Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Polda NTB Tetapkan Dua Tersangka Tambang Emas Ilegal di Sekotong

Polda NTB Tetapkan Dua Tersangka Tambang Emas Ilegal di Sekotong

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
  • visibility 387
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Aktivitas tambang emas ilegal di Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, kembali menyedot perhatian publik. Selain itu, praktik tersebut mengancam lingkungan dan kawasan wisata. Akibatnya, warga menghadapi risiko konflik sosial yang berulang.

Sebelumnya, ketegangan sempat memuncak pada Agustus 2024. Saat itu, massa membakar lokasi tambang di Desa Batu Montor. Peristiwa tersebut menandai puncak keresahan warga atas tambang tanpa izin.

Isu Menguat di Tengah Penertiban Tambang

Saat ini, pemerintah mendorong penertiban tambang ilegal di berbagai daerah. Dalam konteks itu, kasus Sekotong kembali mencuat. Terlebih lagi, keterlibatan warga negara asing menambah sorotan publik.

Oleh karena itu, masyarakat mempertanyakan efektivitas pengawasan negara. Khususnya, pengawasan terhadap aktivitas tambang dan investasi di wilayah sensitif lingkungan.

Polisi Menetapkan Dua Tersangka

Menindaklanjuti perkara tersebut, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Nusa Tenggara Barat menetapkan dua tersangka. Menurut polisi, penetapan itu dilakukan pada Jumat (9/1/2026).

Pertama, penyidik menetapkan FR, warga Lombok Barat, sebagai pelaksana tambang ilegal. Sementara itu, LHF alias H, WNA asal China, diduga memerintahkan kegiatan tersebut.

Untuk memperkuat perkara, penyidik mengandalkan keterangan saksi. Selain itu, hasil gelar perkara dan koordinasi dengan jaksa turut mendukung penetapan tersangka.

Tersangka WNA Tinggalkan Indonesia

Namun demikian, LHF diketahui telah meninggalkan Indonesia. Meski begitu, penyidik tetap menetapkannya sebagai tersangka. Pasalnya, polisi menilai alat bukti yang ada sudah mencukupi.

Selanjutnya, Polda NTB melimpahkan berkas perkara ke Kejaksaan Negeri Mataram. Kini, jaksa meneliti kelengkapan berkas tersebut.

Penanganan Sempat Lambat, Publik Menyoroti

Pada tahap awal, perkara ini tidak menunjukkan perkembangan berarti. Kemudian, proses hukum mulai bergerak setelah Bareskrim Polri memberikan asistensi. Kondisi tersebut memicu perhatian publik.

Di sisi lain, Komisi Pemberantasan Korupsi ikut memantau penanganan kasus ini. Langkah itu menegaskan sensitivitas perkara tambang ilegal.

Dampak Tambang Ilegal bagi Lombok Barat

Jika dibiarkan, tambang ilegal berpotensi merusak ekosistem Sekotong. Akibat langsungnya, sektor pariwisata dan mata pencaharian warga bisa terganggu. Selain itu, negara berisiko kehilangan penerimaan.

Berdasarkan data, Kantor Imigrasi Mataram mencatat 15 WNA asal China memiliki izin tinggal investor di Sekotong. Setelah insiden pembakaran, sejumlah WNA dilaporkan meninggalkan lokasi.

Polisi Lacak WNA, Kasus Berpotensi Berkembang

Untuk melacak keberadaan LHF, Polda NTB meminta bantuan Interpol. Seiring dengan itu, polisi membuka peluang pengembangan perkara.

Hingga kini, penyidik belum menemukan keterlibatan aparat negara. Meski demikian, proses penyelidikan masih berjalan.

