Jersei Timnas Indonesia Mejeng di Pameran FIFA Museum Miami, Trofi Jules Rimet Jadi Daya Tarik Utama
- account_circle Reski
- calendar_month 9 jam yang lalu
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto:Jersei Timnas Indonesia dipajang di FIFA Museum dalam pameran "Unidad – The World's Game" di Freedom Tower, Miami, Amerika Serikat, bersama koleksi bersejarah sepak bola dunia menjelang Piala Dunia FIFA 2026.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta,(duasatunews.com) – FIFA Museum menggelar pameran bertajuk “Unidad – The World’s Game” di Freedom Tower, Miami, selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Pameran ini menghadirkan ratusan koleksi bersejarah sepak bola dunia. Salah satu yang menarik perhatian ialah jersei Timnas Indonesia yang masuk dalam jajaran koleksi 211 federasi anggota FIFA.
Manajer Komunikasi FIFA Museum, Patrick Tobler, mengatakan pameran tersebut mengajak pengunjung menelusuri perjalanan sepak bola dunia melalui berbagai koleksi bersejarah.
“Melihat pameran di museum ini akan membuatmu merinding,” ujar Patrick Tobler di Freedom Tower, Miami, Sabtu.
Jersei Timnas Indonesia Tampil Bersama 211 Federasi FIFA
FIFA mengelompokkan seluruh jersei berdasarkan warna. Koleksi Timnas Indonesia menempati deretan jersei berwarna merah bersama Belgia dan Mesir.
Pengunjung dapat menggunakan layar interaktif di depan instalasi tersebut. Layar itu menampilkan profil setiap federasi anggota FIFA beserta catatan penampilannya di ajang Piala Dunia.
Keberadaan jersei Indonesia menunjukkan partisipasi PSSI sebagai salah satu anggota resmi FIFA.
Koleksi Bersejarah Lengkapi Pameran
Selain jersei, FIFA memamerkan bola resmi dari setiap edisi Piala Dunia sejak 1930. Pengunjung juga melihat perangkat komunikasi wasit, miniatur satelit Telstar 1, serta dokumentasi visual penyelenggaraan Piala Dunia pertama.
FIFA menghadirkan area interaktif yang berisi kuis bertema Piala Dunia, teknologi virtual reality (VR), dan berbagai informasi mengenai sejarah turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Sejarah Sepak Bola Amerika Serikat Ikut Ditampilkan
FIFA turut mengangkat perkembangan sepak bola di Amerika Serikat. Pengunjung dapat melihat trofi North American Soccer League (NASL) 1977 yang pernah diraih klub yang diperkuat legenda Brasil, Pele.
FIFA juga memajang jersei Inter Miami milik Lionel Messi sebagai bagian dari perjalanan sepak bola modern di Amerika Serikat.
Trofi Jules Rimet Menjadi Pusat Perhatian
Lantai dua mengajak pengunjung menelusuri sejarah Piala Dunia dari tahun 1930 hingga 2022. FIFA menghadirkan sejumlah jersei asli para juara dunia.
Di antaranya terdapat jersei kapten Uruguay Jose Nasazzi pada Piala Dunia 1930 dan jersei Diego Maradona saat membawa Argentina meraih gelar juara pada 1986.
FIFA juga menghadirkan replika Trofi Jules Rimet dan trofi Piala Dunia Putri edisi 1991–1995. Kedua koleksi itu menarik perhatian pengunjung karena memiliki nilai sejarah tinggi. Pencuri membawa kabur versi asli kedua trofi tersebut beberapa dekade lalu.
Pengunjung Merasakan Atmosfer Piala Dunia
Pameran ini menghadirkan ruang audiovisual yang memutar cuplikan pertandingan ikonik dengan suara imersif. Pengunjung merasakan atmosfer stadion ketika menyaksikan tayangan tersebut.
FIFA juga membuka ruang bertema tribun suporter. Pengeras suara memutar lagu dan yel-yel pendukung dari berbagai negara sehingga suasana Piala Dunia terasa semakin hidup.
Panitia membuka pameran “Unidad – The World’s Game” setiap hari selama Piala Dunia 2026 mulai pukul 10.00 hingga 18.00 waktu Miami. Panitia menjual tiket masuk seharga 18 dolar AS untuk pengunjung umum, 12 dolar AS bagi pelajar dan anak usia 7–18 tahun, serta 14 dolar AS untuk pengunjung berusia 62 tahun ke atas.
- Penulis: Reski
- Editor: Nur Wayda

Saat ini belum ada komentar