Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » KPK Telusuri Dugaan Benturan Kepentingan Rangkap Jabatan Kepala KPP Banjarmasin

KPK Telusuri Dugaan Benturan Kepentingan Rangkap Jabatan Kepala KPP Banjarmasin

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
  • visibility 385
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com — Dugaan benturan kepentingan di lingkungan aparat pajak kembali memicu perhatian publik. Kasus ini muncul setelah Komisi Pemberantasan Korupsi menelusuri rangkap jabatan seorang pejabat pajak yang diduga beririsan dengan praktik korupsi pengajuan restitusi pajak.

Isu tersebut menyentuh kepentingan luas masyarakat karena menyangkut integritas sistem perpajakan dan potensi kebocoran penerimaan negara. Publik menilai konflik kepentingan di sektor ini berisiko melemahkan kepercayaan wajib pajak.

Alasan Isu Ini Mengemuka Saat Ini

Penyidikan kasus restitusi pajak di Kalimantan Selatan membuka fakta baru mengenai jabatan ganda pejabat pajak. Temuan ini menguatkan kekhawatiran lama soal lemahnya pengawasan internal terhadap aparatur negara yang memiliki relasi bisnis dengan sektor yang mereka awasi.

Kasus ini mengemuka di tengah dorongan reformasi tata kelola pajak dan tuntutan transparansi penggunaan uang negara.

KPK Dalami Peran Rangkap Jabatan

Komisi Pemberantasan Korupsi (Komisi Pemberantasan Korupsi) saat ini menelusuri dugaan benturan kepentingan yang melibatkan Mulyono, mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan penyidik fokus menilai apakah rangkap jabatan tersebut berkaitan langsung dengan tindak pidana korupsi. Penyidik juga menguji kemungkinan jabatan ganda itu mempermudah pengaturan nilai pajak dalam proses restitusi.

“Kami mendalami apakah rangkap jabatan tersebut menjadi sarana terjadinya korupsi atau bentuk benturan kepentingan yang memenuhi unsur pidana,” kata Budi dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Soal Etik ASN Diserahkan ke Kementerian Keuangan

Terkait dugaan pelanggaran etik aparatur sipil negara, KPK menyerahkan penanganannya kepada Kementerian Keuangan (Kementerian Keuangan). Budi menegaskan kementerian memiliki kewenangan untuk menilai kepatuhan ASN terhadap aturan rangkap jabatan di perusahaan swasta.

Menurut KPK, mekanisme pengawasan internal kementerian berperan penting mencegah konflik kepentingan sejak awal.

Kritik Publik terhadap Lemahnya Pengawasan

Kasus ini menuai kritik dari masyarakat sipil dan pemerhati kebijakan fiskal. Mereka menilai rangkap jabatan pejabat pajak membuka ruang konflik kepentingan, terutama ketika pejabat tersebut berhubungan langsung dengan sektor usaha yang menjadi objek pengawasan pajak.

Publik juga mempertanyakan efektivitas sistem pengawasan internal karena kasus ini baru terungkap setelah aparat penegak hukum melakukan operasi tangkap tangan.

Potensi Dampak bagi Tata Kelola Pajak Daerah

KPK sebelumnya melakukan operasi tangkap tangan pada 4 Februari 2026 di lingkungan KPP Madya Banjarmasin. Dalam operasi tersebut, penyidik menangkap Mulyono bersama pihak swasta yang terlibat dalam pengurusan restitusi pajak pertambahan nilai sektor perkebunan kelapa sawit.

Sehari kemudian, KPK menetapkan tiga tersangka, yakni Mulyono, pegawai pajak Dian Jaya Demega, serta Manajer Keuangan PT Buana Karya Bhakti Venasius Jenarus Genggor.

Kasus ini berpotensi memengaruhi kepercayaan wajib pajak di daerah serta mendorong evaluasi menyeluruh terhadap pengawasan pejabat pajak. Jika pembenahan tidak berjalan serius, praktik serupa berisiko terulang.

