Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » Derita Banjir Memakan Korban: Alarm Kegagalan Kolektif Menjaga Lingkungan

Derita Banjir Memakan Korban: Alarm Kegagalan Kolektif Menjaga Lingkungan

  • account_circle Admin 21
  • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
  • visibility 373
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, DuaSatuNews.com – Derita banjir memakan korban kembali terjadi setiap musim hujan. Peristiwa ini terus berulang dan hingga kini belum menemukan penyelesaian nyata. Padahal, di balik data dan statistik, terdapat manusia yang kehilangan keluarga, masa depan, serta harapan. Oleh karena itu, banjir tidak sekadar merendam wilayah, tetapi juga menghancurkan mimpi banyak orang.

Warga di Wilayah Rawan Menjadi Korban Utama

Ketika banjir melanda, masyarakat di kawasan rawan merasakan dampak paling berat. Selain jalan yang terendam, akses bantuan pun terhambat. Sementara itu, distribusi logistik berjalan lambat dan mobilitas tim penyelamat menjadi terbatas. Akibatnya, banyak warga harus bertahan dalam kondisi darurat.

Bahkan, anak-anak terpisah dari orang tua, lansia kesulitan menyelamatkan diri, dan keluarga kehilangan orang tercinta. Dengan demikian, derita banjir memakan korban bukan sekadar istilah, melainkan kenyataan pahit yang terus berulang.

Kerusakan Lingkungan Memicu Bencana Banjir

Namun demikian, banjir tidak muncul secara tiba-tiba. Sebaliknya, aktivitas manusia selama bertahun-tahun memicu bencana ini. Pembabatan hutan terus terjadi, sungai semakin menyempit, drainase dibiarkan rusak, dan tata kota diabaikan.

Lebih jauh lagi, pembangunan sering kali mengesampingkan keseimbangan lingkungan. Oleh karena itu, ketika manusia memaksakan kepentingannya, alam pun merespons dengan bencana yang merenggut nyawa.

Derita Banjir Memakan Korban sebagai Alarm Moral

Di sisi lain, setiap korban banjir seharusnya menjadi alarm moral bagi semua pihak. Kita tidak bisa lagi menyebut banjir sebagai musibah tahunan biasa. Sebaliknya, tragedi ini mencerminkan kegagalan kolektif.

Karena itu, pemerintah perlu memperkuat kebijakan tata ruang dan penegakan hukum lingkungan. Pada saat yang sama, masyarakat harus meningkatkan kesiapsiagaan serta kepedulian terhadap alam sekitar.

Tragedi yang Sebenarnya Bisa Dicegah

Lebih penting lagi, sebagian besar korban banjir sebenarnya dapat dicegah. Melalui perbaikan drainase, normalisasi sungai, reboisasi, serta edukasi mitigasi bencana, risiko dapat ditekan.

Dengan kata lain, jika semua pihak bergerak bersama, derita banjir memakan korban tidak lagi menjadi berita yang berulang setiap tahun.

Saatnya Bertindak Sebelum Terlambat

Pada akhirnya, kita tidak boleh terus menunggu.
Sebaliknya, kita harus bertindak sebelum banjir berikutnya kembali merenggut nyawa yang tak berdosa.

Oleh sebab itu, mari menjaga lingkungan tempat kita hidup demi kenyamanan hari ini dan masa depan yang lebih aman.

Admin 21

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Erupsi Gunung Marapi memuntahkan kolom abu setinggi 1.500 meter

    Erupsi Gunung Marapi, Kolom Abu Capai 1.500 Meter

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 448
    • 0Komentar

    Padang, (duasatunews.com) — Erupsi Gunung Marapi terjadi di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, pada Minggu pukul 15.11 WIB. Aktivitas vulkanik tersebut melontarkan kolom abu setinggi sekitar 1.500 meter dari puncak gunung ke arah tenggara. Petugas Pos Gunung Api (PGA) Gunung Marapi, Ilhamdi Saputra, mengatakan kolom abu tampak berwarna kelabu dengan intensitas tebal […]

  • “Pemerintah terbuka terhadap kritik saat Dudung Abdurachman memberikan keterangan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan”

    KSP Bantah Ada Intimidasi, Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Publik

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 212
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menegaskan pemerintah membuka ruang kritik dan masukan dari masyarakat. Ia menyampaikan pernyataan itu untuk merespons isu dugaan intimidasi terhadap kelompok masyarakat sipil yang kritis terhadap pemerintah. Di Kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu, Dudung mengatakan Presiden Prabowo Subianto mendorong masyarakat agar berani menyampaikan pendapat secara terbuka. Selain itu, […]

  • transaksi pasar emas digital menggunakan smartphone

    Anak Muda Kuasai Pasar Emas RI, Investor Konvensional Mulai Tergeser

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 484
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com | Pasar emas digital Indonesia kini dikuasai anak muda. Pergeseran ini mengubah peta investasi nasional yang sebelumnya didominasi generasi lebih tua. Perubahan perilaku keuangan dan kemudahan akses digital mendorong kelompok usia produktif masuk lebih aktif ke instrumen emas. Pergeseran Investor di Tengah Tekanan Ekonomi Ketidakpastian ekonomi global masih membayangi pasar keuangan. Harga emas […]

  • DKI Jakarta Tambah 60 Sekolah Swasta Gratis, Total Jadi 100 Sekolah pada 2026

    DKI Jakarta Tambah 60 Sekolah Swasta Gratis, Total Jadi 100 Sekolah pada 2026

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 415
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Program sekolah swasta gratis DKI 2026 akan diperluas secara signifikan. Sebelumnya, program ini mencakup 40 sekolah. Namun, pada 2026 mendatang, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menambah jumlahnya menjadi 100 sekolah. Kepala Bappeda DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, menyampaikan rencana tersebut di Balai Kota, Rabu. Ia menegaskan pemerintah tidak mengurangi sekolah yang sudah bergabung. […]

  • Arahan Prabowo di Rapim TNI–Polri 2026 di Istana Merdeka

    Teddy Indra Wijaya Ungkap Delapan Arahan Prabowo dalam Rapim TNI–Polri 2026

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 351
    • 1Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Arahan Prabowo Rapim TNI menjadi perhatian utama dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI–Polri 2026 yang berlangsung di Istana Merdeka, Senin (9/2/2026). Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya soliditas aparat keamanan. Selain itu, Presiden meminta TNI dan Polri menjaga stabilitas nasional sambil mendukung agenda pembangunan pemerintah. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Presiden menyampaikan […]

  • PBB Minta Semua Pihak Tahan Diri, Wacana Serangan ke Iran Dinilai Berbahaya

    PBB Minta Semua Pihak Tahan Diri, Wacana Serangan ke Iran Dinilai Berbahaya

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 461
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — PBB khawatir situasi Iran yang terus memanas seiring berlanjutnya aksi protes di berbagai wilayah. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menilai meningkatnya ketegangan politik serta wacana serangan militer berisiko memperburuk stabilitas keamanan dan kondisi kemanusiaan di Republik Islam Iran. Sejumlah media internasional menyoroti perkembangan tersebut, termasuk laporan dari BBC Newshttps://www.bbc.com/news PBB Khawatir Situasi Iran Kian […]

expand_less