Breaking News
light_mode
Beranda » Inspirations » Operasi AS di Venezuela Picu Ketegangan Geopolitik

Operasi AS di Venezuela Picu Ketegangan Geopolitik

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • visibility 707
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com — Operasi AS di Venezuela pada 3 Januari 2026 memicu perhatian luas komunitas internasional. Amerika Serikat (AS) melancarkan operasi militer yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolás Maduro dan istrinya, Cilia Flores, oleh pasukan AS, serta memicu krisis geopolitik di kawasan Amerika Latin.
(Baca juga laporan terkait di kanal Geopolitik Global: https://duasatunews.com/category/geopolitik-global)

Presiden AS Donald Trump menyatakan aparat AS menangkap Maduro atas dugaan kejahatan narkotika. Tuduhan tersebut mencakup narco-terrorism dan konspirasi impor kokain ke Amerika Serikat. Setelah operasi, aparat AS menerbangkan Maduro ke New York dan membawanya ke pengadilan federal di distrik selatan Manhattan.
(Latar kebijakan luar negeri AS dapat dibaca di rubrik Amerika Serikat: https://duasatunews.com/tag/amerika-serikat)

Pemerintah Venezuela mengecam langkah AS dan menyebut penangkapan tersebut sebagai “penculikan.” Mahkamah Agung Venezuela kemudian menunjuk Delcy Rodríguez sebagai presiden sementara untuk mengisi kekosongan kepemimpinan.

Analis Soroti Motif Energi dalam Operasi AS di Venezuela

Di balik tuduhan narkoba, sejumlah analis internasional menyoroti faktor energi. Venezuela menyimpan cadangan minyak terbesar di dunia, sekitar 300 miliar barel. Namun, produksi minyak negara tersebut menurun akibat kerusakan infrastruktur dan sanksi internasional.
(Analisis energi global terkait dapat dibaca di kanal Energi & SDA: https://duasatunews.com/category/energi-sda)

Trump sebelumnya menyatakan perusahaan minyak besar AS siap masuk untuk memperbaiki ladang minyak dan membangun kembali fasilitas produksi. Pernyataan itu mendorong spekulasi bahwa akses energi menjadi salah satu pertimbangan utama Washington dalam operasi AS di Venezuela.

Reaksi Internasional atas Operasi Militer Amerika Serikat

Sejumlah negara dan tokoh internasional menyampaikan kecaman. Rusia menyebut langkah AS sebagai pelanggaran kedaulatan dan ancaman bagi stabilitas global. Para pakar hukum internasional mempertanyakan legalitas AS mengadili kepala negara asing.

Beberapa negara lain menilai tindakan tersebut melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan memperburuk hubungan Washington dengan komunitas global.
(Dokumen dan pernyataan resmi dapat dirujuk di laman PBB: https://www.un.org)

Dampak Politik dan Keamanan Regional

Setelah penggulingan Maduro, pemerintahan interim Delcy Rodríguez mulai membebaskan sejumlah tahanan politik atas permintaan AS. Sebagian pihak menyambut langkah ini, sementara pihak lain menyikapinya dengan skeptis.

Laporan internasional menyebut AS berupaya mengendalikan ekspor minyak Venezuela dalam jangka panjang. Strategi ini berpotensi memengaruhi pasar minyak dunia dan geopolitik energi global. Operasi militer tersebut juga menimbulkan korban, termasuk anggota keamanan Venezuela dan warga sipil yang mengalami luka.

Peristiwa ini menandai fase baru hubungan AS–Venezuela dan berpotensi mengubah peta geopolitik kawasan.
(Pernyataan resmi pemerintah AS tersedia di situs Gedung Putih: https://www.whitehouse.gov)

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mangrove PT DMS menjadi sorotan dalam aksi demonstrasi di depan Mabes Polri

    Laporkan PT (DMS) Ke Mabes Polri, Desak Pemanggilan dan Pemeriksaan Pimpinan atas Dugaan Perusakan Hutan Mangrove serta Temuan Tepi Galian yang Menambah Kekhawatiran Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Puluhan massa yang tergabung dalam Lembaga Kajian dan Riset Hukum menggelar aksi unjuk rasa di depan Mabes Polri, Kamis (4/6/2026). Massa mendesak penyidik segera memanggil pimpinan PT Dwimitra Multiguna Sejahtera (PT DMS). Mereka menduga perusahaan merusak hutan mangrove untuk pembangunan jetty di Desa Tokowuta, Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Ketua […]

  • Tambang ilegal dibekingi aparat merusak lingkungan

    Ada Mafia Instansi Negara yang Diduga Membackup Pebisnis Tambang Ilegal

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 712
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Praktik perlindungan atau backing terhadap bisnis tambang ilegal oleh oknum aparat berseragam merupakan pelanggaran hukum serius. Pemerintah dan aparat penegak hukum wajib bertindak tegas. Hukum Indonesia tidak mengenal perlindungan bagi kegiatan ilegal. Instansi Negara Dinilai Membekingi Tambang Ilegal Wakil Menteri Kajian Strategi dan Pergerakan BEM Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, Brian Putra, menyoroti […]

  • Sahroni Komisi III saat rapat DPR RI

    Sahroni Komisi III Kembali Menjabat Pimpinan DPR RI

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 388
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Sahroni Komisi III kembali menjabat sebagai pimpinan DPR RI setelah menyelesaikan masa sanksi etik. Penetapan tersebut berlangsung dalam rapat Komisi III DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, dan mendapat persetujuan seluruh anggota yang hadir. Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, yang membidangi urusan politik, hukum, dan keamanan. Dalam […]

  • suhu laut global meningkat mendekati rekor tertinggi

    Judul: Suhu Laut Global Hampir Pecahkan Rekor, Sinyal El Nino 2026 Kian Kuat

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 506
    • 0Komentar

    KONSEL, (Duasatunews.com) || Suhu permukaan laut global terus meningkat dan mendekati rekor tertinggi. Kondisi ini memperkuat sinyal bahwa dunia akan memasuki fase pemanasan baru dalam waktu dekat. Copernicus Climate Change Service mencatat rata-rata suhu permukaan laut di wilayah samudra ekstra-polar mencapai sekitar 20,97 derajat Celsius pada Maret 2026. Angka tersebut menjadi yang tertinggi kedua sepanjang […]

  • Ketua Satgas MBG Lampung Saipul saat diwawancarai wartawan terkait program MBG di Bandarlampung

    Satgas: 2,7 Juta Warga Lampung Terima MBG, Infrastruktur Masih Jadi Tantangan

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 352
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lampung menjangkau jutaan warga. Namun, di balik capaian itu, masalah distribusi dan kesiapan dapur layanan masih menyisakan pekerjaan rumah. Kondisi tersebut berpengaruh langsung pada kualitas asupan gizi dan konsentrasi belajar anak-anak. Isu Krusial di Tengah Percepatan Program Nasional Pemerintah mendorong MBG sebagai program strategis nasional untuk […]

  • Riva Siahaan divonis penjara saat sidang putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta

    Tok! Riva Siahaan Dijatuhi Hukuman 9 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Migas

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 394
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) — Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menghukum Riva Siahaan selama 9 tahun penjara. Riva merupakan mantan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga. Perkara ini menyangkut korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang periode 2018–2023. Selain pidana badan, majelis hakim menjatuhkan denda Rp1 miliar kepada Riva. Ketua Majelis Hakim Fajar Kusuma Aji membacakan […]

expand_less