kementerian Keuangan memilih menunggu hasil evaluasi kondisi ekonomi nasional sebelum mengambil keputusan yang berdampak langsung pada belanja negara dan kesinambungan fiskal. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah memerlukan waktu sekitar satu triwulan untuk membaca arah ekonomi secara lebih jelas. Menurutnya, sinkronisasi kebijakan ekonomi […]

  • BYD Salip Tesla, Jadi Raja Mobil Listrik Dunia

    BYD Salip Tesla, Jadi Raja Mobil Listrik Dunia

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 433
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – BYD geser Tesla EV pada 2025 setelah produsen otomotif asal China tersebut mencatat penjualan kendaraan listrik tertinggi secara global. Pergeseran ini mengubah peta persaingan industri otomotif dunia yang sebelumnya dikuasai produsen Amerika Serikat. Keberhasilan BYD mencerminkan pergeseran kekuatan industri EV global menuju Asia, seiring meningkatnya kapasitas produksi dan efisiensi biaya. Dominasi Produsen […]

  • tug boat Mussafah 2 meledak di Selat Hormuz

    Mussafah 2 Meledak di Selat Hormuz, Tiga WNI Hilang

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 199
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Insiden Mussafah 2 meledak terjadi di Selat Hormuz yang berada di antara perairan Uni Emirat Arab dan Oman. Ledakan tersebut menyebabkan tiga anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) hilang. Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan WNI di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Heni Hamidah, menjelaskan bahwa ledakan terjadi pada Jumat (6/3/2026) dini […]

  • tolak usulan IMF pajak oleh Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

    Menkeu Purbaya Tolak Kenaikan Pajak: Daya Beli Bisa Tertekan

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 275
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com Tolak usulan IMF pajak menjadi sikap pemerintah dalam merespons rekomendasi internasional terkait rencana kenaikan tarif Pajak Penghasilan (PPh) orang pribadi, khususnya bagi karyawan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai kebijakan tersebut berpotensi menekan daya beli masyarakat dan memperlambat pemulihan ekonomi nasional. Purbaya menyampaikan pandangan itu usai rapat konsultasi bersama pimpinan Komisi DPR RI […]

  • Polresta Malang Kota tangani kasus Yai Mim

    Penyebab Kematian Yai Mim Terungkap, Polisi Soroti Asfiksia

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 128
    • 4Komentar

    Fakta Awal Terungkap Jakarta, (duasatunews.com)-Kasus penyebab kematian Yai Mim mulai menemukan titik terang. Selain itu, mantan dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Imam Muslimin atau Yai Mim, diduga meninggal karena asfiksia atau kekurangan oksigen. Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, menyampaikan hasil pemeriksaan tim dokter dari RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Lebih lanjut, […]

expand_less