Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » Masda Agus: Dana Jaminan Reklamasi Harus Dikembalikan ke Daerah

Masda Agus: Dana Jaminan Reklamasi Harus Dikembalikan ke Daerah

  • account_circle Afs
  • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
  • visibility 958
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com — Isu pengelolaan dana reklamasi kembali mengemuka seiring lambannya pemulihan lingkungan pascatambang di sejumlah daerah. Pemerhati lingkungan hidup, Masda Agus, menilai dominasi pemerintah pusat dalam pengelolaan dana tersebut membuat pemerintah daerah sulit bergerak cepat.

Masda mendorong pemerintah agar memberi ruang lebih besar kepada daerah dalam mengelola dana jaminan reklamasi. Menurutnya, daerah memahami kondisi lapangan secara langsung dan dapat merespons kerusakan lingkungan tanpa menunggu proses birokrasi panjang.

Pemerintah saat ini mengatur mekanisme dana reklamasi melalui Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 26 Tahun 2018. Aturan tersebut mewajibkan perusahaan pemegang izin usaha pertambangan menyetor dana ke rekening bersama yang berada di bawah kendali pemerintah pusat.

Masda menilai pola ini sering menghambat penanganan kerusakan lingkungan. Ketika perusahaan tidak menjalankan kewajiban reklamasi, pemerintah daerah harus menunggu prosedur administrasi untuk mengakses dana. Kondisi ini membuat lubang tambang dan lahan rusak terbengkalai lebih lama.

“Daerah menanggung dampak sosial dan ekologis, tetapi tidak memegang kendali penuh atas dana pemulihan,” kata Masda, Rabu (17/9/2025).

Pengelolaan Daerah Dinilai Lebih Responsif

Masda menjelaskan, jika Dana Jaminan Reklamasi Daerah berada di bawah kendali daerah, pemerintah setempat bisa langsung menunjuk pelaksana reklamasi. Langkah ini akan mempercepat pemulihan lingkungan dan mengurangi risiko kecelakaan serta konflik sosial di sekitar tambang.

Ia juga mengkritik Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang perubahan UU Minerba yang memusatkan kewenangan pertambangan di pemerintah pusat. Menurutnya, kebijakan ini mempersempit ruang pengawasan daerah.

Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menunjukkan ratusan lubang tambang di berbagai daerah belum direklamasi dengan baik. Kondisi tersebut meningkatkan risiko bencana ekologis dan membahayakan masyarakat sekitar.

Masda mendorong pemerintah merevisi regulasi agar daerah memiliki peran lebih kuat dalam pengelolaan Dana Jaminan Reklamasi Daerah, dengan tetap menerapkan pengawasan ketat. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan keterlibatan publik.

“Jika pemerintah memberi kepercayaan kepada daerah dan membuka ruang pengawasan, reklamasi bisa berjalan tepat waktu dan berkelanjutan,” ujarnya.

Afs

Penulis

Update & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPLB Prajurit TNI SEA Games 2025, Panglima Beri Penghargaan

    KPLB Prajurit TNI SEA Games 2025, Panglima Beri Penghargaan

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 567
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – KPLB Prajurit TNI diberikan oleh Panglima Tentara Nasional Indonesia Agus Subiyanto kepada prajurit yang berprestasi sebagai atlet pada ajang SEA Games 2025 di Thailand. Penghargaan tersebut meliputi Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) serta kesempatan mengikuti pendidikan perwira dan bintara sebagai bentuk apresiasi negara. Sebanyak 39 personel TNI tergabung dalam kontingen Indonesia pada […]

  • deportasi buronan AS di Bali saat pemeriksaan imigrasi di Bandara Ngurah Rai

    Imigrasi RI Gagalkan Pelarian Buronan AS, Langsung Deportasi dari Bali

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle WINDI ANGGRAINI
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Jakarta, {duasatunews.com} — Kasus deportasi buronan AS di Bali kembali menegaskan ketatnya pengawasan keimigrasian Indonesia. Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap warga negara Amerika Serikat berinisial AJP saat tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Petugas langsung mengamankan AJP ketika ia melewati autogate setelah penerbangan dari Taipei, Taiwan. Sistem autogate yang terhubung dengan jaringan Interpol 24/7 segera […]

  • Divonis 15 Januari, Laras Faizati Harap Putusan yang Adil

    Divonis 15 Januari, Laras Faizati Harap Putusan yang Adil

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 514
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Kasus dugaan penghasutan yang melibatkan pegawai lembaga internasional kembali menarik perhatian publik. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan akan membacakan putusan perkara Laras Faizati Khairunnisa pada Kamis, 15 Januari 2026. Publik menilai perkara ini penting karena menyangkut prinsip kesetaraan di hadapan hukum. Perkara tersebut mencuat di tengah sorotan terhadap integritas lembaga peradilan. Banyak pihak […]

  • prabowo kecam gugurnya prajurit TNI di Lebanon saat memberi penghormatan terakhir

    Prabowo kecam TNI Lebanon, 3 Prajurit Gugur di Misi UNIFIL

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Prabowo kecam TNI Lebanon setelah tiga prajurit Indonesia gugur saat menjalankan misi perdamaian Perserikatan Bangsa – Bangsa (PBB) di wilayah konflik tersebut. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kecaman keras atas aksi kekerasan yang merenggut nyawa prajurit terbaik bangsa. Dalam pernyataan resminya, Prabowo menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan karena merusak upaya menjaga […]

  • Kinerja Polsek Puriala saat mengungkap kasus pengguna narkotika jenis sabu di Kecamatan Puriala

    Warga Apresiasi Kinerja Polsek Puriala, Egit Setiawan: Penangkapan Pengguna Sabu Harus Diikuti Pengungkapan Jaringan Pengedar

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 128
    • 0Komentar

    KONAWE, (duasatunews.com) — Keberhasilan Polsek Puriala mengungkap dan menangkap seorang pengguna narkotika jenis sabu mendapat apresiasi dari masyarakat Kecamatan Puriala. Langkah tersebut dinilai sebagai bukti keseriusan aparat kepolisian dalam memberantas penyalahgunaan narkotika yang dapat mengancam keamanan lingkungan serta masa depan generasi muda. Anak muda asal kecamatan puriala, Egit Setiawan, menyampaikan penghargaan kepada Kapolsek Puriala beserta […]

  • Solusi preventif bagi kesehatan Mental health Generasi muda

    Solusi preventif bagi kesehatan Mental health Generasi muda

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 353
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Kesehatan mental generasi muda kini menjadi isu krusial di tengah masyarakat modern. Namun, masih banyak anak muda yang merasa canggung membahas kesehatan mental atau belum memahami cara menjaga keseimbangan emosional sejak dini. Akibatnya, kesadaran publik terhadap isu ini belum berkembang secara optimal. (12/01/2026) Menurut seorang ahli psikologi, masyarakat sering memprioritaskan kesehatan fisik. […]

expand_less