Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Deforestasi Konawe Selatan dan Krisis Ekologi

Deforestasi Konawe Selatan dan Krisis Ekologi

  • account_circle Arin 2024
  • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
  • visibility 567
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, (duasatunews.com) — Deforestasi Konawe Selatan kembali memicu perhatian publik. Seiring dengan itu, Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (JNMM) menyatakan kerusakan hutan dan pesisir di wilayah tersebut terus meluas akibat aktivitas industri ekstraktif.

Pada saat yang sama, Direktur Eksekutif Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (JNMM), Arin Fahrul Sanjaya, menegaskan bahwa kerusakan lingkungan berlangsung bersamaan dengan melemahnya pengawasan dan penegakan hukum. Oleh karena itu, ia meminta pemerintah bertindak lebih tegas.

Deforestasi Konawe Selatan Menggerus Kehidupan Warga

Arin menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor ekstraktif. Namun demikian, pendekatan tersebut, menurutnya, mengabaikan dampak ekologis yang langsung dirasakan masyarakat.

Akibatnya, deforestasi Konawe Selatan memicu banjir, longsor, serta krisis air bersih di sejumlah kecamatan. Selain itu, alih fungsi lahan juga mengurangi luas pertanian produktif yang selama ini menjadi sumber penghidupan warga.

“Kerusakan lingkungan ini, pada akhirnya, menempatkan masyarakat sebagai pihak yang menanggung risiko paling besar,” ujar Arin, Senin (29/12).

Aktivitas Tambang Memperparah Kerusakan Hutan dan Mangrove

Lebih lanjut, JNMM menyoroti aktivitas pertambangan yang berlangsung di kawasan hutan. Arin menyatakan sejumlah perusahaan menjalankan kegiatan di area yang seharusnya memiliki fungsi lindung. Dengan kata lain, kepatuhan terhadap tata ruang masih lemah.

Di sisi lain, Arin juga menyinggung dugaan pengalihfungsian hutan mangrove oleh PT Wijaya Inti Nusantara. Menurutnya, kegiatan tersebut mengancam ketahanan pesisir dan keberlanjutan ekosistem laut.

“Mangrove melindungi pesisir dari abrasi dan menjadi tempat hidup biota laut. Jika kondisi ini berlanjut, masyarakat pesisir akan kehilangan perlindungan alami,” kata Arin.

Sementara itu, JNMM juga mencatat dugaan perambahan kawasan hutan oleh PT Pandu Urane Perkasa. Oleh sebab itu, Arin menilai pengawasan pemerintah masih belum efektif.

Mahasiswa Dorong Langkah Tegas Pemerintah

Berdasarkan temuan tersebut, JNMM meminta pemerintah daerah dan aparat penegak hukum mengambil tindakan konkret. Pertama, Arin menegaskan perlunya audit menyeluruh terhadap seluruh perusahaan tambang di Konawe Selatan.

Kedua, JNMM mendorong pemerintah menghentikan penerbitan izin baru di kawasan hutan dan pesisir. Selanjutnya, mereka juga meminta pemerintah merevisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dengan mengutamakan daya dukung lingkungan.

Seruan Pemulihan Lingkungan Berkelanjutan

Pada prinsipnya, JNMM menegaskan mahasiswa tidak menolak investasi. Namun, mereka menolak pola pembangunan yang merusak lingkungan dan mengorbankan rakyat.

“Pembangunan harus menjaga keseimbangan alam dan menjamin masa depan masyarakat. Jika deforestasi terus berlanjut, Konawe Selatan akan kehilangan fondasi kehidupannya,” tegas Arin.

Akhirnya, JNMM menyatakan akan terus mengawal isu deforestasi Konawe Selatan. Selain itu, mereka juga mengajak masyarakat terlibat aktif dalam pengawasan lingkungan.

