Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » KM Cahaya Intan Celebes Tenggelam di Perairan Bombana

KM Cahaya Intan Celebes Tenggelam di Perairan Bombana

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
  • visibility 527
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOMBANA, (duasatunews.com) – KM Cahaya Intan tenggelam di Perairan Poleang, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (14/2/2026). Sejak awal pelayaran, kapal motor GT 44 itu melayani rute Pelabuhan Bajoe, Kota Bone, menuju Pelabuhan Boepinang. Selain itu, kapal membawa 13 penumpang dan tujuh awak kapal. Namun demikian, seluruh penumpang dan kru selamat dari insiden tersebut.

Humas Basarnas Kendari, Wahyudi, menjelaskan kru kapal menemukan kebocoran pada badan kapal saat pelayaran berlangsung. Akibat kebocoran itu, air laut masuk ke lambung kapal dan mengganggu stabilitas. Karena kondisi tersebut, kru kehilangan kendali atas kapal.

“Kru melihat air terus masuk ke dalam kapal, sementara kondisi cuaca memburuk,” ujar Wahyudi saat dihubungi di Kendari.

Cuaca Buruk Mempercepat KM Cahaya Intan Tenggelam

Selanjutnya, Kepala Pos SAR Kolaka, Haeruddin, menyampaikan KM Cahaya Intan berangkat dari Pelabuhan Bajoe sekitar pukul 00.00 Wita. Beberapa jam kemudian, tepatnya sekitar pukul 06.00 Wita, kapal menghadapi gelombang tinggi dan angin kencang di perairan Bombana. Dengan demikian, hantaman gelombang memperparah kebocoran pada lambung kapal.

Sebagai respons, kru kapal segera mengoperasikan empat unit mesin pompa air untuk mengurangi volume air di dalam kapal. Namun, air laut masuk lebih cepat daripada kemampuan pompa. Oleh karena itu, kondisi kapal terus memburuk hingga akhirnya kapal kehilangan daya apung.

Nelayan Menyelamatkan Penumpang KM Cahaya Intan

Melihat situasi semakin berbahaya, kapten kapal mengambil keputusan cepat dengan mengarahkan KM Cahaya Intan mendekati perahu nelayan di sekitar Perairan Poleang. Tak lama kemudian, para nelayan membantu memindahkan seluruh penumpang dan awak kapal ke perahu mereka.

Setelah proses evakuasi, petugas membawa seluruh korban selamat ke Puskesmas Boepinang. Di sana, tim medis memeriksa kondisi penumpang dan kru. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh korban berada dalam kondisi stabil tanpa luka serius.

Di sisi lain, insiden KM Cahaya Intan tenggelam ini kembali menegaskan pentingnya kesiapan kapal dan kru dalam menghadapi cuaca ekstrem di jalur pelayaran antarpelabuhan Sulawesi Tenggara. Karena itu, otoritas terkait terus menelusuri penyebab teknis kebocoran kapal dan mengevaluasi standar keselamatan pelayaran di wilayah tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

  • tambang ilegal PT KNI dengan alat berat di lokasi galian C

    Main Ilegal di Balik Proyek Besar? PT KNI dan Aliran Material ke IPIP Dipertanyakan

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 398
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Dugaan praktik pertambangan ilegal kembali memicu kemarahan publik. PT Kolaka Nikel Indonesia (KNI) mengeksploitasi batuan (Galian C) tanpa izin resmi di wilayah IUP milik PT Surya Lintas Gemilang (SLG). Tindakan ini melanggar hukum sekaligus menyerobot hak perusahaan lain. Karena itu, publik menilai kasus ini sebagai pelanggaran serius. Aliran Material ke Proyek Nasional […]

  • Prabowo siap mediasi konflik Iran dan Amerika Serikat demi stabilitas kawasan

    Prabowo Siap Ke Iran demi Redam Ketegangan Timur Tengah

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 395
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Prabowo siap mediasi konflik di Timur Tengah dengan menyatakan kesiapan untuk bertolak ke Iran guna memfasilitasi dialog. Presiden Prabowo Subianto menegaskan langkah tersebut bertujuan membantu memulihkan kondisi keamanan yang kondusif di kawasan. Pemerintah Indonesia menilai dialog dan diplomasi sebagai langkah utama untuk meredakan eskalasi konflik. Sikap ini sejalan dengan komitmen Indonesia dalam […]

  • Blokade AS ke Iran di Selat Hormuz dengan kapal perang dan tanker minyak

    Iran Kecam Blokade AS: Disebut Ilegal, Picu Ketegangan di Selat Hormuz

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 283
    • 1Komentar

    Blokade AS ke Iran Disebut Kriminal Jakarta,(duasatunews.com)//Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah muncul isu blokade AS ke Iran yang menargetkan pelabuhan strategis. Langkah ini memicu reaksi keras dari Teheran dan memperkeruh situasi keamanan di kawasan Timur Tengah. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menegaskan bahwa kebijakan tersebut melanggar hukum internasional. […]

  • Bullying Dokter Indonesia menjadi perhatian Kementerian Kesehatan

    Miris! Menkes Ungkap Bullying Jadi Keluhan Terbesar Dokter di RI

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa bullying dokter Indonesia menjadi keluhan yang paling sering dokter laporkan kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Budi menyampaikan temuan tersebut saat rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI pada Kamis (25/6/2026). Menurut Budi, tingginya laporan perundungan di lingkungan tenaga medis cukup mengejutkan. Sebab, dokter lebih sering melaporkan praktik […]

  • Erupsi Gunung Marapi memuntahkan kolom abu setinggi 1.500 meter

    Erupsi Gunung Marapi, Kolom Abu Capai 1.500 Meter

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 558
    • 0Komentar

    Padang, (duasatunews.com) — Erupsi Gunung Marapi terjadi di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, pada Minggu pukul 15.11 WIB. Aktivitas vulkanik tersebut melontarkan kolom abu setinggi sekitar 1.500 meter dari puncak gunung ke arah tenggara. Petugas Pos Gunung Api (PGA) Gunung Marapi, Ilhamdi Saputra, mengatakan kolom abu tampak berwarna kelabu dengan intensitas tebal […]

  • kerusakan mangrove Konawe akibat pembangunan jetty

    KLHK Tindaklanjuti Laporan Dugaan Kerusakan Mangrove Akibat Jetty PT. DMS

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Arin fahrul Sanjaya
    • visibility 1.256
    • 1Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – 19 September 2025 Pergerakan Mahasiswa Nusantara (PANTARA) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kamis (18/9/2025). Aksi tersebut menyoroti dugaan kerusakan hutan mangrove akibat pembangunan jetty PT Dwimitra Multiguna Sejahtera (DMS) di Desa Tokowuta, Kecamatan Lasolo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Dalam aksi itu, massa mahasiswa mendesak […]

expand_less