Pemprov Sultra Gelontorkan Rp30 Miliar, 600 Rumah RTLH Bakal Diganti Hunian Layak
- account_circle Reski
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 76
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto...Ilustrasi pembangunan rumah layak huni dalam program RTLH Sultra 2026 oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara yang menargetkan 600 unit rumah bagi warga berpenghasilan rendah.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta,(duasatunews.com)membangun 600 rumah layak huni dengan anggaran Rp30 miliar. Program ini menyasar warga berpenghasilan rendah yang masih tinggal di rumah tidak layak di berbagai wilayah Sulawesi Tenggara.
Selain itu, Pemprov Sultra menjalankan program ini untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pemerintah menargetkan warga menempati rumah yang lebih aman, sehat, dan layak huni.
Survei Lapangan di 10 Kabupaten
Selanjutnya, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Sultra melakukan survei di 10 kabupaten. Tim lapangan mendatangi rumah warga secara langsung dan mencatat kondisi bangunan di setiap lokasi.
Kemudian, petugas lapangan mengumpulkan data calon penerima bantuan. Mereka mencocokkan data dengan kondisi sosial ekonomi warga di lapangan.
Verifikasi Data Calon Penerima
Setelah itu, tim verifikasi memeriksa data secara detail. Mereka mengecek kesesuaian data administrasi dengan kondisi nyata di lapangan. Pemerintah menggunakan hasil verifikasi untuk menentukan penerima bantuan secara tepat sasaran.
Selain itu, proses verifikasi membantu pemerintah meningkatkan akurasi data dan mengurangi potensi kesalahan penyaluran bantuan.
Target Pembangunan Tahun 2026
Di sisi lain, Pemprov Sultra menargetkan penyelesaian pendataan sebelum pembangunan dimulai pada 2026. Setelah pendataan selesai, pemerintah memulai pembangunan 600 unit rumah secara bertahap di 10 kabupaten.
Lebih lanjut, program RTLH Sultra 2026 membantu pemerintah daerah menurunkan jumlah rumah tidak layak huni di Sulawesi Tenggara. Program ini juga memperkuat pemerataan pembangunan antara wilayah pedesaan dan perkotaan.
Dampak dan Harapan Program
Selain pembangunan fisik, program ini juga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah. Pemerintah daerah berharap warga dapat merasakan dampak langsung melalui hunian yang lebih layak.
Akhirnya, Pemprov Sultra memperkuat pengawasan selama pelaksanaan program agar seluruh target pembangunan tercapai sesuai rencana.
- Penulis: Reski
- Editor: Windi anggraini

Saat ini belum ada komentar