Ancaman Trump Iran Dibalas Keras oleh Teheran
- account_circle adrian moita
- calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
- visibility 165
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gambar Ilustrasi : duasatunews.com
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA (duasatunews.com) – ancaman Trump Iran memicu respons keras dari Teheran. Iran menegaskan peradaban mereka telah berusia lebih dari 7.000 tahun, jauh melampaui usia Amerika Serikat yang sekitar 250 tahun.
Selain itu, pernyataan ini muncul setelah Presiden Donald Trump mengancam akan “mengebom Iran hingga kembali ke zaman batu”. Pernyataan tersebut segera memicu reaksi diplomatik dari Iran.
Respons Iran atas Ancaman Trump Iran
Misi Iran di Perserikatan Bangsa-Bangsa menilai ancaman tersebut mencerminkan ketidaktahuan. Iran juga menyebut pernyataan itu berpotensi menjadi kejahatan perang.
Menurut Iran, peradaban panjang yang dimiliki tidak dapat dihancurkan dengan kekuatan militer. Bahkan, negara itu menegaskan kontribusi ilmuwan Iran telah memberi dampak besar bagi dunia selama ribuan tahun.
Selain itu, Teheran menilai retorika keras semacam ini hanya akan memperkeruh situasi internasional. Oleh karena itu, Iran mendorong pendekatan diplomasi sebagai solusi utama.
Ancaman Trump Iran dan Sorotan Hukum Internasional
Iran menilai pernyataan tersebut melanggar hukum humaniter internasional. Selain itu, Teheran menyebut ancaman itu bertentangan dengan Statuta Roma.
Dengan demikian, Iran menilai ucapan tersebut tidak hanya bersifat provokatif, tetapi juga berbahaya bagi stabilitas global. Pernyataan tersebut juga memicu perhatian komunitas internasional.
Sebelumnya, Donald Trump menyampaikan ancaman tersebut dalam pidato di Gedung Putih pada Rabu (1/4/2026). Ia menyatakan siap menggempur Iran secara besar-besaran.
“Kita membuat mereka kembali ke zaman batu,” ujar Trump.
Selain itu, Trump mengungkapkan bahwa target serangan mencakup infrastruktur vital, termasuk pembangkit listrik. Ia juga mengklaim operasi militer hampir mencapai tujuan strategis setelah berlangsung sekitar satu bulan.
Dampak Ancaman Trump Iran terhadap Stabilitas Kawasan
Di sisi lain, ketegangan antara Washington dan Teheran meningkatkan kekhawatiran global. Banyak pihak menilai situasi ini dapat memicu eskalasi konflik di Timur Tengah.
Bahkan, sejumlah pengamat menilai pernyataan keras dari kedua pihak berpotensi memicu konflik terbuka. Oleh sebab itu, negara lain diharapkan mendorong deeskalasi melalui jalur diplomatik.
Selain itu, ketegangan ini juga berpotensi berdampak pada stabilitas ekonomi global, terutama pada sektor energi dan perdagangan internasional.
Seruan Deeskalasi dan Diplomasi
Sebagai penutup, berbagai pihak mendorong dialog untuk meredakan ketegangan. Selain itu, pendekatan diplomatik dinilai lebih efektif dalam menjaga stabilitas jangka panjang.
Dengan demikian, dunia internasional berharap kedua negara dapat menahan diri dan menghindari langkah yang memperburuk situasi.
- Penulis: adrian moita
- Editor: Nur Wayda
