Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » Formulasi KONSEL Bebas Korupsi

Formulasi KONSEL Bebas Korupsi

  • account_circle Eni Samayati
  • calendar_month Senin, 1 Des 2025
  • visibility 428
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Andoolo – DuaSatuNews.com | Upaya mewujudkan Konawe Selatan (KONSEL) bebas korupsi menjadi agenda penting dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan daerah. Selain itu, langkah ini juga memperkuat kepercayaan publik serta mendorong pembangunan yang adil dan berkelanjutan. Korupsi tidak hanya menggerus keuangan negara, tetapi juga merusak moral birokrasi dan menurunkan kualitas pelayanan publik.

Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu merumuskan kebijakan KONSEL Bebas Korupsi secara serius, terukur, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Harapan Baru di Awal Kepemimpinan

Di bawah kepemimpinan Irham Kalenggo dan Wakil Bupati Wahyu Ade Pratama, tahun pertama pemerintahan menghadirkan harapan baru bagi masyarakat. Masyarakat menaruh ekspektasi besar agar pemerintah daerah bekerja sungguh-sungguh dan menjauhkan KONSEL dari praktik Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN).

Dengan demikian, pemerintah daerah harus menunjukkan komitmen nyata melalui kebijakan dan tindakan yang konsisten.

Transparansi sebagai Pondasi Utama

Pertama, pemerintah daerah perlu memperkuat transparansi dan keterbukaan informasi publik. Pemerintah harus membuka proses perencanaan, penganggaran, serta pelaksanaan program kepada masyarakat. Dengan cara ini, publik dapat memantau setiap kebijakan yang dijalankan.

Selain itu, keterbukaan informasi akan mempersempit ruang penyimpangan. Semakin mudah masyarakat mengakses data, semakin kuat pula kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan.

Pengawasan yang Kuat dan Terintegrasi

Selanjutnya, pemerintah daerah harus memperkuat sistem pengawasan internal dan eksternal. Inspektorat Daerah perlu bekerja secara optimal dan profesional. Pemerintah juga harus meningkatkan kapasitas auditor serta memanfaatkan teknologi pengawasan berbasis digital.

Di sisi lain, partisipasi masyarakat menjadi faktor penting. Pemerintah perlu menyediakan kanal pengaduan yang mudah diakses, aman, dan responsif. Dengan begitu, masyarakat dapat berperan aktif dalam mencegah dan melaporkan dugaan penyimpangan.

Membangun Integritas Aparatur Pemerintah

Tidak hanya itu, pembangunan integritas aparatur harus menjadi prioritas utama. Pemerintah daerah perlu menyelenggarakan pendidikan antikorupsi dan pembinaan etika birokrasi secara berkelanjutan. Aparatur harus memahami tanggung jawab moral dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

Selain pendidikan, pemerintah harus menerapkan sistem penghargaan dan sanksi secara tegas dan adil. Melalui langkah ini, pemerintah dapat menanamkan budaya kerja yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Kolaborasi untuk Pengawasan Berlapis

Agar upaya tersebut berjalan efektif, pemerintah daerah harus membangun kolaborasi lintas sektor. Kerja sama dengan aparat penegak hukum, perguruan tinggi, organisasi masyarakat sipil, dan media massa sangat diperlukan.

Dengan kolaborasi ini, pengawasan berjalan berlapis. Di samping itu, edukasi publik dapat berlangsung secara berkelanjutan dan mendorong partisipasi masyarakat yang lebih luas.

KONSEL Bebas Korupsi Bukan Sekadar Slogan

Pada akhirnya, KONSEL Bebas Korupsi tidak boleh berhenti sebagai jargon politik. Pemerintah daerah harus menjadikannya sebagai komitmen moral dan kebijakan nyata. Konsistensi pelaksanaan menjadi kunci utama keberhasilan agenda ini.

