Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » DPD Corak Konkep Desak Kejagung RI dan Kementerian PU Usut Tuntas Dugaan Penyimpangan Proyek Jembatan Gantung Tumburano

DPD Corak Konkep Desak Kejagung RI dan Kementerian PU Usut Tuntas Dugaan Penyimpangan Proyek Jembatan Gantung Tumburano

  • account_circle Brian Putra
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • visibility 446
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Dugaan Penyimpangan Jembatan Gantung Tumburano menjadi sorotan setelah Dewan Pimpinan Daerah Corong Aspirasi Rakyat Konawe Kepulauan (DPD CORAK KONKEP) mengumumkan rencana aksi demonstrasi di depan Kejaksaan Agung RI dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Aksi itu bertujuan mendorong aparat penegak hukum mengusut dugaan penyimpangan proyek di Kabupaten Konawe Kepulauan.

Dugaan Penyimpangan Jembatan Gantung Tumburano Jadi Sorotan

Ketua Umum DPD CORAK KONKEP, Sandi Nayoyan, menegaskan aksi tersebut merupakan bentuk kontrol sosial terhadap penggunaan anggaran negara. Ia meminta pemerintah menjalankan setiap proyek secara transparan, akuntabel, dan sesuai peraturan.

Menurut Sandi, proyek yang menggunakan dana negara wajib memenuhi spesifikasi teknis. Proses pelaksanaan juga harus mengikuti ketentuan yang berlaku agar masyarakat memperoleh manfaat pembangunan secara maksimal.

DPD CORAK KONKEP menilai Kejaksaan Agung RI perlu memberi perhatian serius terhadap proyek tersebut. Organisasi itu menyoroti tahap perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan kualitas pekerjaan. Mereka juga menilai sejumlah kondisi di lapangan menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat.

DPD CORAK KONKEP Minta Kejagung Selidiki Proyek

Data yang dihimpun DPD CORAK KONKEP menunjukkan proyek Jembatan Gantung Tumburano merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur nasional. Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp3,6 miliar pada Tahun Anggaran 2025.

DPD CORAK KONKEP menduga pelaksanaan proyek belum mencapai tujuan pembangunan secara optimal. Karena itu, organisasi tersebut meminta Kejaksaan Agung RI segera memulai penyelidikan.

Sandi Nayoyan meminta penyidik memeriksa seluruh tahapan pekerjaan. Ia juga meminta penyidik mendalami dugaan pengurangan volume pekerjaan, ketidaksesuaian spesifikasi teknis, pelaksanaan yang tidak mengacu pada juklak dan juknis, serta kemungkinan penyalahgunaan kewenangan.

“Kami meminta Kejaksaan Agung RI bertindak cepat dan tidak menunggu polemik ini berkembang lebih jauh. Dugaan penyimpangan Jembatan Gantung Tumburano harus diusut secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu. Negara tidak boleh dirugikan dan masyarakat berhak memperoleh pembangunan yang berkualitas,” kata Sandi Nayoyan.

Desak Pemeriksaan PPK dan Rekanan

Selain meminta penyelidikan, DPD CORAK KONKEP juga mendesak Kejaksaan Agung RI memanggil Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Direktur CV Mukmin Alfa Duaenam. Organisasi tersebut menilai pemeriksaan penting untuk mengklarifikasi dugaan penyalahgunaan anggaran.

DPD CORAK KONKEP juga meminta Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum mengevaluasi Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tenggara. Mereka berharap evaluasi itu memperkuat pengawasan proyek infrastruktur.

Aksi Demonstrasi Akan Digelar

DPD CORAK KONKEP juga meminta aparat penegak hukum mendalami dugaan kerja sama yang tidak sah dalam pelaksanaan proyek tersebut. Organisasi itu menegaskan langkah tersebut bertujuan mengawal penggunaan anggaran negara. Mereka tidak bermaksud menghakimi pihak mana pun.

Dalam waktu dekat, DPD CORAK KONKEP akan menggelar aksi demonstrasi di Jakarta. Melalui aksi itu, mereka berharap Kejaksaan Agung RI segera mengambil langkah hukum apabila penyidik menemukan pelanggaran dalam pelaksanaan Proyek Jembatan Gantung Tumburano.

