Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Mussafah 2 Meledak di Selat Hormuz, Tiga WNI Hilang

Mussafah 2 Meledak di Selat Hormuz, Tiga WNI Hilang

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
  • visibility 384
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (duasatunews.com) – Insiden Mussafah 2 meledak terjadi di Selat Hormuz yang berada di antara perairan Uni Emirat Arab dan Oman. Ledakan tersebut menyebabkan tiga anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) hilang.

Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan WNI di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Heni Hamidah, menjelaskan bahwa ledakan terjadi pada Jumat (6/3/2026) dini hari.

Perwakilan Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia Abu Dhabi dan Kedutaan Besar Republik Indonesia Muscat menerima laporan insiden tersebut tidak lama setelah kejadian.

“Berdasarkan saksi mata, Mussafah 2 mengalami ledakan yang menyebabkan kapal terbakar lalu tenggelam. Hingga saat ini otoritas di UEA dan Oman masih menyelidiki penyebab insiden ini,” ujar Heni.

Kronologi Mussafah 2 Meledak

Kapal Mussafah 2 membawa tujuh awak berkewarganegaraan Indonesia, India, dan Filipina.

Empat awak kapal berhasil selamat dari insiden tersebut. Salah satu WNI yang selamat kini menjalani perawatan akibat luka bakar di rumah sakit di Kota Khasab, Oman.

Sementara itu, tiga WNI lainnya masih hilang dan otoritas setempat terus melakukan pencarian.

Selain awak kapal tersebut, seorang WNI lain berada di lokasi kejadian tetapi berada di kapal berbeda dan dilaporkan dalam kondisi selamat.

Kemlu Koordinasi Cari WNI Hilang

Kementerian Luar Negeri terus berkoordinasi dengan otoritas di UEA dan Oman untuk mempercepat pencarian korban.

Perwakilan Indonesia juga berkomunikasi dengan perusahaan pelayaran Safeen Prestige yang mengoperasikan kapal tersebut.

Kemlu juga mendorong otoritas setempat melakukan penyelidikan menyeluruh guna mengetahui penyebab ledakan kapal.

Imbauan untuk WNI di Timur Tengah

Selain menangani insiden tersebut, Kementerian Luar Negeri mengimbau WNI yang bekerja di kapal laut agar meningkatkan kewaspadaan.

WNI di kawasan Timur Tengah diminta memantau perkembangan situasi melalui sumber resmi serta menjaga komunikasi dengan perwakilan pemerintah Indonesia. Kemlu juga mengingatkan para pekerja migran untuk segera melakukan lapor diri kepada perwakilan RI agar pemerintah dapat memberikan respons cepat apabila terjadi keadaan darurat.

Selain itu, pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan situasi di kawasan Selat Hormuz yang merupakan salah satu jalur pelayaran energi paling penting di dunia. Pemerintah berharap proses pencarian awak kapal yang hilang dapat segera membuahkan hasil.

  • Penulis: adrian moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • miras oplosan pelajar di Pulau Sapuka Pangkep

    Miras Oplosan Pelajar Tewaskan Dua Siswa di Pulau Sapuka

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 490
    • 0Komentar

    Pangkep, (duasatunews.com) – miras oplosan pelajar kembali menimbulkan korban jiwa. Sebanyak 13 pelajar di Pulau Sapuka, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, nekat mengonsumsi minuman keras campuran berbahan cairan spritus dan minuman berenergi. Peristiwa tersebut menyebabkan dua pelajar meninggal dunia, sementara 11 lainnya masih menjalani perawatan dan pemeriksaan medis secara intensif. Kejadian ini memicu […]

  • Obligasi daerah menjadi alternatif pembiayaan pembangunan bagi pemerintah daerah dengan kapasitas fiskal yang kuat.

    Obligasi Daerah Efektif bagi Pemda dengan Kapasitas Fiskal Kuat, Kata Ekonom

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Ekonom Center of Reform on Economics (CORE), Yusuf Rendy Manilet, menyatakan Obligasi Daerah dapat menjadi alternatif pembiayaan pembangunan ketika anggaran pemerintah daerah mengalami tekanan. Namun, setiap pemerintah daerah harus memiliki kapasitas fiskal yang kuat agar mampu memenuhi kewajiban pembayaran utang. Obligasi Daerah Jadi Alternatif Pembiayaan Yusuf mengatakan pemerintah daerah dapat memanfaatkan instrumen ini untuk […]

  • KUHP Baru 2026 Jadi Tonggak Reformasi Hukum Nasional

    KUHP Baru 2026 Jadi Tonggak Reformasi Hukum Nasional

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 498
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – KUHP baru 2026 menjadi tonggak penting pembangunan hukum nasional Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyatakan bahwa pemberlakuan aturan ini menandai lompatan besar reformasi sistem hukum pidana nasional. Kebijakan tersebut sejalan dengan agenda pemerintah memperkuat sistem hukum nasional.👉 https://duasatunews.com/tag/reformasi-hukum-nasional Dalam apel bersama di Jakarta, Senin (12/1), […]

  • Mediasi sengketa lahan Yupelis dan PT MUTU di Barito Timur

    Mediasi Sengketa Lahan Gagal, Perwakilan PT MUTU Tinggalkan Ruang Mediasi

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Usupriyadi, Tim
    • visibility 154
    • 0Komentar

    BARITO TIMUR, (duasatunews.com) — Mediasi sengketa lahan antara Yupelis dan sejumlah pihak lainnya dengan PT Multi Tambang Jaya Utama (PT MUTU) yang difasilitasi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial (PKS) Kabupaten Barito Timur berakhir tanpa kesepakatan. Mediasi yang berlangsung pada Jumat, 7 Agustus 2026, tersebut terhenti setelah perwakilan PT MUTU, Hermansyah selaku pejabat legal perusahaan, meninggalkan […]

  • Pembangunan Jembatan Pascabanjir Sumbar Dipercepat

    Pembangunan Jembatan Pascabanjir Sumbar Dipercepat

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 548
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Pembangunan Jembatan Pascabanjir Sumbar terus dipercepat untuk memulihkan akses transportasi yang terputus akibat banjir di sejumlah daerah. Pemerintah bersama TNI memprioritaskan konektivitas antarwilayah agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. Personel TNI Angkatan Darat melalui Bekang Kodam XX/Tanjungpura mengerjakan berbagai jenis jembatan di kabupaten terdampak. Tim lapangan membangun jembatan armco, jembatan Bailey, […]

  • pedagang kaki lima menunggu pelanggan menjelang Ramadhan di Kabul Afghanistan

    Ramadhan Tiba, Warga Afghanistan Terjepit Kenaikan Harga dan Tekanan Sanksi

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 433
    • 0Komentar

    JAKARTA,Duasatunews.com – Menjelang bulan suci Ramadhan, warga Afghanistan menghadapi tekanan ekonomi yang kian berat. Kenaikan harga kebutuhan pokok, rendahnya daya beli, serta dampak berkepanjangan sanksi internasional membuat banyak keluarga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar selama puasa. Di pasar-pasar tradisional pascaperang, para pedagang kecil merasakan langsung dampak kondisi tersebut. Mohammad Reza (35), pemilik toko kebutuhan harian, mengatakan […]

expand_less