Dengan strategi yang tepat, dukungan masyarakat, serta pengawasan yang kuat, Konawe Selatan berpeluang menjadi contoh daerah dengan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.

  • Penulis: Eni Samayati
  • Editor: Rahman

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • wanita Kendari sabu minta dijemput polisi di Jalan Edi Sabara

    Wanita di Kendari Minta Dijemput Polisi Usai Mengaku Pakai Sabu, Diduga Alami Depresi Berat

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 244
    • 0Komentar

    KENDARI,Duasatunews.com — Kasus wanita Kendari sabu menarik perhatian warga setelah seorang perempuan berinisial M mendatangi kawasan kuliner Jalan Edi Sabara, Kelurahan Lahundape, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin malam, 16 Februari 2026. Dalam kondisi tidak stabil, M meminta seorang pedagang sarimi laut agar segera menghubungi polisi dan menjemputnya. Di hadapan warga, M mengaku baru saja memakai narkotika […]

  • tragedi Bantargebang akibat longsor gunungan sampah di TPST Bantargebang Bekasi

    Tragedi Bantargebang: Menteri LH Soroti Sampah Jakarta

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Bekasi, (duasatunews.com) — Tragedi Bantargebang yang menewaskan empat orang kembali menyoroti persoalan serius pengelolaan sampah Jakarta. Longsor gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, memicu evaluasi terhadap sistem pengolahan sampah ibu kota. Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyebut peristiwa ini sebagai fenomena gunung es dari persoalan pengelolaan sampah […]

  • John Herdman pelatih Timnas Indonesia yang ditunjuk PSSI pada 2026

    John Herdman Timnas Indonesia, PSSI Mulai Era Baru

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi menunjuk John Herdman Timnas Indonesia sebagai pelatih kepala baru skuad Garuda. Dengan keputusan ini, PSSI membuka era baru bagi Timnas Indonesia. Pengumuman tersebut PSSI sampaikan pada Sabtu (3/1/2026) sore WIB. John Herdman Timnas Indonesia Dikontrak 2+2 Tahun dan Agenda Terdekat Pertama, PSSI memberikan kontrak […]

  • Stop Impor Solar, Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi

    Stop Impor Solar, Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Stop impor solar menjadi kebijakan strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional. Melalui langkah ini, pemerintah berupaya mengurangi ketergantungan pada pasokan bahan bakar dari luar negeri sekaligus mengoptimalkan potensi energi dalam negeri secara bertahap dan berkelanjutan. (17/02/2026). Pemerintah menegaskan kebijakan stop impor solar, sebagai bagian dari reformasi sektor energi nasional. Menteri Energi […]

  • penyidikan kasus korupsi kuota haji di Gedung Merah Putih KPK Jakarta

    Korupsi Kuota Haji: KPK Dalami Peran Pemilik Maktour

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 94
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Kasus korupsi kuota haji kembali menjadi sorotan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan keterlibatan sejumlah pihak, termasuk biro perjalanan umrah Maktour. Penyidikan ini menelusuri pembagian kuota dan aliran dana yang diduga melibatkan pejabat Kementerian Agama. KPK Telusuri Kasus Korupsi Kuota Haji Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut perkara ini melalui dua jalur […]

  • Purbaya Akui Deg-degan Saat Prabowo Soroti Pajak Bocor Triliunan Rupiah

    Purbaya Akui Deg-degan Saat Prabowo Soroti Pajak Bocor Triliunan Rupiah

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 255
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Kebocoran penerimaan negara kembali mencuat setelah Presiden Prabowo Subianto menyinggung langsung kinerja otoritas pajak dan kepabeanan. Isu ini menyentuh kepentingan publik karena berpotensi menggerus pendapatan negara hingga triliunan rupiah setiap tahun dan merugikan masyarakat yang patuh membayar pajak. Sorotan Presiden muncul di tengah kebutuhan negara menjaga ketahanan fiskal dan membiayai agenda pembangunan. […]

expand_less