Prabowo Tegaskan Negara Masih Mampu Tangani Banjir Sumatra, Tak Tetapkan Bencana Nasional
- account_circle Afs
- calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
- visibility 133
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, duasatunews.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menjelaskan alasan pemerintah tidak menetapkan banjir bandang yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat sebagai bencana nasional.
Prabowo menyatakan, keputusan tersebut didasarkan pada penilaian kapasitas negara dalam menangani dampak bencana. Menurutnya, pemerintah pusat masih memiliki kemampuan fiskal, logistik, serta sumber daya yang memadai untuk menangani bencana di ketiga provinsi tersebut tanpa harus menaikkan status menjadi bencana nasional.
“Negara kami ini masih mampu menghadapi dan tidak perlu ditetapkan sebagai bencana nasional,” ujar Prabowo saat memberikan keterangan, dikutip Sabtu (3/1).
Presiden menjelaskan bahwa dari total 38 provinsi di Indonesia, bencana banjir yang terjadi hanya berdampak signifikan pada tiga provinsi di Pulau Sumatra. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama pemerintah dalam menentukan status kebencanaan.
“Masih ada yang mempersoalkan kenapa tidak bencana nasional. Masalahnya, kita punya 38 provinsi, dan kejadian ini berdampak pada tiga provinsi. Masih ada 35 provinsi lain, sehingga sebagai negara kami menilai masih mampu menghadapi,” jelasnya.
Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak sedikit pun meremehkan dampak banjir bandang yang menimbulkan kerusakan infrastruktur, lahan pertanian, serta mengganggu aktivitas dan keselamatan masyarakat di wilayah terdampak.
Ia menekankan bahwa keterlibatan langsung sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara di lapangan menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam penanganan bencana. Para anggota Kabinet Merah Putih dikerahkan untuk memastikan proses evakuasi, distribusi bantuan, serta penanganan darurat berjalan optimal.
Selain itu, Presiden memastikan pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran yang cukup besar untuk penanganan pascabencana, termasuk pemulihan infrastruktur, bantuan sosial bagi korban terdampak, serta upaya rehabilitasi sektor pertanian yang rusak akibat banjir.
“Kami memandang ini sangat serius dan saya akan habis-habisan untuk membantu. Kami sudah menyiapkan anggaran yang cukup besar untuk mengatasi masalah ini,” tegas Prabowo.
Pemerintah juga berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penanggulangan bencana, serta instansi terkait guna memastikan penanganan bencana berjalan efektif dan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi secara cepat dan tepat.

Saat ini belum ada komentar