Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Jepang Tetap Bangun Rudal Dekat Taiwan Meski Diperingatkan China

Jepang Tetap Bangun Rudal Dekat Taiwan Meski Diperingatkan China

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • visibility 475
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Duasatunews.com) — Pemerintah Jepang tetap melanjutkan rencana penguatan pertahanan udara di pulau terpencil dekat Taiwan. Meski demikian, langkah ini menuai peringatan keras dari China. Namun, Tokyo menegaskan kebijakan tersebut akan terus berjalan.

Kementerian Pertahanan Jepang menargetkan penempatan sistem rudal itu pada awal dekade 2030-an. Dengan demikian, pemerintahan Perdana Menteri Sanae Takaichi menegaskan arah penguatan postur pertahanan nasional.

Rencana Penempatan di Yonaguni

Secara khusus, Menteri Pertahanan Shinjiro Koizumi menyampaikan rencana pengerahan sistem rudal permukaan-ke-udara Type 03 Chu-SAM. Pemerintah akan menempatkannya di Pulau Yonaguni, Prefektur Okinawa, pada tahun fiskal 2030.

Pulau Yonaguni berjarak sekitar 70 mil dari pantai timur Taiwan. Oleh karena itu, Jepang menilai lokasi ini strategis untuk pertahanan regional. Sementara itu, Koizumi menyebut pemerintah sedang menyiapkan studi dasar serta peningkatan fasilitas militer. Pernyataan tersebut dikutip Newsweek.

Kemampuan Sistem Rudal

Dari sisi teknis, sistem Type 03 Chu-SAM menggunakan kendaraan taktis 8×8. Selain itu, radar phased-array yang terpasang mampu melacak hingga 100 target sekaligus.

Target tersebut mencakup pesawat tempur, rudal balistik, hingga drone. Pada saat yang sama, sistem ini mampu mencegat sekitar belasan sasaran. Namun, jangkauan efektifnya sekitar 30 mil sehingga tidak mencapai wilayah udara China.

Respons Keras Beijing

Meski begitu, China tetap mengecam rencana Jepang. Pemerintah China menyebut langkah ini berbahaya bagi stabilitas kawasan. Bahkan, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning menilai Tokyo semakin menjauh dari tatanan pascaperang.

Ia juga menuding kebijakan tersebut mencerminkan ambisi kelompok sayap kanan Jepang untuk melakukan remiliterisasi. Sebelumnya, Beijing telah menyampaikan keberatan serupa atas pernyataan Jepang terkait Taiwan.

Risiko Konflik Regional

Di sisi lain, sejumlah pihak menilai Pulau Yonaguni berpotensi menjadi sasaran jika konflik regional pecah. Terlebih lagi, risiko meningkat bila bentrokan melibatkan Amerika Serikat dan Jepang. Sebagai catatan, Okinawa menampung sekitar 70% instalasi militer AS di Jepang.

Ketegangan Tokyo–Beijing pun meningkat sejak November lalu. Saat itu, Takaichi menyatakan blokade China atas Taiwan dapat memicu keadaan darurat. Akibatnya, China merespons dengan langkah diplomatik balasan.

Pada akhirnya, Jepang berdalih situasi keamanan kawasan semakin memburuk. Dalam pidato perdananya di parlemen, Takaichi menilai negaranya menghadapi kondisi paling kompleks sejak Perang Dunia II. Selain China, ia menyinggung invasi Rusia ke Ukraina serta perkembangan program nuklir Korea Utara.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bunuh Ibu Tiri Tangerang: Pria Emosi karena Tak Dipinjami Ponsel

    Tak Dipinjami Ponsel, Pria di Tangerang Tega Habisi Ibu Tiri

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)//Kasus bunuh ibu tiri Tangerang menggegerkan warga Kampung Babakan, Binong, Curug, Kabupaten Tangerang. Peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat (18/4/2026) dan melibatkan seorang pria berinisial NS (25) yang menghabisi nyawa ibu tirinya, W (45). Polisi mengungkap pelaku melakukan aksi tersebut setelah emosi karena korban tidak meminjamkan ponsel. Pelaku ingin menggunakan ponsel itu untuk bermain gitar. […]

  • “Generasi muda penentu masa depan Indonesia dalam diskusi kebangsaan mahasiswa di MPR RI”

    Generasi Muda Penentu Masa Depan Indonesia, Ibas Dorong Mahasiswa Jadi Penggerak Solusi Bangsa

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 230
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono menegaskan generasi muda memegang peran penting dalam menentukan masa depan Indonesia. Ia meminta mahasiswa tetap kritis, bijaksana, dan mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat. Pernyataan itu disampaikan Ibas saat menghadiri diskusi kebangsaan lintas organisasi mahasiswa di Gedung MPR RI, Jakarta, Selasa. Diskusi tersebut mengangkat tema “Merajut Kebangsaan, Menguatkan […]

  • fondasi agama etika digital oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar

    Fondasi Agama Etika Digital Penting untuk Anak, Tegas Menag

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Ruang digital agama etika menjadi perhatian utama pemerintah untuk memastikan perlindungan anak di era teknologi. Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya fondasi nilai agama dan etika sebelum anak-anak masuk ke dunia digital. “Ruang digital perlu fondasi agama dan etika. Kita harus menanamkan nilai tersebut di lingkungan keluarga dan pendidikan sebelum anak melangkah […]

  • PHK 2026 akibat AI di perusahaan global, karyawan meninggalkan kantor setelah pemutusan kerja

    Gelombang PHK 2026 Makin Ganas, AI Jadi Pemicu Utama

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 271
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) global terus meningkat sepanjang awal 2026. Dalam empat bulan pertama, banyak perusahaan besar memangkas tenaga kerja dan menunda perekrutan baru. Perusahaan mengambil langkah ini karena mereka meningkatkan investasi pada teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mendorong efisiensi operasional. Sejumlah perusahaan teknologi memimpin tren ini. Meta memangkas sekitar 10% tenaga […]

  • Trump: PBB Tidak Berguna, Dewan Perdamaian Gaza Dinilai Bisa Gantikan Perannya

    Trump: PBB Tidak Berguna, Dewan Perdamaian Gaza Dinilai Bisa Gantikan Perannya

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 573
    • 0Komentar

    Jakarta|duasatunews.com — Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu polemik global. Ia menyatakan secara terbuka bahwa Trump nilai PBB tidak berguna dan membuka peluang pengalihan peran organisasi dunia tersebut kepada Dewan Perdamaian (Board of Peace) untuk mengawasi Jalur Gaza pascaperang. Trump Tegaskan Kritik terhadap PBB Trump menyampaikan pernyataan itu langsung kepada wartawan pada Selasa (20/1). […]

  • Salah Sebut Institusi, Pandji Pragiwaksono Minta Maaf soal Kasus Uang Rp 1 Triliun

    Salah Sebut Institusi, Pandji Pragiwaksono Minta Maaf soal Kasus Uang Rp 1 Triliun

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 695
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Kesalahan penyebutan institusi penegak hukum oleh figur publik kembali memicu perhatian publik. Di tengah sorotan terhadap kasus korupsi besar, kekeliruan informasi dinilai berisiko menyesatkan persepsi masyarakat dan mengaburkan peran lembaga negara. Isu ini muncul setelah potongan video komika Pandji Pragiwaksono beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, Pandji menyebut adanya pejabat Kejaksaan […]

expand_less