Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » Formulasi KONSEL Bebas Korupsi

Formulasi KONSEL Bebas Korupsi

  • account_circle Eni Samayati
  • calendar_month Senin, 1 Des 2025
  • visibility 708
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Andoolo – DuaSatuNews.com | Upaya mewujudkan Konawe Selatan (KONSEL) bebas korupsi menjadi agenda penting dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan daerah. Selain itu, langkah ini juga memperkuat kepercayaan publik serta mendorong pembangunan yang adil dan berkelanjutan. Korupsi tidak hanya menggerus keuangan negara, tetapi juga merusak moral birokrasi dan menurunkan kualitas pelayanan publik.

Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu merumuskan kebijakan KONSEL Bebas Korupsi secara serius, terukur, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Harapan Baru di Awal Kepemimpinan

Di bawah kepemimpinan Irham Kalenggo dan Wakil Bupati Wahyu Ade Pratama, tahun pertama pemerintahan menghadirkan harapan baru bagi masyarakat. Masyarakat menaruh ekspektasi besar agar pemerintah daerah bekerja sungguh-sungguh dan menjauhkan KONSEL dari praktik Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN).

Dengan demikian, pemerintah daerah harus menunjukkan komitmen nyata melalui kebijakan dan tindakan yang konsisten.

Transparansi sebagai Pondasi Utama

Pertama, pemerintah daerah perlu memperkuat transparansi dan keterbukaan informasi publik. Pemerintah harus membuka proses perencanaan, penganggaran, serta pelaksanaan program kepada masyarakat. Dengan cara ini, publik dapat memantau setiap kebijakan yang dijalankan.

Selain itu, keterbukaan informasi akan mempersempit ruang penyimpangan. Semakin mudah masyarakat mengakses data, semakin kuat pula kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan.

Pengawasan yang Kuat dan Terintegrasi

Selanjutnya, pemerintah daerah harus memperkuat sistem pengawasan internal dan eksternal. Inspektorat Daerah perlu bekerja secara optimal dan profesional. Pemerintah juga harus meningkatkan kapasitas auditor serta memanfaatkan teknologi pengawasan berbasis digital.

Di sisi lain, partisipasi masyarakat menjadi faktor penting. Pemerintah perlu menyediakan kanal pengaduan yang mudah diakses, aman, dan responsif. Dengan begitu, masyarakat dapat berperan aktif dalam mencegah dan melaporkan dugaan penyimpangan.

Membangun Integritas Aparatur Pemerintah

Tidak hanya itu, pembangunan integritas aparatur harus menjadi prioritas utama. Pemerintah daerah perlu menyelenggarakan pendidikan antikorupsi dan pembinaan etika birokrasi secara berkelanjutan. Aparatur harus memahami tanggung jawab moral dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

Selain pendidikan, pemerintah harus menerapkan sistem penghargaan dan sanksi secara tegas dan adil. Melalui langkah ini, pemerintah dapat menanamkan budaya kerja yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Kolaborasi untuk Pengawasan Berlapis

Agar upaya tersebut berjalan efektif, pemerintah daerah harus membangun kolaborasi lintas sektor. Kerja sama dengan aparat penegak hukum, perguruan tinggi, organisasi masyarakat sipil, dan media massa sangat diperlukan.

Dengan kolaborasi ini, pengawasan berjalan berlapis. Di samping itu, edukasi publik dapat berlangsung secara berkelanjutan dan mendorong partisipasi masyarakat yang lebih luas.

KONSEL Bebas Korupsi Bukan Sekadar Slogan

Pada akhirnya, KONSEL Bebas Korupsi tidak boleh berhenti sebagai jargon politik. Pemerintah daerah harus menjadikannya sebagai komitmen moral dan kebijakan nyata. Konsistensi pelaksanaan menjadi kunci utama keberhasilan agenda ini.

Dengan strategi yang tepat, dukungan masyarakat, serta pengawasan yang kuat, Konawe Selatan berpeluang menjadi contoh daerah dengan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.

