Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Prabowo Tegaskan Negara Masih Mampu Tangani Banjir Sumatra, Tak Tetapkan Bencana Nasional

Prabowo Tegaskan Negara Masih Mampu Tangani Banjir Sumatra, Tak Tetapkan Bencana Nasional

  • account_circle Arin fahrul Sanjaya
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • visibility 386
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Duasatunews.com – Banjir Sumatra tak jadi bencana nasional menjadi keputusan pemerintah pusat setelah menilai kapasitas negara dalam menangani dampak banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan negara masih memiliki sumber daya yang memadai.

Prabowo menyatakan pemerintah pusat tetap mampu menangani bencana tersebut tanpa harus menaikkan status kebencanaan. Menurutnya, negara masih memiliki kekuatan fiskal, logistik, serta personel untuk merespons dampak banjir secara cepat dan terukur.

“Negara kami masih mampu menghadapi kondisi ini, sehingga tidak perlu menetapkannya sebagai bencana nasional,” ujar Prabowo, Sabtu (3/1).

Presiden menjelaskan, banjir bandang hanya berdampak signifikan di tiga dari total 38 provinsi di Indonesia. Pemerintah menjadikan sebaran wilayah terdampak sebagai salah satu dasar pengambilan keputusan.

“Masih ada yang mempertanyakan mengapa banjir Sumatra tak jadi bencana nasional. Namun, kejadian ini hanya terjadi di tiga provinsi. Dengan kondisi tersebut, negara menilai masih mampu menangani,” jelasnya.

Meski demikian, Prabowo menegaskan pemerintah tetap memandang serius dampak banjir. Bencana tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur, merendam lahan pertanian, serta mengganggu aktivitas dan keselamatan warga di wilayah terdampak.

Untuk memastikan penanganan berjalan optimal, pemerintah mengerahkan sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara ke lapangan. Kabinet Merah Putih turun langsung guna mengawal proses evakuasi, distribusi bantuan, dan penanganan darurat.

Selain itu, pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran besar untuk penanganan pascabencana. Anggaran tersebut mencakup perbaikan infrastruktur, bantuan sosial bagi warga terdampak, serta pemulihan sektor pertanian yang rusak akibat banjir.

“Kami menangani persoalan ini dengan sangat serius. Saya akan habis-habisan membantu masyarakat,” tegas Prabowo.

Pemerintah juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penanggulangan bencana. Langkah ini dilakukan agar bantuan tersalurkan tepat sasaran dan risiko bencana susulan dapat diminimalkan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo dua periode diserukan Ahmad Muzani

    Prabowo Dua Periode Diserukan Muzani di HUT Gerindra

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra Ahmad Muzani secara terbuka menyerukan dukungan agar Prabowo Subianto memimpin Indonesia selama dua periode. Muzani menyampaikan seruan tersebut saat menutup pidato dalam acara HUT ke-18 Gerindra di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat. Muzani mengajak seluruh kader yang hadir mengikuti seruan tersebut. Para kader langsung merespons dengan mengangkat tangan […]

  • SBY peringatan perang dunia ketiga saat kuliah umum di Lemhannas

    SBY Peringatan Perang Dunia Ketiga, Indonesia Diminta Waspada

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 217
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – SBY peringatan perang dunia ketiga muncul dalam kuliah umum yang disampaikan Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono. Ia meminta Indonesia meningkatkan kewaspadaan karena situasi global semakin tidak stabil. Ia melihat berbagai konflik internasional menunjukkan gejala eskalasi yang semakin jelas. SBY menyampaikan pandangan tersebut saat memberikan kuliah umum di kantor Lembaga Ketahanan […]

  • Puluhan Orang Keracunan Massal di Kendari, Polisi Segera Lakukan Penyelidikan

    Puluhan Orang Keracunan Massal di Kendari, Polisi Segera Lakukan Penyelidikan

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Keracunan massal Kendari menimpa puluhan warga di Kendari, Sulawesi Tenggara. Warga mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dari sumber yang sama. Polisi dan tim kesehatan langsung bergerak untuk menangani kejadian tersebut. Petugas medis mengevakuasi korban ke rumah sakit dan puskesmas terdekat. Tim kesehatan memberikan penanganan sejak laporan pertama masuk. Mayoritas korban menunjukkan […]

  • Sidang praperadilan Gus Yaqut di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

    Kubu Yaqut Sebut Penetapan Tersangka Tanpa Kerugian Negara Seperti Pembunuhan Tanpa Korban

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 223
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Tim kuasa hukum mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menolak seluruh jawaban Komisi Pemberantasan Korupsi dalam sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2026). Kuasa hukum Yaqut, Mellisa Anggraini, menilai KPK terlalu cepat menetapkan kliennya sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi kuota haji. Ia menyebut penyidik KPK belum menghitung kerugian negara […]

  • Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan sikap tolak utang IMF dalam rapat resmi terkait kondisi APBN Indonesia

    “Purbaya Tolak Tawaran Utang IMF, Tegaskan APBN RI Tetap Kuat”

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 115
    • 2Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)//Purbaya tolak utang IMF saat menghadiri forum internasional di Washington DC. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan sikap tersebut dalam pertemuan dengan International Monetary Fund (IMF) dan World Bank. Ia menegaskan bahwa kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih terjaga. Pemerintah tetap mempertahankan batas defisit di level 3 persen meski harga minyak mengalami kenaikan. […]

  • Utang pemerintah Indonesia masih aman menurut Kementerian Keuangan

    Utang Pemerintah Indonesia 40,46 Persen PDB Masih Aman

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 246
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan utang pemerintah Indonesia hingga akhir 2025 masih berada dalam batas aman meskipun nominalnya meningkat. Pemerintah mengelola pembiayaan negara secara hati-hati dan terukur untuk menjaga stabilitas fiskal. Per 31 Desember 2025, pemerintah mencatat total utang sebesar Rp9.637,90 triliun atau setara 40,46 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). […]

expand_less