Hingga berita ini diterbitkan, dugaan penyimpangan tersebut belum memperoleh putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Semua pihak tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah selama proses hukum berlangsung.

  • Penulis: Brian Putra
  • Editor: Nur Wayda
  • Sumber: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Idul Fitri 1447 bersama Titiek Soeharto dan Didit

    Prabowo Idul Fitri 1447 Bersama Titiek Soeharto dan Didit

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 337
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Prabowo Idul Fitri 1447 menarik perhatian publik setelah Prabowo Subianto merayakan Hari Raya bersama Titiek Soeharto dan putranya, Didit Hediprasetyo. Momen tersebut menghadirkan suasana hangat serta nilai kekeluargaan. Kemudian, Prabowo mengunggah kebersamaan itu melalui akun Instagram pribadinya, @prabowo, pada Sabtu (21/3) malam. Ia membagikan beberapa foto dan menampilkan keakraban keluarga dalam suasana […]

  • Prabowo siap mediasi konflik Iran dan Amerika Serikat demi stabilitas kawasan

    Prabowo Siap Ke Iran demi Redam Ketegangan Timur Tengah

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 403
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Prabowo siap mediasi konflik di Timur Tengah dengan menyatakan kesiapan untuk bertolak ke Iran guna memfasilitasi dialog. Presiden Prabowo Subianto menegaskan langkah tersebut bertujuan membantu memulihkan kondisi keamanan yang kondusif di kawasan. Pemerintah Indonesia menilai dialog dan diplomasi sebagai langkah utama untuk meredakan eskalasi konflik. Sikap ini sejalan dengan komitmen Indonesia dalam […]

  • Lucy Kurniasari mendukung Program MBG Nasional

    MBG Gerakkan UMKM dan Peternak, DPR Dorong Pengawasan Publik

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 354
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu kebijakan strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Selain itu, program ini juga berperan mendorong penguatan ekonomi lokal melalui pelibatan UMKM, peternak, dan petani sebagai bagian dari rantai pasok Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Anggota Komisi IX DPR RI Lucy Kurniasari menyampaikan bahwa Program Makan […]

  • Alwi Farhan Indonesia Masters 2026 saat bertanding di Istora Senayan

    Straight Game! Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Indonesia Masters 2026

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 599
    • 1Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Alwi Farhan semifinal Indonesia Masters 2026 setelah mencatat kemenangan meyakinkan atas wakil Jepang, Yushi Tanaka, pada laga perempat final. Pertandingan berlangsung di Istora Senayan, Jumat (23/1). Sejak gim pertama, Alwi Farhan langsung menunjukkan permainan agresif. Ia mengambil inisiatif serangan lebih awal dan memaksa lawan bermain dalam tempo cepat. Pola reli yang rapi […]

  • PT Priven Lestari di Halmahera Timur menjadi sorotan IMW terkait dugaan pelanggaran tata ruang dan kawasan lindung.

    Indonesia Mining Watch (IMW): Aktivitas Tambang PT. Priven Lestari Diduga Ancam Ruang Hidup dan Keselamatan Ekologis Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 318
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Indonesia Mining Watch (IMW) menilai aktivitas pertambangan PT Priven Lestari di Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, memunculkan persoalan serius. Organisasi tersebut menilai polemik itu berkaitan dengan kepatuhan hukum, perlindungan lingkungan, dan tata kelola sumber daya alam. Koordinator Nasional IMW, Ubay Daga, mengatakan pihaknya menyusun kajian berdasarkan aspirasi masyarakat, kronologi penolakan warga, dan […]

  • Trump tunda kunjungan China karena perang Iran

    Trump Tunda Kunjungan China karena Perang Iran

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Washington, (duasatunews.com) — Trump tunda kunjungan China selama sekitar satu bulan karena fokus pada perang yang sedang berlangsung dengan Iran. Keputusan ini membuat agenda pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping harus dijadwal ulang. Presiden Amerika Serikat Donald Trump awalnya merencanakan kunjungan ke Beijing pada 31 Maret hingga 2 April. Namun, situasi konflik membuatnya memilih tetap […]

expand_less