Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Pilkada Lewat DPRD Kembali Menguat, PDIP Menolak

Pilkada Lewat DPRD Kembali Menguat, PDIP Menolak

  • account_circle Penulis: Eni Samayati
  • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
  • visibility 759
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) — Wacana Pilkada lewat DPRD kembali mencuat dan memicu perdebatan luas. Sejumlah partai politik di parlemen secara terbuka mendukung perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah tersebut.

Partai-partai pendukung menilai pemilihan melalui DPRD dapat menekan biaya politik yang selama ini dinilai terlalu tinggi. Selain itu, mereka juga melihat mekanisme ini mampu mengurangi konflik horizontal di tingkat daerah.

Berdasarkan sikap elite partai, mayoritas partai parlemen membuka ruang pembahasan wacana tersebut. Mereka mengingatkan bahwa Indonesia pernah menggunakan sistem ini pada periode sebelumnya. Menurut mereka, pengalaman itu dapat menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan.

Mayoritas Partai Parlemen Buka Ruang Pembahasan

Sejumlah partai yang menyatakan dukungan atau kesiapan membahas mekanisme ini antara lain Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai NasDem, PKB, PAN, Partai Demokrat, dan PPP. Meski demikian, partai-partai tersebut mengajukan syarat penting.

Mereka meminta penguatan pengawasan dan transparansi dalam proses pemilihan. Tanpa pengawasan ketat, mereka menilai mekanisme DPRD berisiko membuka ruang transaksi politik.

PDIP Tegas Menolak Pilkada Tidak Langsung

Di sisi lain, PDI Perjuangan (PDIP) secara tegas menolak wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD. PDIP menilai Pilkada langsung sebagai wujud nyata kedaulatan rakyat.

Politikus PDIP Guntur Romli menegaskan bahwa Pilkada langsung lahir dari semangat reformasi. Ia menilai perubahan mekanisme berpotensi menjauhkan rakyat dari hak politiknya.

“Pilkada langsung memberi ruang kepada rakyat untuk memilih pemimpinnya. Negara tidak boleh menarik kembali hak itu dengan alasan apa pun,” tegas Guntur Romli.

Ia juga menilai alasan efisiensi anggaran tidak cukup kuat. Menurutnya, pemilihan tidak langsung justru dapat memundurkan demokrasi lokal.

Respons Publik Masih Terbelah

Wacana ini memunculkan respons beragam dari masyarakat sipil dan pengamat politik. Sebagian pihak menilai mekanisme DPRD sebagai langkah mundur demokrasi. Namun, pihak lain melihatnya sebagai solusi pragmatis untuk menekan biaya politik dan praktik politik uang.

Hingga kini, pemerintah belum menyampaikan sikap resmi terkait perubahan sistem Pilkada. Meski begitu, perdebatan soal mekanisme pemilihan kepala daerah dipastikan terus bergulir dan menjadi isu strategis menjelang agenda politik nasional berikutnya.

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK ambil alih kasus FA di Gedung Merah Putih KPK

    KPK Buka Peluang Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah Jika Penanganan Mandek

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 137
    • 4Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang mengambil alih perkara dugaan korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah (FA), apabila Kejaksaan Agung tidak melanjutkan proses hukum sesuai ketentuan. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, meminta publik merujuk Pasal 10A Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019. Pasal tersebut mengatur […]

  • AHY memaparkan progres pemulihan pascabencana Aceh Tamiang

    Prabowo Serius Dengarkan Paparan AHY Soal Pemulihan Pascabencana Di Aceh Tamiang

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 667
    • 0Komentar

    JAKARTA, DuaSatuNews.com — Pemulihan pascabencana Aceh Tamiang menjadi perhatian langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Oleh karena itu, Presiden menyimak secara langsung paparan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dalam rapat terbatas yang digelar di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (1/1/2026). Dalam rapat tersebut, AHY menjelaskan bahwa proses pemulihan telah memasuki […]

  • Kondisi polusi udara di Jakarta dengan kabut tebal di area perkotaan sebagai gambaran pengendalian polusi Jakarta.

    Jakarta Percepat Penanganan Polusi, Andalkan PLTSa dan Bus Listrik

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Jakarta,(Duasatunews.com) -Pengendalian polusi Jakarta menjadi prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta setelah kualitas udara ibu kota kembali masuk kategori tidak sehat. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menegaskan pemerintah mengambil langkah lintas sektor untuk menekan emisi dan meningkatkan kualitas udara secara bertahap. Pemerintah mendorong pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) sebagai solusi jangka panjang. Fasilitas ini […]

  • PLTN dunia dan pemanfaatan energi nuklir

    Nuklir Indonesia Kekuatan Energi Bangsa

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 1.203
    • 0Komentar

    Jakarta | duasatunews.com – Indonesia memiliki sumber daya energi yang melimpah, termasuk energi nuklir. Negara perlu mengoptimalkan seluruh potensi energi tersebut. Langkah ini sejalan dengan amanat UUD 1945 Pasal 33 tentang pengelolaan sumber daya alam untuk kemakmuran rakyat. Sejarah Program Nuklir Indonesia Direktur PUSPINEBT ICMI, Irwanuddin H.I. Kulla, menjelaskan bahwa Indonesia memulai program nuklir sejak […]

  • konferensi pers APBN Kita penerimaan pajak Februari 2026

    Penerimaan Pajak Februari 2026 Tembus Rp245,1 Triliun,

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 368
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Kementerian Keuangan mencatat penerimaan pajak hingga akhir Februari 2026 mencapai Rp245,1 triliun. Angka tersebut tumbuh 30,4 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Realisasi itu telah mencapai sekitar 10,4 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Selain pajak, pemerintah juga memperoleh Rp44,9 triliun dari sektor kepabeanan dan cukai. Nilai tersebut setara 13,4 […]

  • GPA Labura apresiasi sinergitas Forkopimda Labuhanbatu

    Apresiasi Sinergitas Forkopimda, GPA Labura Nilai Kehadiran Kapolres dan Bupati di Grand Opening Capital Pool Dorong Ekonomi Daerah

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 170
    • 0Komentar

    RANTAUPRAPAT, (duasatunews.com) — Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) memberikan apresiasi atas sinergitas positif yang ditunjukkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Labuhanbatu dalam mendukung iklim usaha dan kepedulian sosial di wilayah hukumnya. ​Ketua GPA Labura, Ilham Hutabarat, menyatakan bahwa kehadiran Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., bersama Bupati Labuhanbatu dr. Hj. […]

expand_less