Rekomendasi Untuk Anda

  • krisis kemanusiaan Kuba pernyataan Donald Trump

    Krisis Kemanusiaan Kuba, Trump Buka Peluang Kesepakatan dengan Havana

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 221
    • 0Komentar

    JAKARTA, dusatunews.com – Krisis kemanusiaan Kuba kembali menarik perhatian internasional setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan keyakinannya bahwa Washington dan Havana dapat mencapai kesepakatan untuk memperbaiki kondisi di negara tersebut. Trump menyampaikan pernyataan itu kepada wartawan pada Minggu. Trump menilai situasi di Kuba tidak harus berkembang menjadi krisis berkepanjangan apabila kedua pihak membuka ruang […]

  • kontroversi KONI Sultra diprotes mahasiswa

    Diduga Pernah Jadi Tersangka Penggelapan Rp34 M, FKMH Sultra: Aklamasi KONI Sultra Sarat Kepentingan

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle salfin tebara
    • visibility 423
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Proses pemilihan Ketua **Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memicu sorotan publik. Forum Komunikasi Mahasiswa Hukum (FKMH) Sultra-Jakarta secara terbuka mengkritik penetapan AAA sebagai Ketua KONI Sultra melalui mekanisme aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub). Musorprovlub hanya menghadirkan satu kandidat, yakni AAA. Kondisi tersebut langsung menuai kritik karena AAA […]

  • Beasiswa 2026 untuk pelajar dan mahasiswa Indonesia

    Info Beasiswa 2026, Peluang Besar bagi Pelajar dan Mahasiswa Indonesia

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 445
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Beasiswa 2026 membuka peluang luas bagi pelajar dan mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan pendidikan. Pemerintah, perguruan tinggi, dan lembaga swasta mulai menawarkan berbagai program beasiswa untuk studi di dalam maupun luar negeri. Dengan demikian, program ini mendorong pemerataan akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Program Beasiswa 2026 mencakup jenjang SMA/SMK, Diploma, […]

  • Hilirisasi Riset BRMP Didorong Komisi IV DPR RI untuk Petani

    DPR RI Dorong Inovasi BRMP Diterapkan hingga Tingkat Petani

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 364
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Komisi IV DPR RI mendorong agar inovasi dan riset Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) dapat dimanfaatkan langsung oleh petani. Komisi menilai hasil riset tidak boleh berhenti di laboratorium. Dorongan tersebut muncul dalam kunjungan kerja spesifik Komisi IV DPR RI ke BRMP Hortikultura di Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/1). Dalam kunjungan […]

  • Ilustrasi kasus penikaman karyawan Rich Club Kendari di area parkiran pada malam hari yang hingga kini masih dalam penanganan kepolisian

    Dua Pekan Tanpa Kepastian, Kinerja Polisi Dipertanyakan dalam Kasus Penikaman Karyawan Rich Club Kendari

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Dua pekan telah berlalu sejak insiden penikaman terhadap karyawan tempat hiburan malam di Kota Kendari. Namun, polisi belum menunjukkan perkembangan berarti dalam penanganan kasus tersebut. Hingga kini, aparat belum mengamankan para terduga pelaku. Di sisi lain, korban masih menjalani perawatan medis dan pemulihan trauma. Kondisi ini memicu keresahan publik. Peristiwa tersebut terjadi […]

  • kerja sama industri RI AS mendorong komitmen dagang dan investasi

    RI–AS Kunci Komitmen Dagang dan Investasi US$ 38,4 Miliar Lewat Forum Bisnis 2026

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 206
    • 0Komentar

    JAKARTA,Duasatunews.com – Indonesia dan Amerika Serikat menyepakati komitmen perdagangan dan investasi senilai US$ 38,4 miliar dalam Forum Bisnis Indonesia–Amerika Serikat 2026 di U.S. Chamber of Commerce, Washington D.C. Kesepakatan ini memperkuat hubungan ekonomi bilateral kedua negara. Forum tersebut menjadi bagian dari kunjungan kerja Prabowo Subianto ke Amerika Serikat. Dalam agenda yang sama, Indonesia dan AS […]

expand_less