Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Pemerintah Pusat Fokus Pulihkan Keamanan dan Kehidupan Warga di Wamena

Pemerintah Pusat Fokus Pulihkan Keamanan dan Kehidupan Warga di Wamena

  • account_circle Reski
  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • visibility 115
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com)– Pemerintah pusat mempercepat langkah pemulihan keamanan di Wamena setelah konflik yang berdampak pada masyarakat di wilayah tersebut. Pemerintah juga memastikan pelayanan publik, aktivitas ekonomi, dan pendidikan kembali berjalan normal.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk, mengatakan pemerintah hadir penuh untuk membantu masyarakat terdampak dan menjaga situasi tetap kondusif.

“Kami fokus memulihkan kehidupan masyarakat agar aktivitas kembali normal,” ujar Ribka saat rapat koordinasi penanganan situasi keamanan di Wamena, Sabtu.

Rapat itu melibatkan pemerintah daerah, TNI-Polri, Majelis Rakyat Papua, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Seluruh pihak sepakat menjaga keamanan serta mempercepat pemulihan sosial masyarakat.

Pemerintah Pulihkan Keamanan Wamena Melalui Pendataan Warga

Pemerintah daerah di delapan kabupaten Papua Pegunungan mulai mendata warga terdampak. Pendataan itu menjadi dasar penyaluran bantuan dan dukungan anggaran dari pemerintah pusat maupun daerah.

Menurut Ribka, pemerintah daerah harus bergerak cepat agar bantuan tepat sasaran. Pemerintah juga ingin memastikan seluruh warga mendapat perlindungan dan pelayanan yang baik.

Kementerian Dalam Negeri turut menyiapkan Peraturan Daerah Khusus (Perdasus) untuk memperkuat penanganan konflik di Papua Pegunungan. Regulasi tersebut diharapkan memberi kepastian hukum dalam proses penanganan konflik dan pemulihan masyarakat.

Aktivitas Warga Wamena Mulai Kembali Normal

Selain memimpin rapat koordinasi, Ribka bersama pemerintah daerah meninjau rumah warga, fasilitas kesehatan, dan lokasi pengungsian. Pemerintah memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama masa pemulihan berlangsung.

Pemerintah juga menyiapkan proses pemulangan pengungsi secara bertahap setelah kondisi keamanan membaik. Aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan diharapkan kembali berjalan normal dalam waktu dekat.

Masyarakat Wamena juga terus menunjukkan semangat gotong royong selama proses pemulihan berlangsung. Warga saling membantu dan menjaga situasi tetap aman agar kehidupan sosial kembali stabil.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Raksasa Tambang Mau Gabung, Siap-Siap Tembaga Naik

    Dua Raksasa Tambang Mau Gabung, Siap-Siap Tembaga Naik

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 543
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Konsolidasi di industri tambang global kembali menguat dan berpotensi mengubah peta penguasaan komoditas strategis dunia. Pembicaraan awal antara Rio Tinto dan Glencore membuka kemungkinan lahirnya raksasa tambang baru, di saat pasar tembaga menghadapi tekanan pasokan dan lonjakan permintaan global. Isu ini muncul ketika banyak negara mempercepat transisi energi dan membutuhkan tembaga dalam jumlah […]

  • Richard Lee ditahan Polda Metro Jaya

    Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 245
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Penyidik Polda Metro Jaya menahan Richard Lee setelah polisi menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen. Laporan dari Samira Farahnaz alias Dokter Detektif (Doktif) memicu penyelidikan kasus ini. Pantauan di Polda Metro Jaya pada Jumat (6/3/2026) malam memperlihatkan Richard Lee keluar dari Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) setelah menjalani […]

  • Utang Whoosh dibayar APBN terlihat pada operasional Kereta Cepat Jakarta Bandung Whoosh di jalur layang

    Pemerintah Gunakan APBN untuk Bayar Utang Whoosh

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 488
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Utang Whoosh dibayar APBN menjadi keputusan resmi pemerintah untuk menangani kewajiban proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB). Melalui kebijakan ini, pemerintah mengambil peran langsung dalam menyelesaikan struktur pembiayaan proyek strategis tersebut. Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmen pembayaran sebesar Rp1,2 triliun per tahun. Karena itu, pemerintah menyiapkan mekanisme teknis agar pembayaran berjalan terukur dan […]

  • BGN Pecat 261 Pegawai Non-ASN diumumkan Kepala BGN Sudaryono di Jakarta

    BGN Pecat Pegawai, 261 Non-ASN Diberhentikan

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 116
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – BGN Pecat Pegawai menjadi langkah tegas Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memperkuat disiplin dan tata kelola organisasi. Kepala BGN, Sudaryono, mengumumkan pemecatan 261 pegawai non-ASN di Jakarta, Senin (27/7/2026). Keputusan tersebut menjadi bagian dari upaya pembenahan internal agar seluruh pegawai bekerja secara profesional, menjaga integritas, dan mematuhi ketentuan yang berlaku. Sudaryono menjelaskan […]

  • wanita Kendari sabu minta dijemput polisi di Jalan Edi Sabara

    Wanita di Kendari Minta Dijemput Polisi Usai Mengaku Pakai Sabu, Diduga Alami Depresi Berat

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 391
    • 0Komentar

    KENDARI,Duasatunews.com — Kasus wanita Kendari sabu menarik perhatian warga setelah seorang perempuan berinisial M mendatangi kawasan kuliner Jalan Edi Sabara, Kelurahan Lahundape, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin malam, 16 Februari 2026. Dalam kondisi tidak stabil, M meminta seorang pedagang sarimi laut agar segera menghubungi polisi dan menjemputnya. Di hadapan warga, M mengaku baru saja memakai narkotika […]

  • Kapal Pesiar Terjebak Timur Tengah Ganggu Operasional

    Kapal Pesiar Timur Tengah Terjebak, 15.000 Wisatawan Dievakuasi

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 300
    • 0Komentar

    DUBAI (duasatunews.com) – Kapal pesiar Timur Tengah terjebak akibat meningkatnya ketegangan di kawasan, sehingga sejumlah kapal tidak dapat melanjutkan perjalanan dan operator segera mengevakuasi wisatawan dari wilayah berisiko. Situasi ini menjadi perhatian karena berdampak langsung pada jalur pelayaran internasional dan industri pariwisata. Ketegangan di sekitar Selat Hormuz membuat jalur pelayaran utama tidak aman untuk dilintasi. […]

expand_less