Prabowo Tegaskan Negara Masih Mampu Tangani Banjir Sumatra, Tak Tetapkan Bencana Nasional
- account_circle Arin fahrul Sanjaya
- calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
- visibility 312
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, Duasatunews.com – Banjir Sumatra tak jadi bencana nasional menjadi keputusan pemerintah pusat setelah menilai kapasitas negara dalam menangani dampak banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan negara masih memiliki sumber daya yang memadai.
Prabowo menyatakan pemerintah pusat tetap mampu menangani bencana tersebut tanpa harus menaikkan status kebencanaan. Menurutnya, negara masih memiliki kekuatan fiskal, logistik, serta personel untuk merespons dampak banjir secara cepat dan terukur.
“Negara kami masih mampu menghadapi kondisi ini, sehingga tidak perlu menetapkannya sebagai bencana nasional,” ujar Prabowo, Sabtu (3/1).
Presiden menjelaskan, banjir bandang hanya berdampak signifikan di tiga dari total 38 provinsi di Indonesia. Pemerintah menjadikan sebaran wilayah terdampak sebagai salah satu dasar pengambilan keputusan.
“Masih ada yang mempertanyakan mengapa banjir Sumatra tak jadi bencana nasional. Namun, kejadian ini hanya terjadi di tiga provinsi. Dengan kondisi tersebut, negara menilai masih mampu menangani,” jelasnya.
Meski demikian, Prabowo menegaskan pemerintah tetap memandang serius dampak banjir. Bencana tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur, merendam lahan pertanian, serta mengganggu aktivitas dan keselamatan warga di wilayah terdampak.
Untuk memastikan penanganan berjalan optimal, pemerintah mengerahkan sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara ke lapangan. Kabinet Merah Putih turun langsung guna mengawal proses evakuasi, distribusi bantuan, dan penanganan darurat.
Selain itu, pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran besar untuk penanganan pascabencana. Anggaran tersebut mencakup perbaikan infrastruktur, bantuan sosial bagi warga terdampak, serta pemulihan sektor pertanian yang rusak akibat banjir.
“Kami menangani persoalan ini dengan sangat serius. Saya akan habis-habisan membantu masyarakat,” tegas Prabowo.
Pemerintah juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penanggulangan bencana. Langkah ini dilakukan agar bantuan tersalurkan tepat sasaran dan risiko bencana susulan dapat diminimalkan.
- Penulis: Arin fahrul Sanjaya
- Editor: Saydul laopua
- Sumber: https://duasatunews.com

Saat ini belum ada komentar