Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Prabowo Jenguk Korban kecelakaan Kereta di RSUD Bekasi

Prabowo Jenguk Korban kecelakaan Kereta di RSUD Bekasi

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • visibility 247
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta (duasatunews.com) – Prabowo jenguk korban kereta di RSUD Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (28/4/2026). Presiden Prabowo Subianto datang untuk memastikan kondisi korban kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur.

Di lokasi, Prabowo tiba sekitar pukul 08.39 WIB dengan kendaraan Maung putih. Ia mengenakan baju safari cokelat dan peci hitam. Presiden hadir bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Setelah turun, ia langsung masuk ke rumah sakit, menemui korban, dan berdialog dengan tenaga medis.

Kunjungan ini menunjukkan perhatian pemerintah terhadap korban kecelakaan transportasi. Selain itu, Prabowo memastikan tenaga medis memberikan penanganan cepat dan tepat kepada seluruh pasien.

Prabowo Jenguk Korban Kereta, Kondisi di RSUD Bekasi

Pihak RSUD Kota Bekasi merawat 52 korban kecelakaan. Selain itu, petugas mencatat tiga korban meninggal dunia berdasarkan data terbaru.

Tim medis menangani korban secara intensif. Beberapa pasien mengalami luka ringan hingga berat dan masih menjalani observasi. Manajemen rumah sakit juga menambah tenaga medis serta menyiapkan fasilitas tambahan agar pelayanan tetap optimal.

Kronologi Kecelakaan Kereta di Bekasi

Insiden terjadi pada Senin malam (27/4/2026). Kereta Argo Bromo Anggrek menabrak KRL di kawasan Stasiun Bekasi.

Kecelakaan ini menewaskan tujuh orang dan melukai 81 orang lainnya. Petugas gabungan segera mengevakuasi korban dan membawa mereka ke sejumlah rumah sakit, termasuk RSUD Kota Bekasi.

Dampak dan Penanganan Lanjutan

Kunjungan Prabowo jenguk korban kereta menjadi bagian dari respons cepat pemerintah. Selain itu, aparat terus menyelidiki penyebab kecelakaan untuk mendapatkan hasil yang jelas.

Pemerintah mendorong evaluasi sistem keselamatan transportasi kereta api. Operator dan petugas lapangan meningkatkan koordinasi serta pengawasan guna mencegah kejadian serupa.

  • Penulis: Adrian Moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • masjid terdampak bencana aceh pasca banjir

    Masjid Terdampak Bencana Aceh, 98 Persen Kembali Berfungsi

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 456
    • 0Komentar

    Banda Aceh, duasatunews.com – Masjid terdampak bencana Aceh mulai kembali melayani aktivitas ibadah masyarakat setelah banjir dan longsor. Kementerian Agama Kantor Wilayah Aceh mencatat 98 persen masjid dan mushalla di wilayah terdampak kini sudah aktif kembali, meski sebagian masih memakai fasilitas darurat. Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Azhari, menjelaskan bahwa banjir dan longsor merusak 737 masjid […]

  • Korps Mahasiswa Nusantara Desak ESDM Bekukan IUP dan Evaluasi RKAB PT Tiran Indonesia

    Korps Mahasiswa Nusantara Desak ESDM Bekukan IUP dan Evaluasi RKAB PT Tiran Indonesia

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 142
    • 6Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Puluhan massa yang tergabung dalam Korps Mahasiswa Nusantara (Komando) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Selasa (21/7/2026). Dalam aksi tersebut, mereka mendesak pemerintah membekukan Izin Usaha Pertambangan (IUP) serta mengevaluasi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) PT Tiran Mineral dan entitas induknya, PT Tiran Grup, […]

  • KKJ Sultra Kecam Pernyataan Kadispar Sebut Wartawan “Idiot”

    KKJ Sultra Kecam Pernyataan Kadispar Sebut Wartawan “Idiot”

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Admin 21
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Kendari, (DUASATUNEWS.COM) — Komite Keselamatan Jurnalis Sulawesi Tenggara (KKJ Sultra) mengecam keras pernyataan Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Provinsi Sultra Ridwan Badalla di akun Tiktok pribadinya @eRBe#bersuara yang menyebut wartawan idiot. KKJ Sultra menilai, sebagai pejabat publik tidak sepantasnya Ridwan Badallah melontarkan ucapan yang merendahkan profesi jurnalis. KKJ. Ucapan yang merendahkan jurnalis merupakan bentuk intimidasi verbal […]

  • Dirut BEI Mundur, Purbaya Ungkap Kesalahan yang Picu Koreksi IHSG

    Dirut BEI Mundur, Purbaya Ungkap Kesalahan yang Picu Koreksi IHSG

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 455
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Purbaya dukung Dirut BEI mundur sebagai bentuk tanggung jawab atas gejolak pasar saham. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai keputusan Iman Rachman meninggalkan jabatan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) memberi sinyal positif bagi pasar modal nasional. Purbaya menyampaikan sikap tersebut kepada wartawan di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (30/1/2026). Ia menilai langkah […]

  • IDF serang Teheran dengan operasi udara menargetkan kompleks pemerintahan

    IDF Serang Teheran dan Targetkan Kantor Pejabat Tinggi Iran

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 363
    • 0Komentar

    TEHERAN, (duasatunews.com)– IDF serang Teheran dengan menargetkan kantor pejabat tertinggi Iran sejak Senin malam hingga Selasa, 2–3 Maret 2026. Angkatan Udara Israel menggempur sejumlah gedung pemerintah di pusat ibu kota Iran dalam operasi militer yang mereka klaim berbasis informasi intelijen. Pasukan Israel Defense Forces mengerahkan jet tempur untuk menghantam fasilitas di kompleks kepemimpinan Iran. Pilot […]

  • Tepergok Curi 16 Potong pakaian, Wanita Lansia Nyaris Diamuk Pedagang di Pasar Tanah Abang

    Tepergok Curi 16 Potong pakaian, Wanita Lansia Nyaris Diamuk Pedagang di Pasar Tanah Abang

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 708
    • 0Komentar

    Jakarta — Peristiwa dugaan pencurian yang melibatkan seorang perempuan lanjut usia di Pasar Tanah Abang menarik perhatian publik. Kasus ini hampir berujung kekerasan massa dan memunculkan dua persoalan hukum sekaligus. Di satu sisi, publik menyoroti dugaan pengambilan pakaian tanpa izin pemilik. Di sisi lain, rekaman video juga memperlihatkan tindakan kekerasan oleh sejumlah orang di lokasi […]

expand_less