  • Penulis: Eni Samayati
  • Editor: Rahman

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sanae Takaichi jelang pemilu Jepang 2026

    PM Jepang Sanae Takaichi Bubarkan Parlemen, Pemilu Digelar 8 Februari

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 659
    • 0Komentar

    Tokyo, duasatunews.com — pemilu Jepang 2026 memasuki tahap awal setelah Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi membubarkan parlemen pada Jumat (23/2/2026). Keputusan tersebut membuka jalan bagi pemilihan umum nasional yang akan berlangsung pada 8 Februari 2026. Ketua parlemen membacakan surat pembubaran dalam sidang resmi. Seusai pengumuman, para anggota parlemen meneriakkan “banzai” sebagai tradisi politik Jepang. Kantor […]

  • Gibran Papua Barat Daya meninjau presentasi pembangunan pusat pemerintahan di Sorong

    Gibran Papua Barat Daya Apresiasi Proyek Pusat Pemerintahan

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)//Gibran Rakabuming Raka meninjau pembangunan pusat pemerintahan Provinsi Papua Barat Daya di Sorong,Kunjungan ini sekaligus menjadi langkah percepatan pembangunan di daerah otonomi baru. Selain itu, ia didampingi Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk dan Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu. Ia kemudian mengecek kesiapan fasilitas utama dan memastikan proyek berjalan sesuai rencana pemerintah pusat. Kunjungan […]

  • penetapan tersangka kadin sultra dipersoalkan jarnas mm soal ketimpangan hukum

    Penetapan Tersangka Kadin Sultra Dipersoalkan, Jarnas Soroti Ketimpangan Kasus Tambang

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Arin Fahrul Sanjaya
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Penetapan tersangka Kadin Sultra terhadap Ketua Kadin Sulawesi Tenggara, Anton Timbang (AT), memicu polemik publik. Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (Jarnas MM) menilai aparat penegak hukum menjalankan proses secara tidak adil dan kurang transparan. Penetapan Tersangka Kadin Sultra Dipersoalkan Jarnas Jarnas menilai aparat tidak konsisten menangani kasus pertambangan. PT Masempodalle bukan satu-satunya perusahaan yang beroperasi tanpa […]

  • Kerusakan lingkungan akibat tambang ilegal di Sulawesi Tenggara

    Tambang Ilegal di Sulawesi Tenggara; Pembiaran Negara dan Pengkhianatan Terhadap Keadilan Ekologis

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 475
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – (25/01/2026) Tambang ilegal di Sulawesi Tenggara tidak lagi sekadar pelanggaran hukum. Kini, praktik tersebut berubah menjadi indikator pembiaran negara terhadap kejahatan lingkungan. Lebih jauh, aktivitas tambang berlangsung terbuka dan berulang. Akibatnya, kegagalan otoritas publik semakin terlihat. Selain itu, negara tidak dapat menyederhanakan persoalan ini sebagai ulah segelintir pelaku. Sebaliknya, skala kerusakan menunjukkan […]

  • Kemhan rawat kapal induk Giuseppe Garibaldi hasil hibah Italia

    Kemhan Rawat Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Dalam Negeri

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 415
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Kemhan rawat kapal induk Giuseppe Garibaldi sepenuhnya di dalam negeri setelah Indonesia memperoleh kapal tersebut melalui skema hibah dari pemerintah Italia. Pemerintah memastikan langkah ini untuk menjaga kesiapan teknis dan operasional sebelum kapal digunakan oleh TNI Angkatan Laut. Kementerian Pertahanan menyampaikan kepastian tersebut melalui Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Kemhan, Brigadir Jenderal […]

  • modal minimum bank daerah dibahas Komisi II DPR RI

    DPR Kawal Ketat Wacana Kenaikan Modal Minimum demi Jaga Daya Tahan Bank Daerah

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 438
    • 1Komentar

    BANJARMASIN, Duasatunews.com — kebijakan modal minimum bank daerah menjadi perhatian serius DPR RI. Parlemen menilai kebijakan tersebut harus melindungi stabilitas perbankan tanpa menekan keuangan pemerintah daerah. Ketua Komisi II DPR RI, M. Rifqinizamy Karsayuda, menyatakan DPR mengawal setiap pembahasan kebijakan modal minimum bank daerah secara ketat. Ia menegaskan pemerintah perlu mempertimbangkan kapasitas fiskal daerah sebagai […]

expand_less