Pada akhirnya, kasus Sekotong menjadi ujian konsistensi penegakan hukum di sektor sumber daya alam. Karena itu, publik menunggu langkah tegas yang berpihak pada kepentingan masyarakat dan lingkungan.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • jamaah haji Indonesia mengikuti pembekalan menjelang keberangkatan terkait kenaikan ongkos haji 2026

    Ongkos Haji Naik, Pemerintah Ambil Alih Biaya Tambahan, DPR Beri Apresiasi

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com)//Kenaikan ongkos haji 2026 menjadi perhatian publik setelah pemerintah memastikan tidak akan membebankan biaya tambahan kepada jemaah. Kebijakan ini langsung mendapat apresiasi dari DPR karena dinilai melindungi masyarakat di tengah tekanan biaya penerbangan. Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya, menilai langkah pemerintah sebagai keputusan strategis. Ia menyebut Presiden Prabowo […]

  • Motor Listrik MBG yang menjadi bagian proyek pengadaan program Makan Bergizi Gratis senilai Rp1 triliun.

    Motor Listrik MBG Tak Disita, Ini Alasan Kejagung

    • calendar_month 8 jam yang lalu
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 24
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Kejaksaan Agung (Kejagung) menjelaskan alasan tidak menyita 21.801 unit motor listrik dalam proyek program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang masuk dalam penyidikan kasus dugaan korupsi di Badan Gizi Nasional (BGN). Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Syarief, mengatakan motor listrik itu sudah tersebar ke berbagai daerah. Karena itu, penyidik tidak menarik seluruh kendaraan […]

  • Bahasa Indonesia mendunia dalam diskusi Seskab di Istana Presiden Jakarta

    Bahasa Indonesia Mendunia, Seskab Bahas Strategi

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 183
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Bahasa Indonesia mendunia menjadi fokus utama pemerintah dalam memperkuat peran budaya di tingkat global. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membahas langkah tersebut bersama Staf Khusus Presiden Yovie Widianto dan Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad. Pertemuan berlangsung di Kantor Sekretariat Kabinet RI, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (18/3). Selain itu, para peserta menjalankan […]

  • Aksi mahasiswa menuntut transparansi dana jamrek Sultra di Kementerian

    Jarnas MM Akan Geruduk Kementerian ESDM, Soroti Pengelolaan Dana Jaminan Reklamasi Tambang di Sultra

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 669
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (Jarnas MM) memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI dalam waktu dekat. Aksi ini menyoroti pengelolaan dana jaminan reklamasi (jamrek) perusahaan tambang di Sulawesi Tenggara yang dinilai tidak transparan. Ketua Umum Jarnas MM, Arin Fahrul Sanjaya, menyebut Kementerian ESDM […]

  • "Parkir nontunai Tanah Abang, QR code pembayaran e-Parking, petugas Dishub mengatur lalu lintas di Jakarta."

    “Solusi Parkir Liar: DPRD DKI Dorong Penerapan Sistem Nontunai di Tanah Abang”

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Windi Anggraini
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Jakarta,{duasatunews.com}— Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, mengusulkan penerapan sistem parkir nontunai Tanah Abang sebagai langkah awal untuk mengatasi masalah parkir liar yang semakin berkembang. Tanah Abang, yang dikenal sebagai salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Jakarta, sering kali menjadi sorotan publik terkait maraknya parkir ilegal yang mengganggu ketertiban umum dan arus lalu lintas. Dengan […]

  • Prabowo ke Amerika Serikat dilepas Wakil Presiden Gibran di Lanud Halim Perdanakusuma

    Prabowo ke Amerika Serikat Dilepas Wapres di Lanud Halim

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 228
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Prabowo ke Amerika Serikat menarik perhatian publik karena menyangkut arah perundingan ekonomi strategis Indonesia–Amerika Serikat serta peran Indonesia dalam agenda perdamaian internasional. Lawatan ini dinilai penting bagi kepentingan industri nasional dan posisi diplomasi Indonesia di tingkat global. Prabowo ke Amerika Serikat Dilepas Wapres di Lanud Halim Presiden Prabowo Subianto berangkat ke Washington […]

expand_less