Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Mahasiswa Koalisi Pemuda Indonesia Timur Desak Pemerintah Hapus Syarat Desil KIP Kuliah 2026

Mahasiswa Koalisi Pemuda Indonesia Timur Desak Pemerintah Hapus Syarat Desil KIP Kuliah 2026

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
  • visibility 288
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) — Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Pemuda Indonesia Timur (KPIT) menggelar aksi damai di depan Gedung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Senin 10 Agustus 2026.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa mendesak pemerintah mengevaluasi dan menghapus penggunaan kategori desil sebagai salah satu persyaratan dalam penentuan penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2026.

Aturan KIP Kuliah 2026 saat ini masih mencantumkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dengan batas maksimal desil 4 sebagai salah satu bukti keterbatasan ekonomi calon mahasiswa. Namun, calon mahasiswa yang tidak memenuhi kriteria tersebut masih dapat mengajukan bantuan dengan melampirkan bukti kondisi ekonomi lainnya.

Ketua Koalisi Pemuda Indonesia Timur (KPIT), Ichi Amahoru, mengatakan KIP Kuliah merupakan program strategis pemerintah dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu.

Menurut Ichi, penerapan persyaratan berbasis desil masih menimbulkan persoalan dalam pelaksanaannya. Ia menilai terdapat calon mahasiswa yang secara nyata membutuhkan bantuan pendidikan, tetapi tidak masuk dalam kategori desil yang dipersyaratkan.

“Masih banyak anak-anak dari Indonesia Timur dan berbagai daerah lainnya yang hidup dalam keterbatasan ekonomi, tetapi tidak terakomodasi dalam data desil. Akibatnya, mereka kehilangan kesempatan memperoleh KIP Kuliah meskipun kondisi keluarganya benar-benar membutuhkan bantuan,” ujar Ichi.

Ia meminta pemerintah memastikan mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu tetap memperoleh kesempatan yang adil untuk mendapatkan KIP Kuliah.

Menurutnya, kondisi ekonomi calon penerima seharusnya menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan kelayakan penerima bantuan pendidikan. Penilaian, kata dia, tidak seharusnya hanya mengacu pada kategori desil dalam data sosial ekonomi.

Sementara itu kordinator lapangan, Edrian saputra. Dalam orasinya, mendesak  pemerintah untuk membuka mekanisme pengaduan dan verifikasi ulang yang mudah diakses, cepat, transparan, serta berpihak kepada calon penerima KIP Kuliah yang memenuhi kriteria secara ekonomi.

“Pemerintah harus membuka mekanisme pengaduan dan verifikasi ulang yang mudah, cepat, transparan, dan berpihak kepada calon mahasiswa tersebut,” ujar edrian.

Edrian mengatakan bahwa mekanisme tersebut diperlukan agar mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu tidak kehilangan kesempatan memperoleh bantuan pendidikan hanya karena tercatat dalam kategori desil yang lebih tinggi.

“Adik-adik kami harus mendapatkan bantuan tanpa terhambat oleh desil. Ada mahasiswa yang berprestasi dan benar-benar tidak mampu, tetapi tercatat dalam desil 5 atau 6. Karena itu, kami meminta agar syarat desil dihapus sehingga tidak menghambat calon mahasiswa yang memang membutuhkan KIP Kuliah,” tegasnya.

Melalui aksi tersebut, mahasiswa meminta pemerintah melakukan evaluasi terhadap penggunaan kategori desil dalam KIP Kuliah 2026. Mereka juga mendesak agar proses verifikasi calon penerima dilakukan secara transparan, objektif, dan berdasarkan kondisi ekonomi calon mahasiswa yang sebenarnya.

Mahasiswa berharap agar pemerintah memastikan kebijakan KIP Kuliah tidak menutup akses pendidikan tinggi bagi calon mahasiswa berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu, termasuk mereka yang tidak masuk dalam kategori desil maksimal 4.

