Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » KM Cahaya Intan Celebes Tenggelam di Perairan Bombana

KM Cahaya Intan Celebes Tenggelam di Perairan Bombana

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
  • visibility 442
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOMBANA, (duasatunews.com) – KM Cahaya Intan tenggelam di Perairan Poleang, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (14/2/2026). Sejak awal pelayaran, kapal motor GT 44 itu melayani rute Pelabuhan Bajoe, Kota Bone, menuju Pelabuhan Boepinang. Selain itu, kapal membawa 13 penumpang dan tujuh awak kapal. Namun demikian, seluruh penumpang dan kru selamat dari insiden tersebut.

Humas Basarnas Kendari, Wahyudi, menjelaskan kru kapal menemukan kebocoran pada badan kapal saat pelayaran berlangsung. Akibat kebocoran itu, air laut masuk ke lambung kapal dan mengganggu stabilitas. Karena kondisi tersebut, kru kehilangan kendali atas kapal.

“Kru melihat air terus masuk ke dalam kapal, sementara kondisi cuaca memburuk,” ujar Wahyudi saat dihubungi di Kendari.

Cuaca Buruk Mempercepat KM Cahaya Intan Tenggelam

Selanjutnya, Kepala Pos SAR Kolaka, Haeruddin, menyampaikan KM Cahaya Intan berangkat dari Pelabuhan Bajoe sekitar pukul 00.00 Wita. Beberapa jam kemudian, tepatnya sekitar pukul 06.00 Wita, kapal menghadapi gelombang tinggi dan angin kencang di perairan Bombana. Dengan demikian, hantaman gelombang memperparah kebocoran pada lambung kapal.

Sebagai respons, kru kapal segera mengoperasikan empat unit mesin pompa air untuk mengurangi volume air di dalam kapal. Namun, air laut masuk lebih cepat daripada kemampuan pompa. Oleh karena itu, kondisi kapal terus memburuk hingga akhirnya kapal kehilangan daya apung.

Nelayan Menyelamatkan Penumpang KM Cahaya Intan

Melihat situasi semakin berbahaya, kapten kapal mengambil keputusan cepat dengan mengarahkan KM Cahaya Intan mendekati perahu nelayan di sekitar Perairan Poleang. Tak lama kemudian, para nelayan membantu memindahkan seluruh penumpang dan awak kapal ke perahu mereka.

Setelah proses evakuasi, petugas membawa seluruh korban selamat ke Puskesmas Boepinang. Di sana, tim medis memeriksa kondisi penumpang dan kru. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh korban berada dalam kondisi stabil tanpa luka serius.

Di sisi lain, insiden KM Cahaya Intan tenggelam ini kembali menegaskan pentingnya kesiapan kapal dan kru dalam menghadapi cuaca ekstrem di jalur pelayaran antarpelabuhan Sulawesi Tenggara. Karena itu, otoritas terkait terus menelusuri penyebab teknis kebocoran kapal dan mengevaluasi standar keselamatan pelayaran di wilayah tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

  • debut Dion Markx Persib Bandung di Super League

    Debut Dion Markx Persib Warnai Kemenangan atas Persita

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Bandung, (duasatunews.com) — Debut Dion Markx Persib Bandung akhirnya terjadi ketika Pangeran Biru mengalahkan Persita Tangerang dengan skor 1-0 pada lanjutan Super League 2025–2026. Laga ini sekaligus menjadi penampilan perdana pemain muda berlabel Timnas Indonesia tersebut bersama klub barunya. Persib menjamu Persita di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (22/2). Sejak awal laga, Persib tampil […]

  • KUHAP Baru KPK: Tersangka Tak Ditampilkan

    KUHAP Baru KPK: Tersangka Tak Ditampilkan

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 488
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — KUHAP baru KPK mendorong perubahan dalam pola penyampaian informasi publik. Komisi Pemberantasan Korupsi memutuskan tidak menampilkan tersangka dalam konferensi pers penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi. Kebijakan ini sejalan dengan penerapan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).👉 Tautan internal: https://duasatunews.com/tag/hukum Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi […]

  • peran Kadin Sulawesi Tenggara di bawah Anton Timbang di tengah tudingan yang beredar

    Mahasiswa Institut Stiami: Tudingan terhadap Anton Timbang Cederai Praduga Tak Bersalah

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 758
    • 1Komentar

    JAKARTA,Duasatunews.com — Sejumlah pihak mengaitkan Anton Timbang dengan dugaan kejahatan penambangan nikel di Kabupaten Konawe Utara. Namun, tudingan tersebut dinilai tidak berdasar dan bersifat spekulatif. Selain itu, narasi yang beredar mengabaikan asas praduga tak bersalah. Saat ini, Anton Timbang menjabat sebagai Ketua Kadin Sulawesi Tenggara. Meski demikian, sejumlah isu menyebut namanya tanpa menyertakan bukti hukum yang […]

  • BEM UIC Turun Aksi Bersama Aliansi BEM Persatuan Indonesia, Serukan Dialog Kebangsaan dan Penegakan Demokrasi

    BEM UIC Turun Aksi Bersama Aliansi BEM Persatuan Indonesia, Serukan Dialog Kebangsaan dan Penegakan Demokrasi

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Jakarta,duasatunews.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Ibnu Chaldun (UIC) turut ambil bagian dalam aksi dan penyampaian pernyataan sikap bersama Aliansi BEM Persatuan Indonesia sebagai bentuk komitmen mahasiswa dalam mengawal demokrasi yang berlandaskan dialog, argumentasi, serta penyampaian aspirasi secara damai. Pada Jumat, 19 Juni 2026. Aksi yang mengusung tema “Mimbar Mahasiswa: Bangkit Berdialog, Tolak Provokasi, […]

  • Harga BBM Turun per 1 Januari 2026, Masyarakat Sambut Positif

    Harga BBM Turun per 1 Januari 2026, Masyarakat Sambut Positif

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 576
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Pemerintah menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai 1 Januari 2026 di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Pemerintah mengambil langkah ini setelah melakukan evaluasi rutin bersama badan usaha migas. Penyesuaian harga tersebut mengikuti perkembangan ekonomi nasional dan pergerakan harga energi global. BBM Non Subsidi Mengalami Penurunan Pemerintah menurunkan harga beberapa […]

  • perdagangan karbon Indonesia terhambat akibat regulasi lemah dan birokrasi

    Regulasi Lemah Hambat Perdagangan Karbon Indonesia

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)-Indonesia memiliki peluang besar dalam perdagangan karbon Indonesia untuk mengendalikan pasar global berkat luasnya hutan tropis yang dimiliki. Namun, pemerintah belum memaksimalkan potensi ekonomi dari sektor ini. Pakar kehutanan dari Universitas Palangka Raya, Aswin Usup, menilai negara-negara industri masih mendominasi sistem perdagangan karbon. Padahal, negara-negara tersebut tidak lagi memiliki hutan seluas Indonesia. Aswin menegaskan bahwa […]

expand_less