Penyidikan Berlanjut

KPK memastikan penyidikan masih berjalan dan membuka peluang pengembangan perkara. Lembaga antirasuah itu meminta publik mengikuti proses hukum secara objektif, sembari mendorong perbaikan sistem agar konflik kepentingan tidak kembali mencederai tata kelola perpajakan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • penipuan haji Makkah konferensi pers Polri terkait tiga WNI

    Penipuan Haji Makkah, Polri Koordinasi Tangani Tiga WNI

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Polri menindaklanjuti kasus tiga warga negara Indonesia (WNI) yang terlibat dugaan penipuan layanan haji di Makkah. Aparat keamanan Arab Saudi menangkap ketiganya setelah mengungkap praktik ilegal tersebut. Wakil Kepala Polri, Dedi Prasetyo, memastikan Polri memperkuat koordinasi dengan otoritas Arab Saudi. Polri juga menggandeng Kementerian Haji dan Umrah serta perwakilan RI. Ia menegaskan negara tetap […]

  • AI dan masa depan pers Indonesia

    Menkomdigi Siapkan Regulasi Lindungi Karya Pers dari Kecerdasan AI

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 352
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Regulasi AI pers menjadi isu mendesak di tengah masifnya penggunaan kecerdasan buatan oleh platform digital. Teknologi ini kerap mengambil, mengolah, dan menyebarkan ulang karya jurnalistik tanpa izin. Praktik tersebut menekan keberlanjutan media dan memengaruhi kualitas informasi publik. Dalam beberapa bulan terakhir, perusahaan teknologi memperluas pemanfaatan AI untuk merangkum berita media arus utama. […]

  • Prabowo dua periode diserukan Ahmad Muzani

    Prabowo Dua Periode Diserukan Muzani di HUT Gerindra

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 543
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra Ahmad Muzani secara terbuka menyerukan dukungan agar Prabowo Subianto memimpin Indonesia selama dua periode. Muzani menyampaikan seruan tersebut saat menutup pidato dalam acara HUT ke-18 Gerindra di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat. Muzani mengajak seluruh kader yang hadir mengikuti seruan tersebut. Para kader langsung merespons dengan mengangkat tangan […]

  • Pertamina Pastikan 97% SPBU di Aceh Mulai Beroprasi

    Pertamina Pastikan 97% SPBU di Aceh Mulai Beroprasi

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 773
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Distribusi BBM Aceh pascabencana masih menghadapi hambatan di sejumlah wilayah. Warga di beberapa daerah belum merasakan layanan energi secara merata karena akses menuju SPBU belum pulih sepenuhnya. Situasi ini menjadi penting karena BBM menopang hampir seluruh aktivitas masyarakat. Transportasi, distribusi logistik, hingga layanan darurat sangat bergantung pada kelancaran pasokan energi. Karena itu, […]

  • Koalisi Sanae Takaichi menang pemilu Jepang dengan mayoritas super

    Sanae Takaichi menang pemilu Jepang bersama koalisi pemerintah

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 509
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Sanae Takaichi menang pemilu Jepang setelah koalisi pemerintah yang ia pimpin meraih kemenangan besar dalam pemilu nasional pada Minggu (8/2). Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi berhasil mengamankan dukungan mayoritas super di parlemen, sehingga memperkuat posisi pemerintahannya untuk lima tahun ke depan. Kemenangan ini membuka jalan bagi agenda kebijakan strategis, termasuk rencana pemotongan […]

  • KPK ingatkan Antam tambang rakyat dikelola dengan tata kelola yang kuat

    KPK ingatkan Antam tambang rakyat dikelola secara hati-hati

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 425
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Komisi Pemberantasan Korupsi menegaskan perannya dalam mengawal kebijakan strategis Badan Usaha Milik Negara. Dalam konteks ini, KPK ingatkan Antam tambang rakyat agar pelaksanaannya berjalan transparan dan tidak dikuasai kelompok tertentu. Ketua KPK Setyo Budiyanto menyampaikan lembaganya menemukan persoalan di sejumlah daerah. Menurut dia, wilayah tambang rakyat secara faktual masih berada di bawah […]

expand_less