Rekomendasi Untuk Anda

  • ilustrasi makan bergizi gratis untuk anak sekolah

    Makan Bergizi Gratis Disorot, Prabowo Tegaskan Tetap Jalan

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 478
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Makan bergizi gratis kembali menarik perhatian publik setelah Presiden Prabowo Subianto menanggapi kritik dari kalangan terdidik. Prabowo menilai sebagian kritik tidak lagi bersifat objektif dan justru meremehkan kebijakan pemerintah yang menyasar kelompok rentan. Prabowo menyampaikan pernyataan tersebut saat meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat, 13 Februari […]

  • Dugaan Penimbunan BBM di Lalonggasumeeto Disorot, CGIM Desak Pengusutan hingga Pemasok

    Dugaan Penimbunan BBM di Lalonggasumeeto Disorot, CGIM Desak Pengusutan hingga Pemasok

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Central Gerakan Indonesia Menggugat (CGIM), Abdi Aditya, menyoroti serius dugaan praktik penimbunan dan distribusi BBM yang disebut telah berlangsung cukup lama di wilayah Kecamatan Lalonggasumeeto, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Jum’at 14 Agustus 2026 Menurut Abdi Aditya, persoalan tersebut bukan merupakan isu yang baru muncul. Dugaan aktivitas BBM tersebut disebut telah berlangsung selama […]

  • Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Kapolri pada Hari Bhayangkara ke-80

    Prabowo Terima Medali Kehormatan di Hari Bhayangkara ke-80

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Presiden Prabowo Dianugerahi Medali Kehormatan Loka Praja Samrakshana setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerahkan penghargaan tersebut pada upacara Hari Bhayangkara ke-80. Upacara berlangsung di Satuan Latihan Brimob Polri, Cikeas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026). Kapolri memberikan penghargaan itu sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Presiden Prabowo Subianto dalam […]

  • Kabinet Merah Putih Solid, Prabowo Bantah Isu Perpecahan

    Kabinet Merah Putih Solid, Prabowo Bantah Isu Perpecahan

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 618
    • 0Komentar

    Banjarbaru, Kalimantan Selatan, (duasatunews.com) — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan Kabinet Merah Putih solid dan bekerja secara kompak. Presiden membantah isu perpecahan internal kabinet yang ramai beredar di media sosial. Ia memastikan seluruh menteri tetap fokus menjalankan program pemerintah sesuai target nasional. Presiden menyampaikan pernyataan tersebut saat melakukan kunjungan kerja di Banjarbaru, Senin (12/1/2026). […]

  • Iran blokade Selat Hormuz dan ancaman penutupan Laut Merah terhadap jalur perdagangan global

    Iran Ancam Tutup Laut Merah Usai Blokade AS, Ketegangan Maritim Meningkat

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Iran blokade Selat Hormuz menjadi sorotan dunia setelah Iran meningkatkan tekanan terhadap Amerika Serikat. Langkah ini memicu ancaman serius terhadap jalur perdagangan global, termasuk kemungkinan penutupan Laut Merah. Kepala komando militer Iran, Ali Abdollahi, menegaskan bahwa pasukan Iran siap menghentikan aktivitas ekspor dan impor di kawasan strategis. Ia menyebut wilayah seperti Teluk Persia, Laut […]

  • Donald Trump dan Vladimir Putin berjabat tangan membahas New START nuklir

    New START di Ujung Masa Berlaku, Stabilitas Nuklir Global Dipertaruhkan

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 417
    • 1Komentar

    Jakarta, duasatunews.com | Ketidak pastian masa depan New START nuklir kembali memicu kekhawatiran dunia. Jika perjanjian ini benar-benar berakhir tanpa pengaturan lanjutan, Amerika Serikat dan Rusia tidak lagi terikat batas hukum dalam mengelola senjata nuklir strategis. Situasi tersebut berisiko memicu perlombaan senjata baru. Risiko ini meningkat di tengah konflik Ukraina dan memburuknya stabilitas keamanan global […]

expand_less